4 Alasan Menjagokan Arema FC Juara BRI Liga 1: Finansial Kuat dan Pelatih Juga Cerdik
Asad Arifin | 22 Januari 2022 16:43
Bola.net - Arema FC menjadi salah satu calon kuat juara BRI Liga 1 2021/2022. Ada beberapa alasan mengapa Singo Edan punya kans menjadi juara. Bukan hanya dari sisi teknis, tetapi dukungan non-teknis dari manajemen klub.
Arema FC kini berada di posisi ke-2 klasemen BRI Liga 1. Dendi Santoso dan kawan-kawan mengumpulkan 41 poin dari 20 laga. Hanya terpaut dua poin dari Bhayangkara FC yang menjadi pemuncak klasemen.
Arema FC baru sekali kalah dari 20 laga di BRI Liga 1. Selain itu, sistem pertahanan mereka sangat tangguh. Dari 20 laga, mereka baru kemasukan 13 gol. Bersama Persib Bandung, tim berjulukan Singo Edan ini jadi yang paling sedikit kemasukan.
Namun, hal ini tak diraih dengan mudah. Arema sempat melalui proses sulit di awal musim. Pelatih Eduardo Almeida sempat didesak mundur oleh Aremania.
Dan, berikut adalah empat alasan mengapa Arema FC layak dijagokan sebagai juara BRI Liga 1 2021/2022. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters:
Dukungan Finansial Manajemen

Kehadiran Presiden Arema, Gilang Widya Pramana membuat suasana tim lebih bagus. Dia memanjakan tim dari segi materi maupun non-materi.
Sejak awal musim, Gilang menjanjikan bonus kemenangan yang lebih besar dari musim-musim sebelumnya. Selain itu, gaji juga tak terlambat.
Hadiah-hadian juga diberikan, ada sepatu Nike Jordan hingga Iphone 13. Mereka juga beberapa kali diundang kumpul bareng di villa milik Gilang di Batu. Tujuannya tentu untuk kekompakan tim.
Perhatian Gilang tak cukup sampai di situ. Setiap kali ada pemain yang ulang tahun, dia selalu memberikan ucapan dan kue. Dia tak pandang bulu. Baik pemain muda maupun senior diberinya.
Hal ini tak pernah terjadi sebelumnya. Manajer ad Interim Arema, Ali Rifki juga sering mendampingi tim dan memberikan hadiah dari kantong pribadinya.
Pelatih Cerdik

Kemampuannya sempat diragukan di awal musim. Namun Almeida bisa membalikan kondisi saat ini. Dia dapat dukungan penuh dari supporter dan manajemen.
Pelatih asal Portugal ini tergolong cerdik. Almeida terbilang cukup kaya strategi dan berani memberikan kesempatan kepada pemain muda.
Padahal dari segi materi pemain, Arema tak sehebat Persib Bandung, Bhayangkara FC atau Bali United. Namun kini dia membuat Singo Edan bisa bersaing dengan tim-tim itu. Ketika lawan tim tangguh, Arema memilih main bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Ketika ada pemain yang absen, Almeida bisa membuat performa Arema tetap tangguh. Seperti saat 8 pemain harus menjalani karantina karena gejala COVID-19, Arema bisa menahan PSIS Semarang. Bahkan mereka sempat punya beberapa peluang emas untuk menang.
Tak hanya soal strategi, Almeida juga punya trik membuat timnya tak bisa dimata-matai tim lawan. Dia termasuk pelatih yang pelit bicara kondisi terbaru timnya di media. Begitu juga soal strategi yang disiapkan dan beberapa hal lainnya.
Internal Tim Kompak

Tren positif 17 laga tanpa kekalahan tentu membuat suasana internal Arema lebih kompak.
Ahmad Alfarizi dkk tak diliputi beban atau ketegangan. Meskipun sempat berada di puncak klasemen, mereka tetap nyaman. Itu terekam dalam beberapa video yang di posting Arema di Instagram.
Pemain lokal, senior maupun muda seperti tak ada jarak. Pemain senior seperti Diego Michiels, Dendi Santoso dan lainnya yang menyatukan tim. Kekompakan ini juga didukung sistem seri Liga 1 musim ini.
Pemain lebih banyak bersama dalam hotel berbulan-bulan. Beda dengan kompetisi normal. Mereka hanya satu pekan menjalani laga tandang lalu pulang ke rumah atau mes.
Kedalaman Skuad Bagus

Pada putaran kedua, kedalaman skuat Arema lebih bagus. Tambahan 4 pemain baru berguna untuk tim. Fabiano Beltrame, Sandy Sute, Ryan Kurnia dan Genta Alparedo sudah dapat kesempatan bermain. Mereka bisa berkolaborasi dengan pemain lama Singo Edan.
Sebelumnya, Arema sempat minim pelapis di stoper. Fabiano kini bisa menutupnya. Sedangkan sektor tengah dan depan sudah banyak opsi. Meski tidak banyak pemain mahal atau bintang, secara kualitas bisa dibilang pemain cadangan dan inti mulai rata.
Ini juga tak lepas dari pola yang diterapkan Almeida. Dia tak banyak mengandalkan individu pemainnya. Hanya di lini depan berapa kali Carlos Fortes, Kushedya Hari Yudo seperti dapat kebebasan membawa bola.
Selain mereka, pemain Arema bermain lebih simpel. Mereka seperti tak butuh superstar di lini tengah atau belakang.
Klasemen BRI Liga 1
Disadur dari Bola.com: Iwan Setiawan/Wiwig Prayugi, 22 Januari 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Arsenio Valpoort Belum Gacor di BRI Liga 1, Aji Santoso: Bersabar Sedikit Lah
- Persebaya Pulang ke Surabaya Selama Jeda Kompetisi BRI Liga 1, Ini Pertimbangannya
- Arema FC Optimistis Pemainnya yang Diduga Terinfeksi Covid-19 Bakal Segera Pulih
- BRI Liga 1: Janjikan Perubahan di Persija, Sudirman Tetap Ditarget Tiga Besar
- Sebab Persija Sulit Bersaing, Sudirman Ungkap Taktik Angelo Alessio Tidak Jalan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

