Perbandingan Efisiensi Gol Dari 5 Klub Juara Liga Terbesar Eropa
Editor Bolanet | 10 Juli 2013 10:40
Bola.net - , Manchester United, Barcelona FC, Bayern Munich, dan adalah deretan klub-klub terbaik di 5 liga terbesar Eropa musim lalu. Kelima klub tersebut mampu finish di peringkat teratas klasemen akhir dengan selisih poin yang cukup meyakinkan dari runner up masing-masing.
Salah satu faktor yang berperan penting dalam keberhasilan mereka menjuarai kompetisi adalah produktivitas gol dan efisiensi peluang. Menjadi tim yang produktif belum tentu diiringi dengan permainan yang efisien. Sebaliknya, permainan yang efisien juga tidak selalu diiringi dengan produktivitas yang tinggi.
Berikut Bolanet sajikan perbandingan efisiensi pemanfaatan peluang dari para juara liga terbesar Eropa tersebut. Ranking ini disusun dengan melakukan komparasi antara jumlah peluang yang diciptakan dan berapa jumlah gol yang berhasil dicetak. Seluruh data statistik dalam untuk ranking ini diambil dari biro statistik sepakbola, Squawka.
Juara manakah yang paling efisien dalam memanfaatkan peluang? Simak dalam sajian berikut ini. [initial]
Klub Juara Paling Efisien

Barcelona
Kreasi Peluang: 397
Assist: 91
Total Gol: 115
Persentase konversi gol: 28.9%
Efisiensi Peluang: 1 gol per 3.45 peluang
Barcelona membuktikan kelasnya sebagai tim paling efisien dalam membangun serangan. Di 5 liga terbesar Eropa, Barcelona hanya bertengger di posisi ke 21 dalam urusan kreasi peluang. Jumlah 397 yang mereka koleksi bahkan lebih sedikit ketimbang tim medioker seperti Rayo Vallecano atau Parma.
Namun dari sedikitnya peluang yang diciptakan tersebut, Barca justru menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di seantero Eropa. Jika dirata-rata, Blaugrana berhasil menyarangkan satu gol dalam tiap 4 peluang yang mereka ciptakan.
Hal tersebut menunjukkan bahwa filosofi tiki-taka Barca tidak hanya mendominasi ball posession, tapi juga memiliki efisiensi peluang yang sangat mematikan. Hal tersebut juga terbantu dengan bercokolnya predator sekelas Lionel Messi dalam skuad mereka.
Klub Juara Paling Efisien Kedua

Bayern Munich
Kreasi Peluang: 447
Assist: 78
Total Gol: 98
Persentase konversi gol: 21.9%
Efisiensi Peluang: 1 gol per 4.56 peluang
Efisiensi Bayern dalam mengkonversi peluang menjadi gol adalah sebuah faktor penting yang mengantarkan mereka berhasil meraih treble sensasional musim lalu.
Die Roten adalah tim dengan produktifitas gol tertinggi di Eropa musim lalu, di bawah Barcelona dan Real Madrid. 98 gol yang mereka lesatkan tercipta dari 447 kreasi peluang, atau rata-rata tercipta satu gol dalam setiak 4.5 kreasi peluang.
Bayern sangat terbantu dengan produktifnya lini kedua mereka serta kemampuan mencetak gol dari para striker yang semuanya nyaris setara.
Klub Juara Paling Efisien Ketiga

Manchester United
Kreasi Peluang: 438
Assist: 62
Total Gol: 86
Persentase konversi gol: 19.6%
Efisiensi Peluang: 1 gol per 5.09 peluang
Koleksi chances created Manchester United yang berjumlah 438 berada dalam urutan ke 13 dari seluruh klub di 5 liga terbesar Eropa. Jumlah kreasi tersebut bahkan lebih rendah dari Tottenham, Everton, dan juga AS Roma.
Namun jangan sangsikan efisiensi The Red Devils dalam mengkonversi peluang. Torehan 86 gol yang mereka ciptakan adalah terbaik keempat di seantero Eropa.
Kehadiran Robin van Persie dan juga meratanya distribusi gol MU membuat mereka mampu mengkonversi hampir 20% dari seluruh peluang yang mereka miliki.
Klub Juara Paling Efisien Keempat

