Tampil Impresif di Lapangan, 11 Pemain Ini Malah Gagal Masuk Nominasi Ballon dOr
Aga Deta | 22 September 2025 21:56
Bola.net - Ballon d’Or selalu menjadi ajang paling dinanti di kalender sepak bola dunia. Setiap tahunnya, para penggemar menantikan siapa yang akan dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Meski ada banyak pemain yang tampil luar biasa sepanjang musim, tidak semua bisa masuk daftar nominasi. Beberapa nama yang diharapkan justru absen, menimbulkan diskusi hangat di kalangan penggemar.
Kontribusi di klub maupun tim nasional biasanya menjadi tolok ukur utama. Namun, faktor lain seperti persaingan ketat dan pertimbangan subjektif juri juga memengaruhi siapa yang masuk nominasi.
Keputusan akhir seringkali mengejutkan, karena bukan hanya statistik yang dinilai. Para pecinta sepak bola pun menunggu pengumuman resmi dengan rasa penasaran tinggi, berharap melihat favorit mereka meraih penghargaan tertinggi ini.
Berikut adalah 11 pemain yang secara mengejutkan tidak masuk nominasi Ballon d’Or setelah menunjukkan performa impresif.
1. Javi Moreno - 2001
Michael Owen menjadi pemenang Ballon d'Or pada 2001. Kemenangannya diyakini dipengaruhi oleh performa luar biasa bersama Inggris, termasuk hat-trick penting, meski ia hanya mencetak 16 gol di Liverpool sepanjang musim itu.
Sementara itu, Javi Moreno dari Alaves tampil lebih mengesankan dengan 22 gol dan lima assist. Hal ini semakin luar biasa karena Alaves hanya finis di peringkat 10 La Liga pada musim tersebut.
Banyak pengamat menilai bahwa prestasi Moreno layak mendapatkan pengakuan, setidaknya dalam bentuk nominasi Ballon d'Or. Kejadian ini menegaskan bahwa pencapaian di klub kecil kadang kurang mendapat perhatian dunia sepak bola.
2. Claudio Pizarro
Claudio Pizarro menorehkan musim gemilang di tahun 2001 dengan 19 gol dan tujuh assist di Bundesliga. Selain itu, ia mencetak empat gol dalam lima pertandingan UEFA Cup, menunjukkan konsistensi yang tinggi.
Keberhasilan ini membuat Bayern Munich segera memboyongnya. Sayangnya, meski performanya luar biasa, Pizarro tetap tidak masuk dalam nominasi Ballon d'Or.
Pencapaian ini menegaskan bahwa pencapaian individu terkadang tidak cukup untuk mendapatkan pengakuan global. Namun, nama Pizarro tetap dihormati sebagai striker berkelas dunia.
3. Robinho - 2008
Robinho menjadi sorotan dunia sepak bola pada 2008 setelah pindah ke Manchester City dengan biaya £32,5 juta, rekor transfer Inggris saat itu. Ia sebelumnya mencetak 11 gol dan delapan assist untuk Real Madrid di LaLiga.
Awal musim 2008/09 juga gemilang bagi Robinho dengan delapan gol, termasuk hat-trick, serta dua assist di Premier League sebelum Desember. Kemampuan menyerang Brasil ini membuatnya menjadi pemain yang sulit diabaikan.
Namun, pencapaian tersebut tidak cukup untuk membuatnya masuk daftar nominasi Ballon d'Or. Ini menegaskan bahwa transfer mahal dan performa baik tidak selalu sejalan dengan penghargaan individual.
4. Edwin van der Sar - 2009
Kiper jarang mendapat perhatian di Ballon d'Or, dan Lev Yashin menjadi satu-satunya yang pernah menang di posisi ini. Pada 2009, Edwin van der Sar berada di puncak performanya sebagai penjaga gawang.
Di musim 2008/2009, ia mencatat 21 clean sheet dengan 14 di antaranya berturut-turut. Hal ini menegaskan kualitas Van der Sar sebagai salah satu kiper elite di dunia.
Meski begitu, nominasi Ballon d'Or tahun itu hanya diberikan kepada Iker Casillas dan Julio Cesar. Van der Sar tetap tidak masuk daftar, meski musimnya menakjubkan.
5. Diego Milito - 2010
Pada musim 2009/2010, Diego Milito mencetak 22 gol dan lima assist di Serie A. Selain itu, ia juga menorehkan enam gol dan tiga assist dalam 11 pertandingan Liga Champions.
Milito menjadi pemain penting di laga besar, termasuk gol penentu di final Coppa Italia, dua gol di final Liga Champions, dan gol kemenangan Scudetto melawan Siena. Penampilan seperti itu seharusnya cukup untuk membuatnya diperhitungkan di Ballon d'Or.
Rafa Benitez, pelatih Inter Milan saat itu, mengaku terkejut dengan pencapaian Milito. Pemain asal Argentina ini bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions, yang membuat semua orang kagum.
