Gak Masuk Akal! Luis Diaz Sebagus Itu Kok Dilepas Liverpool

Gak Masuk Akal! Luis Diaz Sebagus Itu Kok Dilepas Liverpool
Selebrasi Luis Diaz dalam laga Bayer Leverkusen vs Bayern Munchen di semifinal DFB Pokal 2025/2026, Kamis (23/6/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Bola.net - Luis Diaz menjalani musim yang mengesankan bersama Bayern Munchen. Winger asal Kolombia itu menjadi salah satu sosok kunci dalam keberhasilan klub meraih gelar Bundesliga.

Keberhasilan tersebut bahkan diraih sebelum musim benar-benar berakhir. Bayern juga masih menjaga peluang untuk menambah trofi lain di kompetisi Eropa.

Di tengah performa impresif itu, keputusan Liverpool melepas Diaz justru kembali dipertanyakan. Sorotan kini mengarah pada kebijakan transfer klub yang dinilai kontroversial.

Kritik Tajam untuk Keputusan Liverpool

Kritik Tajam untuk Keputusan Liverpool

Selebrasi Luis Diaz dan Aleksandsar Pavlovic dalam laga PSG vs Bayern Munchen di leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026). (c) AP Photo/Christophe Ena

Penampilan Diaz bersama Bayern memicu reaksi dari sejumlah pengamat sepak bola. Salah satu yang paling vokal adalah Micah Richards, mantan bek Manchester City yang kini menjadi pundit.

Ia mempertanyakan logika di balik keputusan Liverpool menjual Diaz. Terlebih, klub justru mempertahankan pemain lain di posisi serupa.

"Kita harus benar-benar jujur di sini karena saya tidak bisa memahaminya. Apakah Anda ingin mengatakan bahwa Anda menjual Luis Diaz untuk mempertahankan Gakpo?" buka Richards.

"Jujur saja, itu bukan hanya keputusan sepak bola yang buruk, itu keputusan yang mengejutkan. Itu benar-benar tidak masuk akal! Anda melihat Diaz di Bayern Munchen, dan dia menghancurkan segalanya di panggung terbesar."

Kualitas Luis Diaz di Level Tertinggi

Richards menilai kualitas Diaz terlihat jelas di level tertinggi. Ia menyoroti kontribusi sang pemain dalam laga besar, termasuk di Liga Champions baru-baru ini.

"Menakjubkan. Dia mencetak gol melawan Real Madrid dan PSG, dan Anda bertanya-tanya, 'Bagaimana mungkin Liverpool membiarkannya pergi?' Dia benar-benar pengubah permainan," sambung Richards.

"Dia membawa kekacauan, energi, kecepatan, kekuatan, dan momen magis. Saat dia melesat di sisi sayap, itu luar biasa. Liverpool tidak hanya kehilangan pemain tim, mereka kehilangan permata. Permata sejati."

Performa Diaz terus berbicara di lapangan. Ia menjadi bagian dari trio lini depan paling produktif di Eropa bersama Harry Kane dan Michael Olise.

Secara individu, catatan Diaz juga meningkat tajam. Ia mencetak tujuh gol dalam 11 pertandingan awal di kompetisi Eropa musim ini, disertai enam assist yang membuat awal musim 2025-26 menjadi yang terbaik dalam kariernya.