Paris Saint-Germain
Kreasi Peluang: 375
Assist: 51
Total Gol: 69
Persentase konversi gol: 18.4%
Efisiensi Peluang: 1 gol per 5.43 peluang
Baik dalam jumlah kreasi peluang maupun jumlah gol, PSG adalah yang terburuk dalam daftar ini. Namun efisiensi mereka masih lebih baik ketimbang Juventus yang terlalu banyak membuang peluang.
Memiliki barisan penyerang dan gelandang yang cukup mentereng, jumlah 375 kreasi peluang sebenarnya bisa dibilang cukup minim.
Lebih memprihatinkan lagi jika ditilik dari produktifitas tim. 69 gol adalah jumlah yang sedikit jika dibandingkan dengan harga skuad yang dimiliki Les Parisiens.
Namun yang patut menjadi sorotan adalah 30 gol diantaranya dicetak oleh Zlatan Ibrahimovic seorang. Selain Zlatan, tak ada lagi pemain PSG yang cukup capable untuk mencetak gol sejumlah dua digit
Klub Juara Paling Efisien Kelima

Juventus
Kreasi Peluang: 522
Assist: 45
Total Gol: 71
Persentase konversi gol: 13.4%
Efisiensi Peluang: 1 gol per 7.35 peluang
Juventus adalah salah satu tim paling kreatif di Eropa. Jumlah 522 kreasi peluang mereka hanya kalah dari Real Madrid dan Liverpool, menunjukkan betapa imajinatifnya barisan gelandang Juve.
Namun yang patut disayangkan adalah tumpulnya lini depan yang dimiliki Bianconeri musim lalu. Dari melimpahnya peluang yang didapatkan, Juve hanya mampu memanfaatkan 71 diantaranya menjadi gol.
Atau dengan kata lain Juve baru bisa mencetak 1 gol dari sekitar 7 kali percobaan, sebuah angka yang cukup mengkhawatirkan. Masuk akal rasanya jika manajemen Juve fokus melakukan perombakan di sektor penyerang di bursa transfer kali ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fans Minta Juventus Pecat Spalletti Setelah Awal Musim yang Mengecewakan
Liga Italia 15 September 2026, 04:33
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Benfica 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 11:15
-
Rodri Sebut Barcelona Bukan Favorit Juara Liga Champions
Liga Spanyol 15 September 2026, 11:09
-
Bruno Fernandes Disebut Memalukan dalam Insiden Kartu Merah Phil Foden
Liga Italia 15 September 2026, 10:34
-
Prediksi Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 10:04
-
Anthony Gordon Peringatkan Rival, Barcelona Sulit Dihentikan
Liga Spanyol 15 September 2026, 09:59
-
Wasit VAR Derby Manchester Dihukum Usai Kontroversi Gol Erling Haaland
Liga Inggris 15 September 2026, 09:24
-
Prediksi Omonia vs Celta 16 September 2026
Liga Eropa UEFA 15 September 2026, 09:11
-
5 Alasan Hansi Flick Bisa Bawa Barcelona Juara La Liga dan Liga Champions 2026/2027
Lain Lain 15 September 2026, 09:00
-
Jose Mourinho Ingin Vinicius Junior Kembali ke Performa Terbaik
Liga Spanyol 15 September 2026, 08:49
-
Pelajaran dari Comeback Inter Milan: Mental Juang Bisa Jadi Kekuatan Utama
Liga Italia 15 September 2026, 08:14
-
Marcus Thuram Puas dengan Respons Inter Milan Usai Comeback Lawan Udinese
Liga Italia 15 September 2026, 07:39
-
Cristian Chivu Tak Khawatir Inter Milan Kebobolan Banyak Gol Usai Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 06:52
-
Rapor Pemain Inter Milan saat Comeback Lawan Udinese: Barella Gemilang, Martinez Bikin Cemas
Liga Italia 15 September 2026, 06:08
-
Vinicius Junior, Kontribusinya Belum Sebanding dengan Perlakuan Khusus yang Ia Terima
Liga Spanyol 15 September 2026, 06:00
-
Manchester United dan Sebuah Masalah Lama yang Kembali Terlihat
Liga Inggris 15 September 2026, 05:54
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
