Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League

Aga Deta | 24 Maret 2026 11:00
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor, bereaksi dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Tottenham sedang mengalami periode sulit di Premier League musim ini. Performa buruk membuat mereka terjebak di papan bawah klasemen.

Kekalahan 0-3 dari Nottingham Forest memperpanjang tren tanpa kemenangan Spurs. Hasil tersebut membuat mereka hanya berjarak satu poin dari zona degradasi.

Advertisement

Situasi ini menjadi ancaman serius bagi Tottenham. Mereka berpotensi mengalami degradasi pertama di era Premier League.

Jika itu terjadi, ini akan menjadi degradasi pertama sejak musim 1976/1977. Sebuah kenyataan pahit bagi klub dengan sejarah besar.

Namun Tottenham bukan satu satunya klub besar yang pernah terdegradasi. Berikut enam kasus degradasi paling mengejutkan dalam sejarah Premier League.

1 dari 6 halaman

1. Middlesbrough 1996/1997

Musim 1996/1997 menjadi periode penuh drama bagi Middlesbrough. Tim yang dilatih Bryan Robson tampil inkonsisten sepanjang musim.

Mereka berhasil mencapai final Piala Liga dan Piala FA. Namun performa di liga tidak cukup stabil untuk mengamankan posisi aman.

Middlesbrough sebenarnya mengumpulkan poin yang cukup untuk finis di peringkat 14. Namun pengurangan tiga poin membuat mereka terdegradasi hanya dengan selisih satu poin.

2 dari 6 halaman

2. Blackburn 1998/1999

Blackburn mengalami nasib yang mengejutkan beberapa tahun setelah menjadi juara. Mereka menjuarai Premier League pada 1995.

Namun pada musim 1998/1999, performa mereka menurun drastis. Hasil buruk di awal musim menjadi awal dari keterpurukan.

Pergantian pelatih tidak mampu mengubah keadaan. Terlalu banyak hasil imbang membuat Blackburn harus turun kasta.

3 dari 6 halaman

3. West Ham 2002/2003

West Ham memiliki skuad bertabur bintang pada musim 2002/2003. Nama seperti Paolo Di Canio, Joe Cole, dan Jermain Defoe memperkuat tim.

Namun awal musim yang buruk membuat mereka kesulitan bangkit. Mereka hanya meraih tiga kemenangan dari 24 pertandingan pertama.

Meski performa membaik di akhir musim, hasilnya tidak cukup. West Ham terdegradasi dengan total 42 poin, rekor tertinggi untuk tim yang turun kasta.

4 dari 6 halaman

4. Leeds 2003/2004

Leeds United pernah menjadi kekuatan besar di awal 2000an. Mereka bahkan mencapai semifinal Liga Champions pada 2001.

Klub menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan pemain bintang. Namun kegagalan lolos ke Liga Champions berdampak besar secara finansial.

Leeds terpaksa menjual pemain dan mengalami penurunan performa. Degradasi mereka akhirnya dipastikan sebelum musim berakhir.

5 dari 6 halaman

5. Newcastle 2008/2009

Musim 2008/2009 menjadi salah satu periode paling kacau bagi Newcastle. Klub mengalami pergantian pelatih yang sangat sering.

Kevin Keegan mundur dari jabatannya pada awal musim. Situasi semakin memburuk dengan kondisi internal yang tidak stabil.

Alan Shearer ditunjuk di akhir musim, namun hasilnya tidak cukup. Newcastle terdegradasi setelah finis di peringkat 18.

6 dari 6 halaman

6. Leicester 2022/2023

Leicester dikenal dengan kisah juara Premier League yang mengejutkan pada 2015/2016. Mereka juga memenangkan Piala FA pada 2021.

Namun beberapa tahun kemudian, performa mereka menurun. Masalah finansial membuat klub kesulitan memperkuat skuad.

Awal musim yang buruk menjadi faktor utama. Kemenangan di laga terakhir tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari degradasi.

Sumber: Flashscore

LATEST UPDATE