Season Finale: Momen Inter Menuju Scudetto

Editor Bolanet | 28 Mei 2010 10:10
Season Finale: Momen Inter Menuju Scudetto
Internazionale Milan

Bola.net -

Oleh: Ronny Wicaksono

Kompetisi panjang Liga Italia Serie A telah ditutup 16 Mei lalu dan Inter Milan ditahbiskan menjadi jawara untuk kali kelima secara beruntun, atau gelar scudetto mereka yang ke-18 sepanjang sejarah klub. Namun musim ini perjuangan La Beneamata tidaklah mudah, mereka tak lagi dominan laksana musim-musim sebelumnya. Penyebabnya tak lain adalah penampilan gemilang yang ditorehkan AS Roma. Padahal di awal musim, bukan Giallorossi yang diprediksi akan menjadi rival Inter, sebagaimana beberapa tahun sebelumnya, menyusul performa buruk yang membuat para serigala Roma terdampar di dasar klasemen. Namun kedatangan Claudio Ranieri mampu mengubah semuanya dan memaksa Nerazzurri berjuang hingga laga pamungkas, hanya unggul dua poin di klasemen akhir.

Skuad Inter 2009-2010 (c)GettyImages
Sementara Inter di musim ini tampil fenomenal. Kekuatan mereka merata di semua lini, memungkinkan taktik Jose Mourinho diterapkan dengan sempurna. tak seperti musim pertamanya di Italia. Hadirnya Wesley Sneijder, pemain yang memang diincar di awal musim, dipercaya telah mengembalikan mata rantai yang hilang dari permainan Nerazzurri. Hasilnya: selain scudetto, Inter juga mengamankan Coppa Italia. Selain itu mereka masih berada di jalur yang benar untuk mencatat sejarah sebagai klub Italia pertama yang mampu merebut treble winners jika mereka mampu membekuk Bayern Munich di final Liga Champions. Selain itu mereka juga mencatat sejumlah rekor di Serie A musim ini. Pertandingan derby kontra AC Milan di San Siro pada 25 Januari 2010, ditonton oleh 80.000 orang, jumlah penonton terbanyak musim ini. Bersama Roma, Inter juga mencatat rekor kemenangan paling banyak dengan 21 kemenangan, namun Nerazzurri adalah tim yang menderita kekalahan paling sedikit dengan hanya 4 kali kalah. Catatan tersebut membuat Inter menjadi tim dengan perolehan poin tertinggi setiap laga yakni rata-rata 2,16 poin. Sementara dalam urusan gol, Inter juga menjadi tim paling produktif dengan torehan 75 gol, 21 di antaranya dicetak oleh Diego Milito. Mereka juga menderita kebobolan paling sedikit, yakni hanya 34 gol sehingga menjadikan Inter tim dengan margin gol paling besar: 41 gol. Di bawah mistar gawang, Nerazzurri juga meraih rekor clean sheet paling banyak yakni tidak kebobolan dalam 17 laga. Berikut ini Bola.net berusaha merangkum momen-momen penting Inter menuju gelar scudetto musim 2009-2010: - Giornata 1 - 23 Agustus 2009: Internazionale 1 - 1 Bari Pepatah bahwa pertandingan pembuka selalu sulit berlaku juga untuk Inter. Bertanding melawan tim yang baru promosi ke Serie A, mereka tampil gugup namun memimpin lebih dulu lewat gol penalti Samuel Eto'o di menit 56 sebelum Vitaly Kutusov membuyarkan kemenangan mereka di menit 74. Baca Review Lengkapnya

