Siapa Sangka? 7 Pemain Gagal di Premier League yang Main di Final Liga Champions
Aga Deta | 30 Mei 2025 16:09
Bola.net - Persaingan ketat Premier League membuat banyak pemain kesulitan menonjol. Namun, beberapa nama berhasil membuktikan diri di panggung final Liga Champions.
Chelsea, Manchester United, dan Tottenham pernah jadi rumah mereka. Sayangnya, karier mereka di Inggris tak berjalan mulus.
Namun di final Liga Champions, justru mereka bersinar. Ini jadi kisah comeback yang tak diduga.
Bagi para fans EPL, ini jadi cerita yang mengejutkan. Pemain yang dulu diremehkan, kemudian justru bisa tampil di partai puncak Liga Champions.
Simak tujuh nama yang pernah dicap flop di EPL tapi mampu tampil di final Liga Champions. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya!
1. Joselu

Joselu menjadi salah satu penyerang yang malah makin tajam di usia senja. Ia sempat gagal total di Stoke City dan Newcastle.
Namun, performanya di Espanyol menarik perhatian Real Madrid. Pada musim 2023/2024, ia menjalani masa peminjaman dan meraih tiga trofi bergengsi: La Liga, Liga Champions, dan Supercopa de Espana.
Gol-gol pentingnya di semifinal melawan Bayern Munchen membuatnya jadi pahlawan baru di Madrid. Ia pun turut bermain dalam kemenangan atas Borussia Dortmund di final Liga Champions.
2. Jadon Sancho

Jadon Sancho pernah disebut sebagai salah satu talenta terbaik Inggris. Sayangnya, ia gagal bersinar di Manchester United dan Chelsea.
Pada 2024, Sancho memutuskan kembali ke Borussia Dortmund dengan status pinjaman. Penampilannya kembali memikat banyak orang, terutama di semifinal melawan PSG.
Walaupun di final Liga Champions ia tampil di bawah ekspektasi, masa depan Sancho masih penuh potensi. Kita mungkin akan melihatnya merumput di Serie A suatu saat nanti.
3. Eric Maxim Choupo-Moting

Eric Maxim Choupo-Moting adalah contoh unik pemain yang selalu naik kelas. Meski gagal di Stoke City yang akhirnya terdegradasi, ia malah direkrut PSG.
Ia bermain di final Liga Champions 2020 saat PSG kalah 0-1 dari Bayern Munchen. Meski sempat gagal mencetak gol penting, Choupo-Moting malah naik level ke Bayern Munchen.
Banyak orang penasaran apa rahasia di balik kesuksesannya ini. Semoga saja sang agen benar-benar mendapat bayaran yang layak!
4. Jon Dahl Tomasson

Jon Dahl Tomasson jarang dibicarakan saat membahas pemain yang gagal bersinar setelah pindah dari Eredivisie. Tapi, pemain asal Denmark ini adalah salah satu yang terjebak harapan besar saat gabung Newcastle.
Ia datang ke Inggris usai tampil luar biasa bersama Heerenveen, mencetak 24 gol. Namun, menggantikan Alan Shearer yang cedera panjang menjadi beban yang berat baginya.
Hasilnya, Tomasson tak pernah benar-benar sukses di Newcastle. Tapi ia kemudian menemukan kembali performa gemilangnya bersama Feyenoord dan tampil di final Liga Champions bersama AC Milan.
5. Stefan Savic

Stefan Savic direkrut Manchester City pada 2011, usianya masih 20 tahun, setelah sang ayah yang memimpin dewan kota Mojkovac bunuh diri. Dukungan untuk Savic bahkan pernah datang dari ultras Red Star Belgrade, meski dia pernah membela Partizan.
Savic hanya semusim di Manchester City sebelum ditukar dengan Matija Nastasic dari Fiorentina. Kariernya bangkit lagi di Italia, sampai akhirnya pada 2015 dia berlabuh di Atletico Madrid.
Di Atletico, Savic jadi tembok kokoh selama sembilan tahun di bawah Diego Simeone. Bahkan, dia main 120 menit di final Liga Champions 2016 saat kalah adu penalti lawan Real Madrid.
6. Marco Materazzi

Marco Materazzi dikenal sebagai juara Piala Dunia dan bagian penting dari Inter Milan yang sukses meraih treble. Ia juga menjadi favorit pelatih Jose Mourinho berkat semangat juangnya yang tinggi dan kepribadian kuat di lapangan.
Awal kariernya di Inggris kurang mengesankan saat bermain untuk Everton pada musim 1998-99. Penampilannya di sana tergolong biasa dan tidak terlalu dikenang oleh para penggemar klub.
Meski begitu, perjalanan karier Materazzi berubah drastis setelahnya. Ia sempat tampil di final Liga Champions 2010 dan meraih berbagai gelar bergengsi sehingga membuat masa di Goodison Park menjadi bab kecil dalam kisah suksesnya.
7. Fernando Llorente

Fernando Llorente selalu diingat fans Tottenham karena golnya yang membawa Spurs ke semifinal Liga Champions 2019. Gol penting itu tercipta saat melawan Manchester City di perempat final.
Sayangnya, Llorente tidak banyak berkontribusi di Liga Inggris selama dua musim di Tottenham. Striker asal Spanyol ini hanya mampu mencetak dua gol di Premier League.
Pada 2019, Llorente kembali merasakan final Liga Champions, meski Tottenham kalah dari Liverpool. Uniknya, dia juga sudah pernah tampil di final Liga Champions 2015 bersama Juventus.
Sumber: Planet Football
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Liga Champions: Real Madrid vs Inter Milan 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:56
-
Link Streaming Liga Champions: Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:52
-
Link Streaming Liga Champions: Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:48
-
Daftar Lengkap Nominasi Ballon dOr 2026: Ada Messi, Mbappe, hingga Yamal
Liga Champions 8 September 2026, 22:04
-
Alexis Mac Allister Kecewa Liverpool Belum Menawarkan Kontrak Baru
Liga Inggris 8 September 2026, 22:02
LATEST UPDATE
-
Hasil Real Madrid vs Inter: Los Blancos Jinakkan Sang Jawara Italia!
Liga Champions 9 September 2026, 04:22
-
Hansi Flick Bidik Gelar Liga Champions Bersama Barcelona
Liga Champions 9 September 2026, 00:05
-
Bradley Barcola Berpeluang Jadi Starter Liverpool vs Atletico Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 23:42
-
Lamine Yamal Tanggapi Keluhan Real Madrid soal Wasit
Liga Spanyol 8 September 2026, 23:02
-
Link Streaming Liga Champions: Porto vs Man City 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:58
-
Link Streaming Liga Champions: Real Madrid vs Inter Milan 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:56
-
Link Streaming Liga Champions: Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:52
-
Link Streaming Liga Champions: Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:48
-
Balsa Sekulic Bawa Modal Kemenangan Persib atas PSM untuk Hadapi Persija
Bola Indonesia 8 September 2026, 22:23
-
Daftar Lengkap Nominasi Ballon dOr 2026: Ada Messi, Mbappe, hingga Yamal
Liga Champions 8 September 2026, 22:04
-
Alexis Mac Allister Kecewa Liverpool Belum Menawarkan Kontrak Baru
Liga Inggris 8 September 2026, 22:02
-
Lamine Yamal Tegaskan Ambisi Barcelona Menangkan Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 21:27
-
Lille vs Betis: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 21:12
-
Link Streaming Liga Champions: AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 20:56
-
Jose Mourinho Buka Alasan Pertahankan Endrick di Real Madrid
Liga Spanyol 8 September 2026, 20:47
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
