Nomor 10 Superior Dalam Sejarah Calcio
Editor Bolanet | 3 April 2014 17:05
Bola.net - Di masa silam, tepatnya era 1990-an, calcio alias persepakbolaan Italia pernah merasakan masa-masa keemasannya. Waktu itu, Serie A, kompetisi kasta tertinggi di Negeri Spaghetti, disesaki oleh sederet pemain bernomor punggung 10 yang kemampuannya sanggup menyihir para penonton, baik di lingkup lokal maupun internasional.
Para pemain yang di Italia biasanya dikenal dengan sebutan fantasista itu sungguh luar biasa. Liga Italia sendiri identik dengan sistem pertahanan tembok besi bernama Catenaccio. Namun dengan superioritasnya, para pemain nomor 10 itu hampir selalu sanggup membongkarnya.
Siapa sajakah mereka? Berikut lima di antaranya. (bola/gia)
Diego Maradona

Berkat magis Il Pibe de Oro, Napoli dua kali merajai Serie A, dua kali jadi runner-up serta merengkuh satu trofi UEFA Cup, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.
Waktu itu, Maradona nyaris tanpa tanding. Hanya pelanggaran satu-satunya cara untuk menghentikannya. Dengan skill tinggi dan mental juaranya, Maradona sanggup menempatkan Napoli di jajaran elit persepakbolaan Italia maupun Eropa.
Roberto Baggio

Bintang Italia yang pernah bermain untuk Internazionale (1998-2000) dan AC Milan (1995-1997) ini merasakan kesuksesan terbesar dalam kariernya ketika berseragam Juventus (1990-1995).
Namun, bersama Fiorentina lah (1985-1990) Il Divin' Codino merasa seperti berada di rumah sendiri. Waktu itu, dia bahkan berkata kalau darahnya selalu ungu, warna kebesaran La Viola.
Baggio dikenal memiliki kontrol bola, skill dan body balance di atas rata-rata. Dipadu kecepatan dan insting pembunuhnya, Baggio bisa mencetak 205 gol dalam 452 penampilan sepanjang berkarier di Serie A.
Alessandro Del Piero

Bersama Juventus, pemilik julukan Il Pinturicchio dengan kemampuan mumpuni dalam mengeksekusi bola-bola mati ini memenangi delapan Scudetto serta menjuarai Liga Champions pada tahun 1996.
Olah bola dan dribelnya luar biasa. Insting golnya jempolan dan dia juga sosok yang tak goyah meski dalam tekanan.
Salah satu hal paling diingat dari Del Piero adalah extra-time goal-nya dalam semifinal melawan Jerman yang berjasa melapangkan jalan Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
Sang raja rekor La Vecchia Signora meninggalkan Turin pada tahun 2012 untuk menikmati masa-masa terakhir kariernya di Australia.
Gianfranco Zola

Di Parma lah Zola menancapkan reputasi sebagai pemain kreatif dengan skill papan atas. Selama kurun waktu 1993-1996, Zola membuat nama Parma dikenal di kancah Eropa dengan menjuarai UEFA Super Cup 1993 dan UEFA Cup 1994/95.
Dia adalah salah satu jenius langka yang pernah dimiliki Italia.
Francesco Totti

Totti mengawali karier profesional di AS Roma pada tahun 1992 dan sampai sekarang pun dia masih setia memakai seragam La Maggica.
Totti adalah pemain loyal. Meski tim yang dikapteninya sejak 1998 ini hanya sekali meraih Scudetto (2000/01), dia tak pernah tergoda untuk hijrah ke klub lain yang lebih menjanjikan.
Selain setia, pemain Italia ini juga dikenal memiliki keunggulan teknik hebat. Pada tahun 2004 silam, Diego Maradona berkata: Totti tahu bagaimana cara membuat rekan-rekannya tampil bagus dalam sebuah pertandingan. Bagi saya, dia lebih hebat daripada Zinedine Zidane. Dia adalah pemain terbaik di dunia.
Saat ini, Totti menempati peringkat dua daftar top scorer sepanjang masa Serie A dengan torehan 234 gol dalam 555 penampilan*.
*Akurat per 3 April 2014
Artikel Menarik Lainnya

Klik Juga:
- Duo Attaccante Maut Serie A Satu Dekade
- Capocannoniere Serie A Periode 2003-2013
- Banjir Gol Dalam Sejarah Serie A
- Deretan Rekor Transfer Dalam 'Ancaman' Vidal
- Senjata Terkuat Perempat Finalis UCL 2013/14
- Serba Pertama di Piala Dunia
- Brasil 2002, Kedigdayaan Sang Raja
- Saat Semua Tunduk di Bawah Kaki La Furia Roja
- Italia 2006, Menaklukkan Dunia di Tengah Prahara
- 8 Gol Backheel Terbaik Persepakbolaan Italia
- 14 Pemain Aktif Dengan Pengabdian Terlama
- Marika Fruscio, Tifosi Fanatik Napoli Paling Hot
- Kembar, Cantik, Seksi, Cules, Pengagum Messi
- Holly Peers, Model Hot Fans Manchester City
- Ines Sainz, Jurnalis Hot Meksiko di Brasil 2014
- WAGs Jelita Jerman dan Piala Dunia 2014
- WAGs Brasil, Tuan Rumah Piala Dunia 2014
- WAGs Espana Menatap Piala Dunia 2014
- Brasil 2014 dan Pancaran Pesona WAGs Italia
- Mariana Diarco, Fans Molek River Plate
- Sandra Valencia, Fans Seksi Timnas Kolombia
- Flashback: Pesona Hawa di Afrika Selatan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









