Nomor 10 Superior Dalam Sejarah Calcio
Editor Bolanet | 3 April 2014 17:05
Bola.net - Di masa silam, tepatnya era 1990-an, calcio alias persepakbolaan Italia pernah merasakan masa-masa keemasannya. Waktu itu, Serie A, kompetisi kasta tertinggi di Negeri Spaghetti, disesaki oleh sederet pemain bernomor punggung 10 yang kemampuannya sanggup menyihir para penonton, baik di lingkup lokal maupun internasional.Para pemain yang di Italia biasanya dikenal dengan sebutan fantasista itu sungguh luar biasa. Liga Italia sendiri identik dengan sistem pertahanan tembok besi bernama Catenaccio. Namun dengan superioritasnya, para pemain nomor 10 itu hampir selalu sanggup membongkarnya.Siapa sajakah mereka? Berikut lima di antaranya. (bola/gia)
Diego Maradona

Bintang Argentina ini merupakan sumber fantasi dan inspirasi Napoli antara 1984 dan 1991.
Berkat magis Il Pibe de Oro, Napoli dua kali merajai Serie A, dua kali jadi runner-up serta merengkuh satu trofi UEFA Cup, Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.
Waktu itu, Maradona nyaris tanpa tanding. Hanya pelanggaran satu-satunya cara untuk menghentikannya. Dengan skill tinggi dan mental juaranya, Maradona sanggup menempatkan Napoli di jajaran elit persepakbolaan Italia maupun Eropa.
Roberto Baggio

Kalau bicara permainan elegan, dia adalah salah satu ahlinya.
Bintang Italia yang pernah bermain untuk Internazionale (1998-2000) dan AC Milan (1995-1997) ini merasakan kesuksesan terbesar dalam kariernya ketika berseragam Juventus (1990-1995).
Namun, bersama Fiorentina lah (1985-1990) Il Divin' Codino merasa seperti berada di rumah sendiri. Waktu itu, dia bahkan berkata kalau darahnya selalu ungu, warna kebesaran La Viola.
Baggio dikenal memiliki kontrol bola, skill dan body balance di atas rata-rata. Dipadu kecepatan dan insting pembunuhnya, Baggio bisa mencetak 205 gol dalam 452 penampilan sepanjang berkarier di Serie A.
Alessandro Del Piero

Del Piero gabung Juventus dari Padova pada tahun 1993. Setelah mewarisi nomor 10 Bianconeri pascakepindahan Roberto Baggio ke AC Milan, nama Del Piero semakin berkibar.
Bersama Juventus, pemilik julukan Il Pinturicchio dengan kemampuan mumpuni dalam mengeksekusi bola-bola mati ini memenangi delapan Scudetto serta menjuarai Liga Champions pada tahun 1996.
Olah bola dan dribelnya luar biasa. Insting golnya jempolan dan dia juga sosok yang tak goyah meski dalam tekanan.
Salah satu hal paling diingat dari Del Piero adalah extra-time goal-nya dalam semifinal melawan Jerman yang berjasa melapangkan jalan Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
Sang raja rekor La Vecchia Signora meninggalkan Turin pada tahun 2012 untuk menikmati masa-masa terakhir kariernya di Australia.
Gianfranco Zola

Sepanjang kariernya, penyerang Italia ini pernah memperkuat enam klub berbeda, yakni Nuorese, Torres, Napoli, Parma, Chelsea dan Cagliari.
Di Parma lah Zola menancapkan reputasi sebagai pemain kreatif dengan skill papan atas. Selama kurun waktu 1993-1996, Zola membuat nama Parma dikenal di kancah Eropa dengan menjuarai UEFA Super Cup 1993 dan UEFA Cup 1994/95.
Dia adalah salah satu jenius langka yang pernah dimiliki Italia.
Francesco Totti

Satu dari segelintir fantasista yang tersisa di Italia.
Totti mengawali karier profesional di AS Roma pada tahun 1992 dan sampai sekarang pun dia masih setia memakai seragam La Maggica.
Totti adalah pemain loyal. Meski tim yang dikapteninya sejak 1998 ini hanya sekali meraih Scudetto (2000/01), dia tak pernah tergoda untuk hijrah ke klub lain yang lebih menjanjikan.
Selain setia, pemain Italia ini juga dikenal memiliki keunggulan teknik hebat. Pada tahun 2004 silam, Diego Maradona berkata: "Totti tahu bagaimana cara membuat rekan-rekannya tampil bagus dalam sebuah pertandingan. Bagi saya, dia lebih hebat daripada Zinedine Zidane. Dia adalah pemain terbaik di dunia."
Saat ini, Totti menempati peringkat dua daftar top scorer sepanjang masa Serie A dengan torehan 234 gol dalam 555 penampilan*.
*Akurat per 3 April 2014
Artikel Menarik Lainnya

Klik Juga:
- Marika Fruscio, Tifosi Fanatik Napoli Paling Hot
- Kembar, Cantik, Seksi, Cules, Pengagum Messi
- Holly Peers, Model Hot Fans Manchester City
- Ines Sainz, Jurnalis Hot Meksiko di Brasil 2014
- WAGs Jelita Jerman dan Piala Dunia 2014
- WAGs Brasil, Tuan Rumah Piala Dunia 2014
- WAGs Espana Menatap Piala Dunia 2014
- Brasil 2014 dan Pancaran Pesona WAGs Italia
- Mariana Diarco, Fans Molek River Plate
- Sandra Valencia, Fans Seksi Timnas Kolombia
- Flashback: Pesona Hawa di Afrika Selatan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Juventus vs Bologna - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 18:45
-
Live Streaming Verona vs Milan - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 13:02
-
Man of the Match Roma vs Atalanta: Mario Hermoso
Liga Italia 19 April 2026, 04:18
-
Hasil Roma vs Atalanta: Gol Hermoso Selamatkan Giallorossi
Liga Italia 19 April 2026, 03:53
LATEST UPDATE
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







