4 Klub Sepak Bola yang Pernah Dikelola Erick Thohir
Ari Prayoga | 17 Februari 2023 13:32
Bola.net - Pengusaha, filantropis, hingga pengurus olahraga pernah Erick Thohir coba. Namanya sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia ini baru saja terpilih menjadi Ketua Umum PSSI Periode 2023-2027.
Pada Kamis (16/2) diselenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta. Erick Thohir terpilih mutlak menjadi Ketua Umum PSSI setelah unggul 64 suara dari total 86 voters, sedangkan calon lainnya, La Nyalla Mattalitti mendapatkan 22 suara. 86 voters itu terdiri dari 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, 34 asosiasi provinsi, dua asosiasi, dan satu federasi futsal Indonesia.
Sebelumnya, pria kelahiran 1970 ini memiliki banyak pengalaman dalam dunia kepengurusan olahraga. Erick Thohir pernah menjadi Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) pada 2004 hingga 2006, Anggota FIBA dari 2014 hingga sekarang, dan menjadi Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia pada 2018 lalu. Namanya juga tercatat dalam International Olympic Committee dari 2019 hingga sekarang.
Priia yang kerap disapa ET juga memiliki banyak catatan dalam dunia sepak bola. Tidak hanya sepak bola nasional, pria ini juga pernah berkecimpung dalam sepak bola Internasional. Nah, simak 4 Club sepak bola yang pernah dikelola Erick Thohir di bawah ini.
Oxford United

Oxford United merupakan tim yang bermain di League One Inggris atau tingkat ketiga Liga Inggris. Meskipun bukan liga utama, Oxford United menjadi salah satu klub tertua yang berumur 126 Tahun dan dijagokan naik ke divisi Championship.
September tahun lalu Erick Thohir dan Anindya Bakrie diumumkan sebagai pemegang saham tertinggi pada RUPS Oxford United. Erick Thohir berhak memiliki saham sebesar 51% pada klub sepak bola asal Oxford itu September lalu.
Erick dan Anindya mengungkapkan telah menyiapkan pembelian saham di Oxford United sejak lama. Adapun investor asal Vietnam dan Thailand yang menjadi pemilik saham minoritas yang dikalahkan Erick dan Anindya.
DC United

Pada 2012, Erick bersama Levien yang menjadi partner bisnisnya menjadi pemilik saham tertinggi di klub Amerika Serikat, DC United. DC United sendiri merupakan klub elit asal Major League Soccer (MLS) Amerika.
DC United ketika itu sempat mendatangkan pemain bintang Manchester United dan Timnas Inggris yaitu Wayne Rooney. Selain itu, Erick Thohir berhasil mengantarkan DC United menjadi juara pada US Open Cup 2013 dan Eastern Conference pada 2014.
Kini terlihat hasil kerja keras ET pada DC United yang lebih mapan dan mulai bersaing di level lebih tinggi di MLS. Kepemilikan Erick Thohir pada salah satu klub legendaris ini tercatat 6 Tahun yaitu dari 2012 hingga 2018.
Persib Bandung

Erick Thohir mulai bergabung dengan Persib Bandung mulai 2009 hingga 2019. Klub asal Pasundan ini sangat disegani karena tidak sedikit penghargaan yang dimilikinya.
Pada masanya, Persib Bandung berhasil menjadi Juara Liga Super Indonesia pada 2014 dan Piala Presiden 2015. Tak hanya itu, klub ini juga mendatangkan Michael Essien, salah satu pemain top dunia.
ET berperan penting sebagai Wakil Komisaris Utama PT. Persib Bandung Bermatabat. Bukan hanya tercatat namanya saja selama 10 tahun, Erick pernah mengurusi pembentukan Akademi Persib yang bekerja sama dengan Inter Milan termasuk mendatangkan Javier Zanetti dan pelatihnya. Selain itu tidak sedikit klub dari luar negeri yang beruji tanding dengan Persib, diantaranya Ajax Amsterdam dari Belanda dan DC United dari Amerika Serikat.
Inter Milan

Setahun setelah kepemilikannya di DC United, Erick menjadi presiden klub Internazionale Milan. Tepatnya pada 2013, ET membeli 70% saham Inter Milan yang kala itu dalam kondisi kesulitan keuangan.
ET menjadi pemilik Inter Milan setelah mengeluarkan USD 480 juta dan mengakuisisi saham mayoritas Massimo Moratti. Namun sayang, tim yang pernah menjadi Treble Winners ini tidak banyak bersinar masa itu. Inter Milan harus berpuas diri mencapai posisi 4 pada klasmen Serie A di masa kepemimpinan Erick.
Setelah 3 Tahun bersama, ET melepaskan sahamnya ke Suning Grup. Kemudian Erick tidak lagi menjadi pemilik utama klub itu setelah menjual sahamnya sebanyak 39% pada 2016 lalu.
Sumber: Olympics, BBC, CNN
(Penulis: Etza Niki Thalita, peserta Magang Merdeka 2023)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perkuat Lini Tengah, Oxford United Boyong Wonderkid Turki Ini
Liga Inggris 16 Januari 2026, 08:38
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 21:03
-
Persib Bandung: Ganjalan yang Iringi Laju Tim di Putaran Pertama BRI Super League
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 16:20
LATEST UPDATE
-
Sepatu Emas di Tengah Luka: Brahim Diaz Rajai Daftar Top Skor Piala Afrika 2025
Piala Dunia 19 Januari 2026, 09:20
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 08:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 17-20 Januari 2026
Liga Inggris 19 Januari 2026, 08:50
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 19 Januari 2026, 08:38
-
Manchester United: Michael Carrick Ditunggu Ujian Sesungguhnya
Liga Inggris 19 Januari 2026, 08:00
-
Selamat, Senegal Juara Piala Afrika 2025!
Bola Dunia Lainnya 19 Januari 2026, 07:56
-
Rating Pemain Barcelona setelah Terkapar di Markas Real Sociedad
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 07:19
-
Milan vs Lecce: Rating Pemain Rossoneri dari Kemenangan Tipis di San Siro
Liga Italia 19 Januari 2026, 07:09
-
Proses Adaptasi di Chelsea Berjalan Cepat
Liga Inggris 19 Januari 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48






