Daftar 5 Wasit Terbaik Dunia 2025: Michael Oliver Masuk, Ada Nama Francois Letexier, Wasit yang Pernah Bikin Suporter Timnas Indonesia Menangis

Daftar 5 Wasit Terbaik Dunia 2025: Michael Oliver Masuk, Ada Nama Francois Letexier, Wasit yang Pernah Bikin Suporter Timnas Indonesia Menangis
Wasit Michael Oliver saat memimpin laga Premier League antara Crystal Palace melawan Chelsea, 12 Februari 2024 silam. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Menjadi seorang pengadil lapangan di dunia sepak bola bukanlah perkara mudah. Tidak ada istilah memaklumi kesalahan manusiawi bagi profesi ini.

Sekecil apa pun kesalahan keputusan yang dibuat akan berdampak sangat fatal. Hal tersebut bisa sangat merugikan salah satu tim yang bertanding.

Beban berat ini membuat mereka kerap menjadi sasaran tembak kekecewaan publik. Namun, federasi statistik IFFHS baru saja merilis 5 wasit terbaik 2025.

Mereka dianggap mampu mengikuti jejak legenda wasit dunia Pierluigi Collina. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai kelima sosok tersebut seperti dikutip dari Give Me Sport.

1 dari 5 halaman

Clement Turpin dan Ketenangan di Eropa

Nama Clement Turpin tentu sudah sangat familiar bagi penggemar sepak bola. Sosok ini sangat dihormati karena keseimbangan antara keramahan dan ketegasan.

Pria asal Prancis ini memulai kariernya di Ligue 1 sejak tahun 2010 silam. Ia dengan cepat menjadi terkenal karena kemampuannya menangani laga tensi tinggi.

UEFA hampir selalu menunjuknya untuk memimpin laga krusial di babak akhir kompetisi Eropa. Ia bahkan dipercaya memimpin final Liga Champions antara Liverpool dan Real Madrid.

Hingga saat ini Turpin tercatat telah memimpin laga di dua edisi Piala Dunia. Kelebihan utamanya adalah kemampuan menghindari sorotan agar laga berjalan lancar.

2 dari 5 halaman

Francois Letexier: Prestasi dan Luka Indonesia

Francois Letexier dikenal luas karena kariernya yang cemerlang di Ligue 1 Prancis. Ia kerap memimpin laga besar yang melibatkan PSG hingga AS Monaco.

Pada usia 36 tahun, ia menjadi salah satu wasit termuda di sirkuit Eropa. Ia bahkan terpilih sebagai wasit terbaik Liga Prancis pada tahun 2023 lalu.

Namun bagi publik sepak bola Indonesia, sosok ini meninggalkan luka yang sangat mendalam. Ia adalah sosok yang membuyarkan mimpi Garuda Muda ke Olimpiade 2024.

Kepemimpinannya saat Indonesia kalah 0-1 dari Guinea pada Mei 2024 sangat kontroversial. Letexier memberikan dua penalti yang memupuskan ambisi pasukan Shin Tae-yong.

Salah satu momen paling menyakitkan terjadi pada menit ke-18 babak pertama. Striker Guinea, Algassime Bah, terjatuh di kotak penalti Indonesia.

Letexier menganggap Witan Sulaeman melakukan pelanggaran di area terlarang. Padahal tayangan ulang menunjukkan fakta yang berbeda di lapangan.

Kaki Algassime terlihat terserempet kaki Witan di luar kotak penalti. Namun sang striker justru menjatuhkan diri di dalam kotak terlarang.

3 dari 5 halaman

Szymon Marciniak Sang Spesialis Final

Szymon Marciniak berada di level yang sulit ditandingi wasit lain sejak akhir 2022. Pria Polandia ini dipercaya memimpin final Piala Dunia Argentina vs Prancis.

Ia juga menjadi pengadil saat Manchester City meraih juara Liga Champions pertamanya. Marciniak mengawasi kemenangan tipis 1-0 City atas Inter Milan.

Meski begitu, sosok berusia 44 tahun ini tidak lepas dari kritik tajam. Thomas Tuchel pernah menyebutnya membuat keputusan buruk di laga Madrid vs Bayern.

Walau mendapat kritik, berbagai asosiasi tetap menaruh kepercayaan tinggi kepadanya. Marciniak secara konsisten membuktikan kualitasnya di partai-partai besar.

4 dari 5 halaman

Istvan Kovacs yang Tanpa Kompromi

Wasit asal Rumania ini sangat bangga dengan kemampuannya menjaga jalannya laga. Istvan Kovacs memulai kariernya dengan gemilang pada usia 22 tahun.

Ia dikenal sebagai sosok yang relatif tidak bermasalah dan sangat teliti pada aturan. Kovacs kini telah menjadi wasit tetap di kompetisi elite Eropa.

Prestasi terbarunya adalah memimpin partai puncak Liga Champions 2025. Laga tersebut mempertemukan Paris Saint-Germain melawan Inter Milan yang memecahkan rekor.

Adik laki-lakinya diketahui juga berprofesi sebagai wasit di Rumania. Namun sang adik belum mampu menyamai kesuksesan Kovacs di level internasional.

5 dari 5 halaman

Michael Oliver Wakil Premier League

Penggemar Premier League pasti sudah sangat akrab dengan nama Michael Oliver. Ia telah terdaftar di FIFA sejak 2012 dan masuk elite UEFA pada 2018.

Mantan kepala wasit Inggris menobatkannya sebagai wasit terbaik liga pada tahun 2022. Oliver juga kerap mendapat kesempatan memimpin laga di Liga Champions.

Ia memegang rekor sebagai wasit termuda dalam sejarah Premier League. Debutnya terjadi pada laga Birmingham vs Blackburn saat usianya baru 25 tahun.

Oliver dikenal mampu mengatasi tantangan dan teguh pada keputusannya. Kini ia sejajar dengan para pengadil terbaik di bidangnya.