6. Marco Reus - 2013
Pada musim 2012/2013, Marco Reus tampil luar biasa bersama Borussia Dortmund. Ia berhasil mencetak 14 gol dan 11 assist di Bundesliga serta empat gol dan empat assist di Liga Champions.
Di paruh pertama musim berikutnya, Reus menambahkan 12 kontribusi gol di Bundesliga. Sayangnya, performa gemilang ini tidak membuatnya masuk nominasi Ballon d'Or.
Meski begitu, Reus tetap menjadi salah satu pemain paling menonjol di Bundesliga. Perannya di Dortmund membuat namanya terus diperhitungkan di level internasional.
7. Mats Hummels - 2014
Mats Hummels sempat absen hampir setengah musim 2013/2014 bersama Dortmund karena cedera. Meski begitu, ia masuk skuad Jerman untuk Piala Dunia 2014.
Bek tengah ini bermain hampir seluruh pertandingan dan hanya melewatkan satu laga di babak 16 besar karena sakit. Hummels kemudian mencetak gol tunggal ke gawang Prancis, memastikan Jerman melaju ke babak selanjutnya.
Setelah kemenangan besar 7-1 atas Brasil, Hummels tampil penuh di final melawan Argentina selama 120 menit. Ia menjadi bagian penting kesuksesan Jerman meraih trofi Piala Dunia.
8. Franck Ribery - 2014
Pada tahun 2014, Franck Ribery mencetak 10 gol dan 12 assist dalam 22 laga Bundesliga. Bayern Munich berhasil meraih gelar juara dengan selisih 19 poin berkat kontribusinya.
Ribery juga membantu klubnya sampai semifinal Liga Champions dengan tiga gol dan dua assist. Ia bahkan mencetak gol di semifinal Piala Dunia Antarklub, yang dimenangkan Bayern Munich.
Namun, cedera membuat performanya tidak bisa konsisten sepanjang musim. Kondisi ini menjadi salah satu faktor Ribery absen dari nominasi Ballon d’Or.
9. Harry Kane - 2015
Harry Kane menjalani musim debut penuh yang mengesankan setelah tampil 10 kali di Premier League 2014/2015. Pada musim berikutnya, ia dipercaya tampil sebanyak 34 kali untuk Tottenham Hotspur.
Kane berhasil mengumpulkan 21 gol dan lima assist di liga. Ia juga mencetak tiga gol di Piala Liga dan lima gol di kompetisi Liga Europa.
Sayangnya, pencapaian luar biasa itu belum membuat Kane mendapatkan nominasi Ballon d’Or. Namun, namanya tetap mulai diperhitungkan di kancah sepak bola Eropa.
10. Mesut Ozil - 2016
Musim 2015/2016 menjadi momen terbaik Mesut Ozil dalam memberikan assist di Premier League. Total 19 assist yang ia catat membuatnya menjadi salah satu pemain paling produktif dalam sejarah kompetisi.
Selain memberi assist, Ozil menambahkan enam gol di semua kompetisi. Di awal musim berikutnya, performanya tetap menonjol di Liga Champions dengan empat gol dan dua assist, termasuk satu pertandingan hat-trick.
Meski catatan itu impresif, Ozil gagal masuk daftar nominasi Ballon d’Or. Namun, kemampuan dan kreativitasnya tetap menjadi sorotan bagi pecinta sepak bola.
11. Philippe Coutinho - 2016
Philippe Coutinho tampil impresif pada musim 2015/2016 dengan mencetak 12 gol dan tujuh assist. Ia juga bersinar di Liga Europa dengan dua gol dan dua assist untuk klubnya.
Awal musim berikutnya, Coutinho langsung menunjukkan kualitasnya dengan dua gol ke gawang Arsenal. Sebelum Desember, ia sudah mengumpulkan total 10 kontribusi gol di Premier League.
Namun, cedera sempat mengganggu kiprahnya di kedua musim itu. Kondisi tersebut mungkin menjadi alasan ia tidak masuk daftar nominasi Ballon d’Or.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
-
Rating Pemain Barcelona vs Mallorca: Dominasi Total Blaugrana
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:49
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Man City: Premier League Live Streaming di Vidio
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:04
-
Tempat Menonton Live Streaming Persija vs Arema BRI Super League di Vidio
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 18:38
-
Agen Bruno Beraksi: Terang-terangan Lempar Pujian untuk Cole Palmer
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:31
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-8 Februari 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:18
-
Nature is Healing! Ketika Dua Eks Man United Jadi Pahlawan di Napoli
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:01
-
Gresik Phonska Plus Kembali Telan Kekalahan di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 8 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Sassuolo vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 17:00
-
Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:13
-
Israr Megantara Seperti Kylian Mbappe: Bikin Hattrick di Final, tapi Gagal Juara
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:04
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42





