Ronaldo, Kaka dan Para Samba Terganas Serie A
Gia Yuda Pradana | 22 Desember 2015 16:27
Bola.net - Bola.net - Mari melihat siapa saja pemain kelahiran Brasil dengan gol terbanyak di Serie A.
Jika kita melihat lima besar daftar top scorer sementara Serie A 2015/16, tak ada satu pun nama pemain Brasil di sana. Situasinya sungguh berbeda dibandingkan beberapa tahun silam.
Dahulu, Serie A merupakan salah satu arena unjuk kebolehan talenta-talenta terbaik Negeri Samba. Dari sang fenomenal hingga si jenius pernah menyemarakkan kompetisi kasta tertinggi Italia, tidak hanya dengan skill hebat namun juga dengan keganasan mereka dalam mengoyak gawang lawan.
Musim ini bukan tidak ada sama sekali pemain Brasil di Serie A. Ambil contoh Luiz Adriano di AC Milan. Namun, sejak pindah dari Shakhtar Donetsk, penyerang Brasil itu baru mencetak tiga gol dalam 16 penampilan.
Adriano tak perlu berkecil hati. Serie A sudah terbukti menjadi kawah candradimuka bagi pemain-pemain Negeri Samba. Seperti dilansir Gazzetta World, nama-nama berikut mungkin bisa jadi sumber inspirasi baginya.
Jose Altafini - 216 Gol

Altafini, yang merupakan mantan personel timnas Brasil dan Italia, adalah pencetak gol terbanyak keempat dalam sejarah Serie A bersama Giuseppe Meazza. Dia hanya kalah dari Silvio Piola (274 gol), Francesco Totti (244 gol) dan Gunnar Nordahl (225 gol).
Altafini menginjakkan kaki di Italia untuk pertama kalinya ketika direkrut Milan dari Palmeiras pada 1958. Waktu itu, Altafini baru berusia 20 tahun.
Bersama Milan, Altafini meraih dua Scudetto dan satu gelar European Cup (Liga Champions) juga sekali menyabet titel Capocannoniere. Setelah mencetak 120 gol dalam 205 penampilan di Serie A, Altafini pindah ke Napoli.
Di Napoli, Altafini mencetak 71 gol dalam 180 penampilan. Pada tahun 1972, Altafini pindah lagi, kali ini ke Juventus. Bersama Juventus, dia mencetak 25 gol dalam 74 penampilan dan meraih dua Scudetto sebelum meninggalkan Italia menuju Swiss untuk bergabung dengan FC Chiasso. Dia lalu menutup karier bersama FC Mendrisio-Stabio pada tahun 1980.
Total 216 gol dicetak Altafini di Serie A. Sejauh ini, dialah pemain Negeri Samba paling ganas untuk urusan mengoyak gawang lawan sepanjang sejarah liga kasta tertinggi Italia.
Luis Vinicio - 155 Gol

Di usia 23, Vinico datang ke Italia dan bergabung dengan Napoli dari Botafogo. Bersama Napoli periode 1955-1960, Vinicio mencetak 69 gol dalam 152 pertandingan di Serie A.
Vinicio lalu pindah ke Bologna sebelum direkrut Vicenza pada tahun 1962. Bersama Vicenza, Vinicio semakin tajam. Dia mencetak 61 gol hanya dalam 116 pertandingan.
Vinico kemudian semusim memperkuat Inter Milan sebelum 'pulang' ke Vicenza untuk mengakhiri kariernya dengan emosional pada musim 1967/68 di usia 36.
Selama berkarier di Serie A, O lione mencetak total 155 gol dalam 348 penampilan.
Amauri - 85 Gol

Karier Amauri di Serie A begitu panjang, dimulai dari memulai debut bersama Napoli pada tahun 2001 silam hingga sekarang berseragam Torino di usianya yang ke-35.
Amauri sudah memperkuat sederet klub di kasta tertinggi Italia. Selain awalnya Napoli dan kini Torino, Amauri juga pernah membela Piacenza, Chievo, Palermo, Juventus, Parma dan Fiorentina.
Total 85 gol telah dia ciptakan dalam 336 penampilan di Serie A.
Adriano - 77 Gol

Adriano direkrut Inter dari Flamengo pada tahun 2001, tapi tak mendapatkan banyak kesempatan. Sempat dipinjamkan ke Fiorentina, Adriano lalu dijual ke Parma. Di Parma 2002-2004, dengan sang partner Adrian Mutu, Adriano menemukan bentuk terbaiknya.
Inter pun memutuskan membawanya kembali ke Giuseppe Meazza. Keputusan itu tidak salah. Adriano semakin impresif.
Namun sayang, masalah-masalah personal, alkohol dan kegemaran berpesta merusak karier pemilik nama lengkap Adriano Leite Ribeiro di Inter. Sejak itu, dia bukan lagi sosok yang sama.
Pulang ke Brasil, Adriano sedikit berubah. AS Roma lalu membawanya kembali ke Serie A, tapi hasilnya tak memuaskan.
Adriano menutup karier di Serie A dengan cara yang salah. Namun, dia tetap harus diakui sebagai salah satu pemain Brasil terbaik yang pernah ada di Italia. Total 77 gol dia sarangkan dalam 180 penampilan.
Jumlah gol Adriano sama dengan Kaka, tapi dia butuh lebih sedikit laga untuk mencapainya.
Kaka - 77 Gol

Kaka menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia selama periode pertamanya memperkuat Milan pada 2003-2009. Itu sebelum gelandang serang jenius tersebut terpaksa dijual ke Real Madrid dengan biaya transfer €65 juta.
Penguasa pos trequartista, posisi di belakang striker, kecepatan Kaka dengan bola di kakinya nyaris tak tertandingi. Insting golnya luar biasa. Periode pertamanya bersama Milan, Kaka mencetak 70 gol dalam 193 penampilan di Serie A.
Pada periode keduanya berseragam Milan (2013-2014), Kaka mencetak 7 gol dalam 30 pertandingan di Serie A.
Total, Kaka mengemas 77 gol dalam 223 penampilan di kasta tertinggi Italia. Itu adalah angka yang fantastis jika mengingat kalau Kaka bukanlah seorang striker.
Careca - 73 Gol

Di era Careca-Maradona, Napoli juga sukses menjuarai UEFA Cup 1989 dan Supercoppa Italiana 1990.
Pemilik nama lengkap Antonio de Oliveira Filho itu dikenal memiliki kecepatan dan penyelesaian akhir mematikan. Selama berkarier di Serie A bersama Napoli (1987-1993), sebelum pindah ke Kashiwa Reysol, dia mencetak total 73 gol dalam 172 pertandingan di Serie A.
Careca adalah salah satu talenta terbaik Negeri Samba yang pernah ada di Serie A.
Ronaldo - 58 Gol

Ronaldo pertama kali datang ke Italia pada musim panas 1997 ketika Massimo Moratti memboyongnya dari Barcelona ke Inter Milan dengan rekor transfer $27 juta. Dua musim pertama di Giuseppe Meazza, Ronaldo tampil fantastis, mencetak 39 gol dalam 51 penampilan. Namun, cedera lutut kemudian menjadi masalah besar baginya.
Ronaldo merajalela di Piala Dunia 2002, tapi Inter harus melepasnya ke Real Madrid. Pada tahun 2007, Ronaldo kembali ke kota Milan, tapi kali ini ke kubu merah-hitam, AC Milan.
Sayangnya, cedera lutut kembali menghantui kariernya di Italia. Dia pun pensiun pada tahun 2011 setelah dua musim memperkuat Corinthians.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
-
Link Live Streaming Persik Kediri vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:13
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Persebaya di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:07
-
Prediksi Juventus vs Milan 7 September 2026
Liga Italia 5 September 2026, 13:44
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 13:13
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 6 September 2026
Liga Spanyol 5 September 2026, 13:03
-
Prediksi Everton vs Man Utd 6 September 2026
Liga Inggris 5 September 2026, 11:40
-
Jose Mourinho Kecewa: Betis Mencari Imbang, Malah Dapat Jackpot
Liga Spanyol 5 September 2026, 11:00
-
6 Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk saat Kalah dari Betis
Liga Spanyol 5 September 2026, 10:51
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

