Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal

Aga Deta | 14 Januari 2026 11:48
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Pemain Arsenal, Kai Havertz, menerima bola dalam pertandingan putaran ketiga Piala FA kontra Portsmouth, Minggu (11/1/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Chelsea dan Arsenal merupakan dua klub besar yang menjadi bagian penting dari sejarah Premier League. Rivalitas keduanya selalu menyajikan cerita menarik, baik di dalam maupun luar lapangan.

Selain persaingan sengit, kedua klub ini juga memiliki irisan sejarah melalui sejumlah pemain. Tidak sedikit nama besar yang pernah mengenakan seragam biru Chelsea dan merah Arsenal.

Advertisement

Perpindahan pemain antara dua rival London ini kerap memantik sorotan publik. Setiap transfer selalu membawa cerita, tantangan, dan tekanan tersendiri bagi sang pemain.

Chelsea dan Arsenal kini dijadwalkan bertemu pada leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026 di Stamford Bridge. Laga Derby London ini akan digelar Kamis, 15 Januari 2026, pukul 03.00 WIB.

Pertandingan tersebut juga menjadi laga kandang perdana Liam Rosenior sebagai pelatih baru Chelsea. Tantangannya besar karena Arsenal asuhan Mikel Arteta datang dengan status pemuncak klasemen Premier League.

Berikut ini para pemain yang pernah memperkuat Chelsea dan Arsenal.

1 dari 15 halaman

1. Petr Cech

Petr Cech dikenal sebagai salah satu legenda terbesar Chelsea sepanjang sejarah. Ia memperkuat The Blues sejak 2004 hingga 2015 dan meraih banyak gelar domestik serta Eropa.

Penjaga gawang asal Republik Ceko itu kemudian bergabung dengan Arsenal pada 2015. Selama empat musim di Emirates, Cech tetap menjadi figur penting dan menambah koleksi trofinya.

Setelah gantung sarung tangan, Cech kembali ke Chelsea pada 2019. Ia sempat bekerja sebagai penasihat teknis dan performa selama tiga tahun.

2 dari 15 halaman

2. David Luiz

David Luiz menjalani dua periode bersama Chelsea dengan kontribusi besar di lini belakang. Gaya bermainnya yang karismatik membuatnya disukai penggemar Stamford Bridge.

Bek asal Brasil tersebut meraih berbagai trofi, termasuk Liga Champions dan Premier League. Perannya tidak hanya terasa di lapangan, tetapi juga di ruang ganti.

Pada 2019, Luiz pindah ke Arsenal dan bertahan selama dua musim. Bersama The Gunners, ia kembali merasakan gelar Piala FA.

3 dari 15 halaman

3. William Gallas

William Gallas merupakan rekrutan sukses Chelsea pada awal kariernya di Inggris. Ia menjadi bagian penting dari skuad yang menjuarai Premier League dan Piala Liga.

Kemampuannya bermain di berbagai posisi membuatnya sangat berharga. Gallas mampu tampil solid sebagai bek tengah maupun bek sayap.

Ia kemudian pindah ke Arsenal sebagai bagian dari transfer Ashley Cole. Selama empat musim, Gallas menjadi pemain reguler sebelum hijrah ke Tottenham.

4 dari 15 halaman

4. Ashley Cole

Ashley Cole mengawali karier profesionalnya bersama Arsenal sejak 1999. Ia meraih berbagai gelar domestik sebelum meninggalkan Emirates pada 2006.

Kepindahannya ke Chelsea justru mengangkat statusnya sebagai salah satu bek kiri terbaik Inggris. Cole tampil konsisten di level tertinggi selama bertahun-tahun.

Bersama Chelsea, ia meraih Liga Champions, Premier League, dan empat Piala FA. Prestasinya menjadikannya salah satu bek kiri terbaik sepanjang masa.

5 dari 15 halaman

5. Lassana Diarra

Lassana Diarra pertama kali mencuri perhatian saat bergabung dengan Chelsea pada 2005. Ia berperan sebagai gelandang bertahan yang disiplin.

Selama dua musim di Stamford Bridge, Diarra sukses meraih dua trofi domestik. Meski menit bermainnya terbatas, kontribusinya tetap terasa.

Ia kemudian pindah ke Arsenal sebelum melanjutkan karier ke klub lain. Kesuksesan lebih besar justru ia raih saat bermain di luar Inggris.

6 dari 15 halaman

6. Emmanuel Petit

Emmanuel Petit menjadi bagian penting Arsenal pada akhir 1990-an. Ia membantu The Gunners meraih Premier League dan Piala FA.

Kesuksesannya juga berlanjut di level internasional bersama Prancis. Petit menjuarai Piala Dunia dan Piala Eropa bersama tim nasional.

