Ranking Lengkap Sejarah Adu Penalti Negara Peserta Piala Dunia
Editor Bolanet | 12 Februari 2014 21:30
Bola.net - Adu penalti merupakan sesuatu yang unik dalam sepakbola. Bagi sebagian besar penonton, terutama suporter netral, menyaksikan adu penalti menimbulkan kenikmatan tersendiri. Sementara bagi kedua tim yang bertanding, momen adu penalti adalah momen siksaan yang terasa sangat lama.
Ketidak pastian dalam sebuah adu penalti membuat tak ada tim yang bisa benar-benar disebut unggulan dalam tahap ini. Faktor mental dan keberuntungan lebih banyak berperan.
Meski demikian, ternyata statistik membuktikan bahwa ada tim yang memiliki rekor sempurna dengan memenangkan seluruh adu penalti di putaran final Piala Dunia. Sebaliknya, ada pula sejumlah tim yang selalu sial dalam beberapa kesempatan maju ke babak tos-tosan.
Berikut Bolanet sajikan statistik lengkap adu penalti dari tim-tim peserta Piala Dunia, lengkap sejak edisi 1978 saat sistem adu penalti pertama kali diterapkan. Siapakah tim yang paling lihai dalam menendang penalti? Tim mana pula yang selalu sial di babak tos-tosan? (fifa/mri)
Kalah Dalam Sekali Kesempatan (0%)

- Yugoslavia (Perempat final Piala Dunia 1990 vs Argentina)
- Belanda (Semifinal Piala Dunia 1998 vs Brasil)
- Swiss (Perdelapan besar Piala Dunia 2006 vs Ukraina)
- Ghana (Perempat final Piala Dunia 2010 vs Uruguay)
- Jepang (Perdelapan final Piala Dunia 2010 vs Paraguay)
Menang Dalam Sekali Kesempatan (100%)

- Belgia (Perempat final Piala Dunia 1986 vs Spanyol)
- Bulgaria (Perdelapan final Piala Dunia 1994 vs Meksiko)
- Swedia (Perempat final Piala Dunia 1994 vs Rumania)
- Korea Selatan (Perempat final Piala Dunia 2002 vs Spanyol)
- Portugal (Perempat final Piala Dunia 2006 vs Inggris)
- Ukraina (Perdelapan final Piala Dunia 2006 vs Swiss)
- Uruguay (Perempat final Piala Dunia 2010 vs Ghana)
- Paraguay (Perdelapan final Piala Dunia 2010 vs Jepang)
Selalu Kalah Dalam Dua Kesempatan (0%)

Meksiko
Perempat final Piala Dunia 1986, 1-4 vs Jerman Barat
Perdelapan final Piala Dunia 1994, 1-3 vs Bulgaria
Rumania
Perdelapan final Piala Dunia 1990, 4-5 vs Republik Irlandia
Perempat final Piala Dunia 1994, 4-5 vs Swedia
Menang Sekali Dalam Dua Kesempatan (50%)

Republik Irlandia
Perdelapan final Piala Dunia 1990, 5-4 vs Rumania
Perdelapan final Piala Dunia 2002, 2-3 vs Spanyol
Selalu Kalah Dalam Tiga Kesempatan (0%)

Inggris
- Semifinal Piala Dunia 1990, 3-4 vs Jerman Barat
- Perdelapan final Piala Dunia 1998, 3-4 vs Argentina
- Perempat final Piala Dunia 2006, 1-3 vs Portugal
Sekali Menang Dalam Tiga Kesempatan (33%)

Spanyol
- Perempat final Piala Dunia 1986, 4-5 vs Belgia
- Perdelapan final Piala Dunia 2002, 3-2 vs Republik Irlandia
- Perempat final Piala Dunia 2002, 3-5 vs Korea Selatan
Dua Kali Kemenangan Dalam Tiga Kesempatan (66%)

Brasil
- Perempat final Piala Dunia 1986, 3-4 vs Prancis
- Final Piala Dunia 1994, 3-2 vs Italia
- Semifinal Piala Dunia 1998, 4-2 vs Belanda
Sekali Menang Dalam Empat Kesempatan (25%)

Italia
- Semifinal Piala Dunia 1990, 3-4 vs Argentina
- Final Piala Dunia 1994, 2-3 vs Brasil
- Perempat final Piala Dunia 1998, 3-4 vs Prancis
- Final Piala Dunia 2006, 5-3 vs Prancis
Dua Kali Menang Dalam Empat Kesempatan (50%)

Prancis
- Semifinal Piala Dunia 1982, 4-5 vs Jerman Barat
- Perempat final Piala Dunia 1986, 4-3 vs Brasil
- Perempat final Piala Dunia 1998, 4-3 vs Italia
- Final Piala Dunia 2006, 3-5 vs Italia
Tiga Kali Menang Dalam Empat Kesempatan (75%)

Argentina
- Perempat final Piala Dunia 1990, 4-3 vs Inggris
- Semifinal Piala Dunia 1990, 4-3 vs italia
- Perdelapan final Piala Dunia 1998, 4-3 vs Inggris
- Perempat final Piala Dunia 2006, 2-4 vs Jerman
Empat Kali Menang Dalam Empat Kesempatan (100%)

Kalimat Lineker tersebut berlaku terhadap Jerman di babak adu penalti. Sudah empat kali melaju ke babak tos-tosan, tak pernah sekalipun mereka menelan kekalahan. Nampaknya terampil dalam mengeksekusi penalti sudah menjadi DNA bagi para pemain Jerman.
Jerman (termasuk Jerman Barat)
- Semifinal Piala Dunia 1982, 5-4 vs Prancis
- Perempat final Piala Dunia 1986, 4-1 vs Meksiko
- Semifinal piala Dunia 1990, 4-3 vs Inggris
- Perempat final Piala Dunia 2006, 4-2 vs Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
LATEST UPDATE
-
Joan Laporta Kembali Pimpin Barcelona: Raih 68% Suara dalam Pemilu Klub
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 11:14
-
Liverpool, Sang Juara Bertahan yang Buruk
Liga Inggris 16 Maret 2026, 10:47
-
Carrick Tegaskan Manchester United Tak Ingin Kehilangan Bruno Fernandes
Liga Italia 16 Maret 2026, 09:45
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 16 Maret 2026, 09:35
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Brasil 2026 di Vidio, 20-22 Maret 2026
Otomotif 16 Maret 2026, 09:27
-
Wajah Asli AC Milan: Bisa Panaskan Perebutan Scudetto, Eh Kok Kalah
Liga Italia 16 Maret 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54













