Italia Selangkah Menuju 'Missione Compiuta'
Gia Yuda Pradana | 10 Oktober 2017 10:35
Bola.net - Bola.net - Missione (quasi) compiuta. Mission (almost) accomplished. Misi (hampir) terlaksana.
Itulah judul yang terpampang di halaman depan Corriere dello Sport, disertai foto Antonio Candreva usai Italia menang atas Albania. Itu merupakan representasi perjuangan berat Azzurri menuju putaran utama Piala Dunia 2018 di Rusia.
Tambahan poin yang dibutuhkan untuk mengamankan status sebagai salah satu top seeds di babak play-off telah diraih. Kini mereka menatap satu rintangan terakhir.
Italia menang tipis 1-0 atas tuan rumah Albania pada matchday pemungkas Grup G kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, Selasa (10/10). Pasukan Giampiero Ventura bersusah payah meraih poin maksimal lewat gol tunggal Candreva di menit 73.
Italia sejatinya sudah pasti finis peringkat dua di bawah Spanyol dan mendapatkan satu tempat di babak play-off sebagai satu dari delapan runner-up terbaik. Namun kemenangan atas Albania memastikan Italia berada di pot 1 untuk drawing yang akan digelar pada 17 Oktober mendatang.
Dengan kata lain, Italia berpeluang menghindari lawan yang lebih kuat di babak play-off nanti.
Hingga artikel ini ditulis, empat tim yang masuk top seeds adalah Italia, Kroasia, Denmark serta salah satu dari Portugal atau Swiss. Empat tim lainnya, kecuali terjadi keajaiban (terutama di grup A yang melibatkan Prancis, Swedia dan Belanda), adalah Swedia, Republik Irlandia, Yunani dan Irlandia Utara.
Penentuan ranking delapan runner-up terbaik sendiri melibatkan beberapa kriteria, yakni poin, selisih gol, jumlah gol hingga poin fair play. Jumlah pertandingan yang dihitung pun cuma delapan, karena dua pertandingan melawan tim terbawah di tiap-tiap grup tidak masuk hitungan.
Italia sebenarnya mengawali perjuangan mereka di babak kualifikasi ini dengan cukup meyakinkan. Namun kekalahan telak 0-3 di Spanyol menjadi antiklimaks. Kepercayaan diri sekaligus performa Azzurri lantas mengalami penurunan.
Hanya tiga gol yang dicetak Italia dalam empat laga terakhirnya. Dibandingkan dengan 18 gol yang mereka sarangkan dalam enam laga sebelum itu, perbedaannya terlihat jelas.
Italia di kualifikasi Piala Dunia 2018:
Israel 1-3 Italia
Italia 1-1 Spanyol
Makedonia 2-3 Italia
Liechtenstein 0-4 Italia
Italia 2-0 Albania
Italia 5-0 Liechtenstein
Spanyol 3-0 Italia
Italia 1-0 Israel
Italia 1-1 Makedonia
Albania 0-1 Italia.
Italia menutup kualifikasi ini dengan kemenangan atas Albania, yang merupakan pertandingan ke-800 sepanjang sejarah mereka.
Ini juga penampilan ke-50 Candreva untuk tim senior Italia. Winger Inter Milan tersebut menandainya dengan gol penentu kemenangan atas Albania yang memberi Italia tiga poin krusial.
Gol tersebut adalah gol ke-7 Candreva untuk Italia, gol ke-3 di bawah kepelatihan Ventura.
"Setelah laga melawan Makedonia (imbang 1-1), kami bertekad membuktikan diri. Saya rasa kami sudah meraih hasil yang bagus," kata Candreva seperti dikutip Football Italia.
"Kemenangan tak bisa didapatkan begitu saja. Kami bicara, dan kami sadar bahwa kami harus kembali solid untuk menuju play-off. Sekarang kami menunggu siapa yang akan jadi lawan kami."
Target kemenangan atas Albania di matchday pemungkas sudah diwujudkan. Harapan Italia pun kembali mencuat.
"Ini adalah target yang kami tetapkan. Kami sudah selangkah lebih dekat (ke sasaran utama)," kata Ventura.
Sasaran utama Italia tentu saja kelolosan ke Rusia 2018. Itu juga demi harga diri mereka sebagai negara sepakbola sekaligus pemegang empat gelar juara dunia.
Dua leg babak play-off adalah rintangan terakhir menuju ke sana. Jika rintangan terakhir itu bisa dilewati, maka Italia baru bisa berkata: missione compiuta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






