Ada Atau Tidak Sanksi, Menpora Imam Siap Bertanggung Jawab
Editor Bolanet | 27 Mei 2015 20:06
- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan bahwa siap bertanggungjawab dengan kondisi persepakbolaan nasional saat ini.
Ada atau tidak sanksi dari federasi sepak bola dunia atau FIFA, Cak Imam- sapaan Imam Nahrawi- menegaskan bahwa berbagai langkah yang dilakukannya merupakan niat dan tekad untuk memperbaiki tata kelola persepakbolaan nasional.
Ada atau tidak ada sanksi, saya tegaskan bahwa Imam Nahrawi akan bertanggungjawab. Sebagai bangsa yang besar, kita tidak perlu takut dengan ancaman apapun, karena niat untuk memperbaiki prestasi dan masa depan sepak bola nasional, tegas Imam Nahrawi di sela kunjungannya ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Rabu (27/5).
Menurut Menpora Imam, langkah yang dilakukannya saat ini telah membuka berbagai hal terkait degan kebobrokan tata kelola persepakbolaan nasional. Mulai dari mafia bola, sepak bola gajah, pengaturan skor dan lain sebagainya yang selama ini ditutup-tutupi dan telah merusak pembinaan sepakbola nasional.
Kita tidak ingin anak cucu kita yang berlatih keras untuk menjadi atlet atau pesepakbola, gagal menjadi pemain nasional dan berprestasi karena ulah tangan-tangan kotor mafia, tambahnya.
Dalam kunjungan kerja sehari di Pangkal Pinang tersebut, Menpora Imam Nahrawi berkunjung ke beberapa tempat seperti Sport Center, asrama PPLP Bangka Belitung, audiensi dengan tokoh pemuda, DPRD, KONI dan tokoh olahraga setempat. Selain itu, Menpora Imam Nahrawi dan rombongan juga melihat langsung pertandingan Kejurnas PPLP 2015 di Stadion Depati Amir, Pangkal Pinang. (esa/dzi)
Ada atau tidak sanksi dari federasi sepak bola dunia atau FIFA, Cak Imam- sapaan Imam Nahrawi- menegaskan bahwa berbagai langkah yang dilakukannya merupakan niat dan tekad untuk memperbaiki tata kelola persepakbolaan nasional.
Ada atau tidak ada sanksi, saya tegaskan bahwa Imam Nahrawi akan bertanggungjawab. Sebagai bangsa yang besar, kita tidak perlu takut dengan ancaman apapun, karena niat untuk memperbaiki prestasi dan masa depan sepak bola nasional, tegas Imam Nahrawi di sela kunjungannya ke Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Rabu (27/5).
Menurut Menpora Imam, langkah yang dilakukannya saat ini telah membuka berbagai hal terkait degan kebobrokan tata kelola persepakbolaan nasional. Mulai dari mafia bola, sepak bola gajah, pengaturan skor dan lain sebagainya yang selama ini ditutup-tutupi dan telah merusak pembinaan sepakbola nasional.
Kita tidak ingin anak cucu kita yang berlatih keras untuk menjadi atlet atau pesepakbola, gagal menjadi pemain nasional dan berprestasi karena ulah tangan-tangan kotor mafia, tambahnya.
Dalam kunjungan kerja sehari di Pangkal Pinang tersebut, Menpora Imam Nahrawi berkunjung ke beberapa tempat seperti Sport Center, asrama PPLP Bangka Belitung, audiensi dengan tokoh pemuda, DPRD, KONI dan tokoh olahraga setempat. Selain itu, Menpora Imam Nahrawi dan rombongan juga melihat langsung pertandingan Kejurnas PPLP 2015 di Stadion Depati Amir, Pangkal Pinang. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