Pada 2001, ia bergabung dengan Chelsea setelah sempat bermain di Barcelona. Cedera lutut membuat kariernya berakhir lebih cepat dari harapan.

7 dari 15 halaman

7. David Rocastle

David Rocastle adalah legenda sejati Arsenal dengan peran besar di akhir era 1980-an. Ia membantu klub menjuarai liga pada 1989 dan 1991.

Setelah bermain untuk Leeds United dan Manchester City, Rocastle bergabung dengan Chelsea. Meski diganggu cedera, ia tetap memberi dampak positif.

Rocastle meninggal dunia pada 2001 di usia 33 tahun. Namanya tetap dikenang oleh pendukung Arsenal hingga kini.

8 dari 15 halaman

8. Cesc Fabregas

Cesc Fabregas berkembang menjadi gelandang kelas dunia bersama Arsenal. Ia menjadi jantung permainan The Gunners selama hampir satu dekade.

Meski hanya meraih satu Piala FA, kontribusinya sangat besar. Fabregas juga membawa Arsenal mencapai final Liga Champions.

Pada 2014, ia pindah ke Chelsea dan kembali meraih banyak trofi. Dua gelar Premier League menjadi bukti kualitasnya.

9 dari 15 halaman

9. Yossi Benayoun

Yossi Benayoun bergabung dengan Chelsea pada 2010. Ia datang dengan pengalaman panjang di Premier League.

Kesulitan menembus tim utama membuatnya tidak selalu bermain reguler. Meski begitu, ia tetap meraih gelar Liga Europa.

Benayoun kemudian dipinjamkan ke Arsenal pada musim 2011/2012. Ia justru mencatat lebih banyak penampilan bersama The Gunners.

10 dari 15 halaman

10. Willian

Willian menjalani masa terbaik kariernya bersama Chelsea selama tujuh musim. Ia menjadi bagian penting dari era sukses klub.

Pemain asal Brasil itu dikenal konsisten dan pekerja keras. Namanya masih mendapat tempat di hati pendukung Stamford Bridge.

Setelah hengkang pada 2020, Willian sempat bermain untuk Arsenal. Ia kemudian melanjutkan kariernya di klub lain sebelum ke Olympiacos.

11 dari 15 halaman

11. Nicolas Anelka

Nicolas Anelka melejit bersama Arsenal di usia muda. Kecepatannya membuatnya menjadi salah satu penyerang paling berbahaya saat itu.

Setelah berpetualang ke beberapa klub besar Eropa, Anelka kembali ke Inggris. Ia bergabung dengan Chelsea pada 2008.

Bersama The Blues, Anelka meraih Premier League dan Piala FA. Ia juga pernah masuk Tim Terbaik Premier League.

12 dari 15 halaman

12. Olivier Giroud

Olivier Giroud bergabung dengan Arsenal pada 2012. Selama enam musim, ia membantu klub meraih tiga Piala FA.

Pada Januari 2018, Giroud pindah ke Chelsea. Keputusan tersebut langsung berbuah trofi Piala FA.

Ia kemudian meraih Sepatu Emas Liga Europa dan Liga Champions. Giroud juga berperan besar dalam kesuksesan tim nasional Prancis.

13 dari 15 halaman

13. Pierre-Emerick Aubameyang

Aubameyang datang ke Arsenal sebagai striker papan atas Eropa. Ketajamannya langsung terasa di lini depan The Gunners.

Ia mencetak 92 gol dalam 163 laga dan meraih Sepatu Emas Premier League. Aubameyang juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Arsenal.

Setelah singgah di Barcelona, ia bergabung dengan Chelsea pada 2022. Kariernya kemudian berlanjut ke Marseille.

14 dari 15 halaman

14. Jorginho

Jorginho bergabung dengan Chelsea dari Napoli pada 2018. Ia menjadi kunci permainan di lini tengah.

Selama lebih dari 200 penampilan, ia mencetak 29 gol. Salah satu puncaknya adalah gelar Liga Champions 2021.

Pada Januari 2023, Jorginho pindah ke Arsenal. Setelah dua setengah musim, ia kembali ke Brasil bersama Flamengo.

15 dari 15 halaman

15. Kai Havertz

Kai Havertz direkrut Chelsea dari Bayer Leverkusen pada 2020. Ia langsung menjadi bagian penting dalam skuad.

Selama berseragam Chelsea, Havertz mencatat 139 penampilan. Ia turut mempersembahkan gelar Liga Champions.

Pada Juli 2023, Havertz pindah ke Arsenal. Kini ia bermain di bawah arahan Mikel Arteta.

LATEST UPDATE