Piala Dunia 2026: Simulasi Universitas Jagokan Argentina Pertahankan Gelar

Piala Dunia 2026: Simulasi Universitas Jagokan Argentina Pertahankan Gelar
Selebrasi Lionel Messi dalam laga Argentina vs Islandia di Alabama, Rabu 10 Juni 2026. (c) AP Photo/Butch Dill

Bola.net - Piala Dunia 2026 sudah di depan mata, dan prediksi mengenai calon juara mulai bermunculan dari berbagai pihak. Salah satu perkiraan terbaru menempatkan Timnas Argentina sebagai favorit utama untuk mengangkat trofi.

Tim yang diperkuat Lionel Messi itu berada di posisi teratas dalam simulasi yang dikembangkan Universitas Reading, Inggris. Simulasi tersebut memodelkan seluruh pertandingan turnamen sebanyak 10.000 kali untuk menghasilkan peluang setiap negara.

Hasilnya menunjukkan persaingan papan atas berlangsung sangat ketat. Prancis dan Spanyol menempel Argentina, sementara Brasil serta Inggris berada tidak jauh di belakang.

Simulasi 10.000 Kali untuk Piala Dunia 2026

Simulasi 10.000 Kali untuk Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Lynne Sladky

Ekonom sekaligus Profesor Universitas Reading, James Reade, mengembangkan model statistik yang menghitung seluruh pertandingan Piala Dunia 2026. Turnamen edisi mendatang akan diikuti 48 negara, sehingga jumlah pertandingan meningkat dibanding edisi sebelumnya.

Model tersebut mengukur kekuatan menyerang dan bertahan setiap tim berdasarkan seluruh laga internasional sejak Januari 2023. Data yang digunakan berasal dari puluhan hingga ratusan pertandingan yang telah dimainkan masing-masing negara.

Perhitungan juga mempertimbangkan faktor keuntungan bermain di kandang pada pertandingan yang tidak berlangsung di venue netral. Setelah itu, model menghasilkan estimasi gol untuk kedua tim dan menentukan hasil laga melalui distribusi statistik.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 17 Juni 2026
Argentina Argentina
08:00 WIB
Algeria Algeria

Argentina Ungguli Prancis dan Spanyol

Argentina Ungguli Prancis dan Spanyol

Starting XI Timnas Prancis saat melawan Irlandia Utara di laga uji coba, 9 Juni 2026. (c) equipedefrance

Menurut hasil simulasi, Argentina berada di posisi pertama sebagai kandidat juara. Namun, jarak dengan para pesaing utama tidak terlalu besar.

"Argentina berada di puncak, tetapi yang paling menonjol dari simulasi ini adalah betapa ketatnya persaingan di posisi teratas," kata Reade.

Ia menambahkan bahwa Prancis dan Spanyol hampir tidak dapat dibedakan dalam model tersebut. Inggris juga masih berada dalam jarak yang sangat dekat dengan tiga tim teratas.

"Prancis dan Spanyol nyaris tidak dapat dibedakan dalam model, dan Inggris juga tidak jauh di belakang," ujar Reade.

Inggris Optimistis, Portugal Menarik Perhatian

Inggris Optimistis, Portugal Menarik Perhatian

Starting XI Timnas Portugal saat beruji coba dengan Timnas Chili (c) AP Photo/Armando Franca

Reade menilai Inggris memiliki peluang untuk mengakhiri penantian panjang mereka di ajang terbesar sepak bola dunia. Tim Tiga Singa terakhir kali menjadi juara pada 1966.

"Sudah 60 tahun sejak Inggris terakhir kali mengangkat trofi, dan simulasi ini menunjukkan bahwa sepak bola bisa saja akhirnya pulang ke rumah," kata Reade.

Selain itu, model memperlihatkan perbedaan karakteristik yang cukup mencolok antartim. Jerman dinilai memiliki catatan pertahanan yang lebih lemah dibanding siklus sebelumnya, sedangkan Portugal memiliki salah satu kekuatan serangan terbaik di antara seluruh peserta.

"Apa yang juga terlihat jelas adalah kontras antartim. Angka pertahanan Jerman lebih lemah dibanding siklus sebelumnya, sementara Portugal memiliki salah satu peringkat serangan terkuat di seluruh peserta," tutur Reade.

Prediksi statistik tentu tidak menjamin hasil akhir di lapangan. Namun, menjelang Piala Dunia 2026, Argentina mendapatkan modal kepercayaan tambahan setelah keluar sebagai favorit dalam simulasi berskala besar tersebut.

Sumber: BBC