Inter membantai Milan di pekan kedua (c)GettyImages
- Giornata 2 - 29 Agustus 2009: Milan 0 - 4 Internazionale Bermain buruk di laga perdana, Inter menyongsong laga derby ini dalam posisi underdog sementara Rossoneri jauh diunggulkan karena tampil lebih impresif di laga pembuka. Namun Inter membalikkan semuanya dengan penampilan gemilang dan melumat sang rival berkat gol Thiago Motta menit 29, penalti Diego Milito di menit 36, gol menit 45 serta Dejan Stankovic menit 67. Baca Review Lengkapnya - Giornata 6 - 27 September 2009: Sampdoria 1 - 0 Internazionale Inter mengalami kekalahan pertama musim ini di kandang Il Samp, Stadio Luigi Ferraris. Gol tunggal Giampaolo Pazzini di menit 72 sudah cukup untuk menumbangkan keperkasaan Nerazzurri sepanjang awal musim. Baca Review Lengkapnya - Giornata 8 - 18 Oktober 2009: Genoa 0 - 5 Internazionale Inter mendapat dorongan moral berharga di pekan ke-8 ketika mereka menggasak tuan rumah Genoa dengan 5 gol tanpa balas. Gol Nerazzurri pun dicetal lima pemain berbeda yakni Esteban Cambiasso menit 6, Mario Balotelli menit 31, Dejan Stankovic menit 45, Patrick Vieira menit 66 dan di menit 71. Baca Review Lengkapnya - Giornata 12 - 9 November 2009: Internazionale 1 - 1 Roma Inter mendapat batu sandungan pertama dari para serigala Roma di pekan ke-12. Tertinggal lebih dulu oleh gol Mirko Vucinic di menit 13, Inter akhirnya diselamatkan oleh gol Samuel Eto'o di menit 48. Baca Review Lengkapnya

Claudio Marchisio membuat Inter takluk di Turin (c)GettyImages
- Giornata 15 - 6 Desember 2009: Juventus 2 - 1 Internazionale Pada laga bertajuk Derby D'Italia di Olimpico Grande, Turin, Inter harus menyerah di tangan Bianconeri. Juve unggul lebih dulu lewat gol Giorgio Chiellini di menit 20 sebelum dibalas oleh Samuel Eto'o di menit 26. Gol spektakuler Claudio Marchisio di menit 58 akhirnya menentukan kemenangan prestisius digenggam Juve. Baca Review Lengkapnya - Giornata 16 - 14 Desember 2009: Atalanta 1 - 1 internazionale Sepekan berlalu, Inter belum mampu bangkit dari kekalahan di kandang Juve. Melawat ke Stadion Atleti Azzuri d'Italia, Inter memang unggul cepat saat Diego Milito merobek gawang Atalanta di menit 15, namun mereka harus bermain dengan 10 orang sejak Wesley Sneijder diusir wasit di menit 65 sebelum akhirnya Simone Tiribocchi membuyarkan kemenangan Inter lewat golnya di menit 81. - Giornata 20 - 17 Januari 2010: Internazionale 2 - 2 Bari Bari benar-benar menjadi duri dalam daging bagi Inter. Galletti kembali mampu menahan imbang sang juara paruh musim Serie A di San Siro. Inter bahkan sempat tertinggal dua gol lebih dulu saat Paulo Barreto mencetak gol untuk tim tamu di menit 60 dan 63. Beruntung mereka bisa menyamakan kedudukan di menit 69 lewat gol Goran Pandev dan menit 74 oleh Diego Milito. Baca Review Lengkapnya

Diego Milito menjaga superioritas Inter atas Milan di pertemuan kedua (c)GettyImages
- Giornata 21 - 25 Januari 2010: Internazionale 2 - 0 Milan Perebutan tim penguasa kota Milan di pekan 21 kembali dimenangkan oleh Inter, kali ini dengan skor 2-0 lewat gol Diego Milito menit 10 dan Goran Pandev menit 65. Laga ini juga diwarnai kontroversi ketika wasit mengusir Wesley Sneijder di menit 27 dan di menit 90. Milan kehilangan peluang mereka memperkecil ketinggalan ketika gagal mengeksekusi penalti di akhir pertandingan. Baca Review Lengkapnya - Giornata 25 - 20 Februari 2010: Internazionale 0 - 0 Sampdoria Inter kembali gagal menaklukkan Il Samp untuk kali kedua, kali ini mereka ditahan imbang tanpa gol di kandang sendiri. Hasil ini juga merupakan satu dari serangkaian performa buruk Nerazzurri di mana mereka hanya mendulang tiga poin dari tiga laga. Kembali kontroversi menyeruak dari laga ini di mana Inter harus bermain dengan 9 pemain hampir sepanjang pertandingan setelah wasit mengganjar kartu merah untuk Walter Samuel di menit 31 dan Ivan Cordoba di menit 38. Baca Review Lengkapnya - Giornata 28 - 12 Maret 2010: Catania 3 - 1 Internazionale Puncak dari penampilan buruk Inter di paruh musim yang menyebabkan rival mereka semakin mendekat terjadi di pekan ini. Melawat ke Stadion Angelo Massimino, Inter mencetak gol lebih dulu lewat aksi Diego Milito di menit 54. Namun mereka harus takluk olah tiga gol tuan rumah yang dibukukan Maxi Lopez menit 74, Giuseppe Mascara menit 81 serta Jorge Martinez menit 90. Laga ini juga diwarnai aksi konyol Sulley Muntari yang diusir wasit padahal baru dua menit masuk lapangan. Baca Review Lengkapnya - Giornata 31 - 27 maret 2010: Roma 2 - 1 internazionale Roma menjadi tim ketiga yang gagal ditaklukkan Inter dalam dua kali pertemuan setelah mereka menaklukkan Nerazzurri 2-1 dalam laga amat penting dalam persaingan keduanya merebut ecudetto. Gol Diego Milito di menit 66 tak mampu menolong Inter dari kekalahan berkat dua gol Roma yang dicetak Daniele De Rossi menit 17 dan Luca Toni menit 72. Baca Review Lengkapnya

