Season Preview Liverpool - Penantang Nomor Satu
Gia Yuda Pradana | 3 Agustus 2018 15:23
Bola.net - Bola.net - Perjuangan Manchester City untuk mempertahankan gelar di Premier League 2018/19 bakal sangat berat. Para rival siap menantang. Bagi sang kampiun, Liverpool adalah ancaman terbesar.
Liverpool musim ini layak diakui sebagai penantang nomor satu untuk gelar juara liga. The Reds, yang belum pernah juara di era Premier League, dinilai punya semua yang dibutuhkan untuk berdiri di puncak.
Pasukan Jurgen Klopp tampil impresif musim sebelumnya. Mereka finis empat besar, juga lolos ke final Liga Champions namun gagal juara setelah dikalahkan Real Madrid di partai pemungkas.
Liverpool menyambut musim ini dengan antusias. Pilar-pilar tim, terutama trio Sadio Mane, Roberto Firmino dan Mohamed Salah tetap terjaga keutuhannya. Selain itu, pihak klub pun telah mendatangkan amunisi-amunisi baru yang diperlukan untuk membuat tim jadi lebih kompetitif, baik di pentas domestik maupun Eropa.
Gelandang bertahan Fabinho direkrut dari AS Monaco dengan nilai transfer £43 juta. Gelandang sentral Naby Keita bergabung dari Leipzig dengan nilai transfer £52,7 juta. Pemain sayap Xherdan Shaqiri digaet dari Stoke City dengan nilai transfer £13,5 juta. Paling fenomenal, Alisson Becker diboyong dengan biaya £65 juta yang merupakan rekor transfer untuk penjaga gawang.
Liverpool tidak main-main dalam mempersiapkan diri untuk musim yang anyar. Masalah di sektor penjaga gawang, yang musim lalu menjadi salah satu ttik lemah Liverpool dan membuat mereka tumbang di final Liga Champions, bisa dibilang sudah teratasi dengan perekrutan Alisson dari Roma.
Musim lalu, Liverpool adalah pemilik salah satu lini serang yang paling mematikan. Musim ini, dengan keseimbangan antarlini yang lebih baik, The Reds bisa menjadi ancaman yang lebih besar bagi para rival, terutama sang juara bertahan.
Yang Patut Diperhatikan

Naby Keita
Tiga dari empat rekrutan baru Liverpool diprediksi bakal langsung mendapatkan tempat di starting XI. Alisson sebagai benteng terakhir, Fabinho sebagai pelindung barisan pertahanan, sedangkan Keita sebagai penghubung antarlini di posisi sentral.
Keita merupakan tipikal box-to-box central midfielder yang dinamis, yang permainannya dibanding-bandingkan dengan N'Golo Kante dan Deco. Dribbling, passing, through ball dan long shot adalah beberapa atribut terbaik yang dia miliki.
Musim lalu, Keita memang tidak tampil optimal di Bundesliga. Namun dia masih mampu mengukir enam gol dan lima assist dalam 27 penampilan.
Pembelian pemain 23 tahun Guinea tersebut sudah diumumkan pada 28 Agustus 2017, tapi dia baru bergabung dengan Liverpool pada 1 Juli 2018. Dia kini perlu membuktikan bahwa penantian itu tidak sia-sia.
Rekrutan Terbaik

Alisson
Loris Karius sepertinya sudah 'rusak' gara-gara blunder ganda yang dia lakukan di final Liga Champions. Sejumlah error kembali mewarnai penampilannya di pramusim.
Liverpool tak buang-buang waktu untuk mendaratkan kiper anyar.
Alisson digaet dengan rekor transfer untuk seorang penjaga gawang. Namun harga semahal itu dinilai sangat pantas untuk kualitasnya.
Sepanjang musim lalu, Alisson membukukan total 155 penyelamatan di semua ajang. Itu 76,5 persen dari total tembakan yang dihadapinya. Hebatnya, tak sekalipun dia melakukan kesalahan yang berakibat gol lawan (error leading to goal).
Di Serie A, Alisson membukukan 109 penyelamatan. Rasio penyelamatannya menyentuh 17,3 persen, tertinggi ketiga di lima liga top Eropa musim 2017/18. Dia hanya kalah dari Jan Oblak (Atletico Madrid) dan David De Gea (Manchester United).
Alisson adalah pembelian terpenting Liverpool musim panas ini, seorang kiper top yang benar-benar dibutuhkan untuk membuat The Reds jadi penantang serius.
Sektor Lemah

Virgil van Dijk adalah bek sentral tangguh yang nyaris tak memiliki kelemahan signifikan. Hanya sayang, dia belum memiliki partner yang benar-benar berkualitas untuk mengawal jantung pertahanan timnya.
Dejan Lovren boleh saja merasa bahwa dirinya merupakan salah satu bek terbaik di dunia. Hanya kenyataannya, dia tak cukup bagus untuk tim yang mengejar titel juara.
Lovren memang ikut membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018. Namun pertahanan solid Kroasia tercipta lebih karena performa impresif sang partner Domagoj Vida.
Opsi lainnya, Joel Matip, punya masalah serius dengan cedera. Itu artinya, Klopp tak kekurangan pilihan bek sentral berkualitas untuk menjadi partner Van Dijk di jantung pertahanan. Ini dapat menjadi kelemahan Liverpool, tapi masih bisa dicari solusinya sebelum masuk putaran kedua.
Klopp sebaiknya berdoa agar Van Dijk bebas dari cedera.
Prediksi

Dalam performa terbaiknya, Liverpool mampu mengalahkan tim manapun. Namun Liverpool tak jarang dibuat kesulitan saat bertemu dengan lawan yang bertahan total, seperti Burnley, Swansea dan West Brom musim lalu.
Para rival memang telah berbenah, tapi Liverpool musim ini punya skuat yang lebih menjanjikan.
Kehadiran Shaqiri memberi Klopp tambahan variasi untuk forward line, sedangkan Keita bisa memberi dimensi yang lebih luas pada skema serangan. Kekhawatiran terhadap sektor penjaga gawang pun sudah lenyap.
Liverpool musim ini dinilai punya kans sangat bagus untuk meraih titel juara pertamanya di era Premier League. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


