
Bola.net - Bola.net - AC Milan baru saja berulang tahun yang ke-116. Mereka memang memiliki sejarah yang panjang.
Sepuluh fakta 'tersembunyi' berikut ini adalah hal-hal tentang Milan yang mungkin velum diketahui banyak orang. Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, berikut sepuluh fakta tersebut.
WARNA IBLIS

"Kami akan menjadi tim iblis. Warna kami merah seperti api dan hitam seperti ketakutan yang akan dirasakan oleh lawan-lawan kami."
Itu cukup menjelaskan kenapa mereka menyandang julukan Diavolo, Sang Iblis.
TEROR ENRICO CHIESA

Chiesa lah pemain yang paling sering membobol gawang AC Milan. Selama kariernya, dia menyarangkan total 17 gol dalam 23 penampilan melawan Milan.
Mantan striker Italia itu melakukannya dengan seragam Cremonese, Sampdoria, Parma, Fiorentina dan Siena.
Dalam daftar 'pemain yang paling ditakuti Milan', Chiesa menempati peringkat teratas. Di bawahnya, ada Antonio Di Natale dengan 12 gol dalam 27 pertemuan melawan Milan.
Dari dua teratas, hanya Di Natale yang masih aktif bermain. Sekarang, dia adalah kapten Udinese.
RAJA PENALTI VAN BASTEN

Semua orang tahu ketajaman sang legenda Belanda. Dia juga meraih sederet trofi bersama Milan selama periode 1987-1995.
Yang mungkin belum diketahui banyak orang adalah status Van Basten sebagai raja titik penalti Milan.
Hingga sekarang, Van Basten masih memegang rasio kesuksesan penalti tertinggi dalam sejarah Milan, yakni 92,4 persen. Dengan bahasa yang lebih mudah, dari 26 penalti, dia hanya gagal dua.
BENTENG TANGGUH ROSSI

Di musim 1993/94, di usia 29, Rossi mengukir 22 clean sheet alias 22 laga tanpa kebobolan dalam 34 pertandingan Serie A. Musim itu, dia adalah salah satu pilar kesuksesan Milan dalam meraih Scudetto Serie A serta gelar juara Liga Champions.
Rossi hingga kini juga masih memegang rekor paling lama tidak kebobolan dalam sejarah Serie A, yakni 929 menit (11 laga) dari 12 Desember 1993 sampai 27 Februari 1994.
MIMPI BURUK PIETRO PIANTA

Gawang Pianta dibobol sembilan kali. Atalanta dihancurkan Milan 3-9 di San Siro.
Di kubu Milan, Pierino Prati, Alberto Bigon dan Gianni Rivera tampil gemilang. Prati mengukir hattrick, sedangkan Bigon dan Rivera masing-masing menyumbang dua.
Laga 12 gol ini sampai sekarang masih tercatat sebagai laga dengan gol terbanyak dalam sejarah Serie A.
PENCETAK GOL TERHEBAT

Memperkuat Milan periode 1949-1956, dialah Super Swede yang sebenarnya.
Nordahl adalah satu-satunya pemain yang menyandang titel pluricapocannoniere, lima gelar capocannoniere (top scorer) Serie A dari musim 1949/50, 1950/51, 1952/53, 1953/54 dan 1954/55. Hingga kini, belum ada satu pun yang sanggup menyamainya.
Nordahl pun masih memegang rekor gol terbanyak dalam satu musim, yakni 35 gol sepanjang musim 1949/50.
USIA HANYALAH ANGKA

Mantan pelatih mereka, Carlo Ancelotti, menurunkan starting eleven tertua dalam sejarah Milan ketika bertandang ke Catania pada Mei 2009. Waktu itu, tim yang dia turunkan berusia rata-rata 33,2 tahun.
Waktu itu, Filippo Inzaghi (35 tahun) jadi ujung tombak serangan, Clarence Seedorf (33 tahun) di tengah dan Paolo Maldini (40 tahun) di lini pertahanan. Mereka pun hanya tiga dari sekian veteran lainnya.
Namun, usia hanyalah angka. Milan tetap tak terhadang dan menang 2-0 berkat gol-gol Inzaghi serta Kaka.
REKOR TRANSFER

Pembelian termahal dalam sejarah Milan masih tetap Rui Costa, yang dibeli seharga €49,7 juta dari Fiorentina. Rekor ini belum pecah sejak tahun 2001 silam.
Itu untuk transfer masuk. Untuk transfer keluar, ada nama Kaka.
Ketika Kaka dijual ke Real Madrid pada tahun 2009, Milan mendapatkan pemasukan fantastis, yaitu €65 juta. Sampai sekarang, itu masih tercatat sebagai rekor penjualan termahal dalam sejarah Milan.
Berlusconi dan Helikopter

Waktu itu, Berlusconi langsung menyuntikkan dana besar untuk mengontrak Arrigo Sacchi sebagai pelatih dan mendatangkan sejumlah pemain berkualitas.
Di musim panas, sekitar 10 ribu penggemar datang untuk menyambut kedatangan skuat Milan yang baru. Tim itu, beserta Berlusconi, datang dengan helikopter, sementara Ride of the Valkyries-nya Wagner menggema lewat pengeras suara.
"Saya tahu orang-orang mungkin akan tertawa, tapi kami perlu menunjukkan bahwa Milan memiliki cara berpikir yang baru," kata Berluconi waktu itu.
Pass Master Legendaris

Liedholm adalah gelandang serang yang istimewa. Berkat kehebatannya dalam menguasai lini tengah, dia mendapatkan julukan Il Barone (Baron - gelar bangsawan di Eropa).
Liedholm dikenal sebagai pemain dengan visi dan gaya permainan yang elegan. Akurasi operannya luar biasa, hampir tak ada yang meleset.
Menurut cerita di sana, dua tahun sejak gabung Milan, Liedholm pernah melakukan kesalahan operan ketika bermain di San Siro. Itu adalah kesalahan operan pertamanya dengan seragam Milan.
Waktu itu, terjadilah salah satu momen paling luar biasa di San Siro. Mereka memberikan standing ovation selama lima menit penuh. Itu adalah salah satu standing ovation terpanjang dan terhangat dalam sejarah Milan dan itu dipicu oleh sebuah kesalahan operan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 4 Juni 2026 21:50Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
-
Editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:50Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:47Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
-
Piala Dunia 5 Juni 2026 15:27Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 4 Juni 2026 13:59Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
-
editorial 3 Juni 2026 16:194 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
-
editorial 3 Juni 2026 16:053 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
-
editorial 3 Juni 2026 15:476 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 15:00Belanja Rokok Bisa Mengurangi Gizi Anak
-
Liputan6 5 Juni 2026 14:27IHSG Merosot 3,3% pada Awal Sesi Kedua
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7807382/original/058296600_1780624124-diseminasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7770457/original/077150900_1780581684-Debt_collector_keroyok_anggota_Brimob.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337077/original/061981400_1609327524-20201230-IHSG-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824588/original/098674800_1780643713-1001330902.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7824444/original/055507100_1780643609-IMG_1975.jpeg)