Gagal menaklukkan Fiorentina di pekan ke-31 membuat Inter sempat melorot ke posisi kedua (c)GettyImages
- Giornata 33 - 10 April 2010: Fiorentina 2 - 2 Internazionale Pekan ini menghadirkan kudeta di puncak klasemen setelah Inter gagal menaklukkan La Viola sementara rival mereka, Roma menumbangkan Atalanta 2-1. Pemain muda tuan rumah, mencetak gol pembuka di menit 11 sebelum Inter berbalik unggul lewat gol Diego Milito menit 74 dan Samuel Eto'o menit 81, namun gol Per Kroldrup menit 82 menggagalkan ambisi Inter mempertahankan posisi puncak. Baca Review Lengkapnya - Giornata 34 - 16 April 2010: Internazionale 2 - 0 Juventus Inter terus menempel ketat Roma di puncak klasemen. Setelah sang rival memenangkan derby kontra Lazio 2-1, Inter membalas kekalahan atas Juve di pertemuan pertama dengan skor telak 2-0. Namun mereka harus menunggu hingga menit akhir untuk menaklukkan Juve yang bermain dengan 10 orang sejak diusirnya Momo Sissoko menit 37. Gol indah di menit 74 dan Samuel Eto'o menit 90 memastikan kemenangan krusial diganggam Inter. Baca Review Lengkapnya - Giornata 35 - 24 April 2010: Internazionale 3 - 1 Atalanta Inilah titik balik perjalanan Inter musim ini. Mereka berhasil meraih kemenangan penting atas Atalanta sementara Roma di luar dugaan takluk di kandang sendiri oleh Sampdoria. Tertinggal oleh gol Simone Tiribocchi menit kelima, Inter mengamuk dengan gol Diego Milito menit 24, Cristian Chivu menit 78 dan Sulley Muntari menit 35, sekaligus membawa mereka kembali ke puncak klasemen. Baca Review Lengkapnya - Giornata 36 - 2 Mei 2010: Lazio 2 - 0 Internazionale Perjalanan Inter merebut scudetto menyisakan satu laga paling berat yakni bertamu ke Olimpico. Namun di luar dugaan, mereka tak mendapat kesulitan berarti untuk menaklukkan tuan rumah dalam laga yang disebut banyak pihak sebagai 'hadiah' dari Lazio demi mencegah Roma meraih gelar juara. Inter unggul lewat gol Walter Samuel menit 45 dan Thiago Motta menit 70. Baca Review Lengkapnya - Giornata 38 - 16 Mei 2010: Siena 0 - 1 Internazionale Laga terakhir, Inter bertamu ke kandang Siena dalam kejaran Roma dan mereka menunjukkan mental juara saat berhasil mengatasi tekanan dan meraih kemenangan maha penting lewat gol tunggal Diego Milito di menit 57, sekaligus mengunci gelar juara Serie A untuk kali kelima secara beruntun. Baca Review Lengkapnya

Jose Mourinho dan skuad Inter merayakan keberhasilan merengkuh scudetto di kandang Siena (c)GettyImages
Dan dengan keberhasilan Inter tersebut, akhirnya gelaran kompetisi Serie A 2009-2010 pun harus ditutup. Para kontestan pun mulai menatap takdir mereka musim depan. Namun musim ini, harus diakui Italia adalah milik Inter. Selamat Inter Milan! (bola/row)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE