Adhan Dambea: Hapus Naturalisasi, Revisi Jumlah Pemain Asing

Editor Bolanet | 2 Mei 2011 06:15
Adhan Dambea: Hapus Naturalisasi, Revisi Jumlah Pemain Asing
Adhan Dambea © Esa
- Kandidat Ketum PSSI periode 2011-2015, Adhan Dambea, akan merevisi jumlah pemain asing yang merumput di liga sepakbola profesional Indonesia, baik Indonesian Super League (ISL) atau Divisi Utama.

Adhan menilai, keputusan pengurus PSSI terdahulu yang menerapkan aturan lima pemain asing (ISL) dan tiga pemain asing (Divisi Utama) dalam satu tim dirasa terlalu berlebihan. Menurut penilaiannya, hal tersebut mematikan pembinaan pemain lokal dan tidak sejalan dengan visinya untuk mengkaderisasi pemain lokal yang potensial dalam suatu daerah.

"Idealnya pemain asing dalam tim hanya tiga orang karena akan mematikan gairah pembinaan pemain di daerah tersebut. Sekaligus, memberdayakan potensi pemain lokal," kata Adhan kepada , di Jakarta, Minggu (01/5), mengenai Visi dan misinya jika terpilih menjadi Ketua Umum PSSI.

Lebih dari itu, masih dikatakan Adhan, pembatasan kuota pemain asing akan menghasilkan pemain-pemain lokal yang berkualitas. Sehingga, kedepannya Indonesia tidak lagi memerlukan naturalisasi karena sudah memiliki amunisi tim nasional yang tangguh.

"Saya pribadi sangat membenci naturalisasi. Saya akan menghapuskan kebijakan tersebut dan lebih mementingkan pembinaan pemain muda," lanjutnya.

Adhan yang juga menjabat sebagai Walikota Gorontalo, tetap optimistis untuk bersaing dalam Kongres PSSI pada 20 Mei, di Jakarta.

Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Adhan Dambea yang juga Ketua Umum Persigo Gorontalo, mengaku sudah melakukan menggalang dukungan kepada para pemilik suara sah di Kongres PSSI.

"Tidak ada keraguan sedikitpun dalam diri saya untuk maju dalam pemilihan Ketua Umum PSSI. Apalagi, saya juga lolos verifikasi," tegasnya. [initial]

Papua Diwakili SSB Biak di Liga Danone (esa/mac)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE