Andi Darussalam Benarkan Match Fixing di Sepakbola Indonesia
Editor Bolanet | 7 Oktober 2015 22:56
- Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto, mengaku senang dapat bertemu tokoh sepak bola nasional Andi Darussalam Tabusalla atau biasa disapa ADS. Sebab menurut Yulianto, banyak informasi dan pengalaman yang diperoleh dari pertemuan tersebut.
Utamanya yang berkaitan dengan keterangan BS atau yang belakangan dikenal sebagai Bambang Suryo tentang pengaturan skor di sepakbola Indonesia. Keterangan BS yang dimaksud yang termuat di salah satu majalah nasional. ADS disebut sebagai orang kuat, yang berkaitan dengan judi di sepak bola Indonesia.
Ada banyak hal yang disampaikan Andi Darussalam, terutama soal betapa bobroknya sepak bola Indonesia karena ada match fixing, pengaturan. Itu membuat PSSI harus belajar dan menentukan sikap, ujarnya.
Sesuai pernyataan ADS, perjudian, pengaturan, match fixing, benar terjadi. Yang diterima masyarakat memang benar. ADS siap membantu bersama-sama, minimal mengurangi. Ia siap datang memberikan masukkan dan strategi yang tepat. Banyak yang diceritakan dan akan kami kembangkan serta panggil banyak nama untuk dikonfimasi. Untuk nama itu, kami masih harus bicarakan karena tokoh yang perlu dikonfirmasi.
Fungsi Komdis bukan hanya untuk menghukum, tapi memeriksa untuk mendapat masukkan dan memberi gambaran sistem-sistem serta tindakan preventif seperti apa agar sepak bola lebih baik.
Sebelumnya, Komdis PSSI juga memanggil Pengawa Pertandingan PSS Sleman lawan PSIS Semarang, . Itu karena Jufrial telah memberikan laporan yang janggal dan jauh berbeda dibanding kejadian di lapangan saat pemain kedua tim sama-sama ingin kebobolan.
Kami melihat ada fenomena sepak bola tidak sehat. Ternyata memang setelah kami periksa ada kejanggalan. Jufrial dari Asprov PSSI Sumatera Barat yang ditugaskan PT Liga Indonesia menjadi pengawas pertandingan dalam laporannya mengatakan pertandingan aman dan lancar. Padahal, kami melihat sepak bola seperti PSS melawan PSIS tidak sehat, jelasnya.
Selain itu Ahmad Yulianto juga menambahkan bahwa Jufrial tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Padahal, ia mengemban tugas menjadi perpanjangan tangan PSSI.
Pengawas pertandingan adalah perpanjangan tangan PSSI di pertandingan. Saya melihat Jufrial tak menjalankan tugas dengan benar, ia tidak melihat di bangku cadangan siapa saja yang duduk. Itu harus dilihat, kalau ada penjudi bagaimana. Ternyata itu luput dan yang mendasar ia memberikan laporan bahwa pertandingan lancar dan aman.
Kami akan terus melakukan pendalaman dan akan putuskan bagaimana Jufrial nantinya, bersamaan dengan Supardjiono, pungkas Yulianto. [initial]
(esa/asa)
Utamanya yang berkaitan dengan keterangan BS atau yang belakangan dikenal sebagai Bambang Suryo tentang pengaturan skor di sepakbola Indonesia. Keterangan BS yang dimaksud yang termuat di salah satu majalah nasional. ADS disebut sebagai orang kuat, yang berkaitan dengan judi di sepak bola Indonesia.
Ada banyak hal yang disampaikan Andi Darussalam, terutama soal betapa bobroknya sepak bola Indonesia karena ada match fixing, pengaturan. Itu membuat PSSI harus belajar dan menentukan sikap, ujarnya.
Sesuai pernyataan ADS, perjudian, pengaturan, match fixing, benar terjadi. Yang diterima masyarakat memang benar. ADS siap membantu bersama-sama, minimal mengurangi. Ia siap datang memberikan masukkan dan strategi yang tepat. Banyak yang diceritakan dan akan kami kembangkan serta panggil banyak nama untuk dikonfimasi. Untuk nama itu, kami masih harus bicarakan karena tokoh yang perlu dikonfirmasi.
Fungsi Komdis bukan hanya untuk menghukum, tapi memeriksa untuk mendapat masukkan dan memberi gambaran sistem-sistem serta tindakan preventif seperti apa agar sepak bola lebih baik.
Sebelumnya, Komdis PSSI juga memanggil Pengawa Pertandingan PSS Sleman lawan PSIS Semarang, . Itu karena Jufrial telah memberikan laporan yang janggal dan jauh berbeda dibanding kejadian di lapangan saat pemain kedua tim sama-sama ingin kebobolan.
Kami melihat ada fenomena sepak bola tidak sehat. Ternyata memang setelah kami periksa ada kejanggalan. Jufrial dari Asprov PSSI Sumatera Barat yang ditugaskan PT Liga Indonesia menjadi pengawas pertandingan dalam laporannya mengatakan pertandingan aman dan lancar. Padahal, kami melihat sepak bola seperti PSS melawan PSIS tidak sehat, jelasnya.
Selain itu Ahmad Yulianto juga menambahkan bahwa Jufrial tidak menjalankan tugasnya dengan benar. Padahal, ia mengemban tugas menjadi perpanjangan tangan PSSI.
Pengawas pertandingan adalah perpanjangan tangan PSSI di pertandingan. Saya melihat Jufrial tak menjalankan tugas dengan benar, ia tidak melihat di bangku cadangan siapa saja yang duduk. Itu harus dilihat, kalau ada penjudi bagaimana. Ternyata itu luput dan yang mendasar ia memberikan laporan bahwa pertandingan lancar dan aman.
Kami akan terus melakukan pendalaman dan akan putuskan bagaimana Jufrial nantinya, bersamaan dengan Supardjiono, pungkas Yulianto. [initial]
Baca Juga:
Mahaka: Sulit Untuk Konsisten di Sepakbola Indonesia
Ke Solo, Arema Cronus Bakal Boyong 20 Pemain
'Fokus dan Tak Takabur, Arema Cronus Bisa Melaju ke Final Piala Presiden'
Persib Beri Diskon 75 Persen untuk Tiket Lawan Mitra Kukar
Arema Cronus Siap Main di Solo
Sriwijaya FC Resmi Jamu Arema Cronus di Solo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







