Angka Kebobolan Tinggi, Pelatih Kiper Persib Akan Lakukan Evaluasi
Editor Bolanet | 18 Januari 2013 13:31
- Pelatih penjaga gawang Persib Bandung Anwar Sanusi mengatakan, evaluasi terkait cukup tingginya jumlah kebobolan tim Persib Bandung dalam dua laga terakhir di Indonesia Super League (ISL) musim ini harus segera dilakukan. Hal itu disebabkan dalam dua laga, Persib sudah kebobolan sebanyak tiga kali.
Pria yang akrab disapa Away ini mengakui bila penampilan penjaga gawang utama I Made Wirawan di laga pertama menghadapi Persipura Jayapura masih terlihat gugup.
“Untuk performa kiper pada pertandingan pertama, I Made di babak pertama masih ada keraguan. Tapi setelah itu tidak berpengaruh pada penampilan selanjutnya di babak kedua. Saya kira dia ragu karena persoalan laju bola. Bola yang sekarang ini kan baru, sedangkan kita pakai di latihan baru sekali dua kali,” ujar Anwar saat ditemui di Hotel Royal Palace Bandung, Jumat (18/1).
Meski demikian, Anwar enggan menyebut bola yang digunakan di kompetisi di Indonesia Super League (ISL) sebagai alasan utama faktor kebobolan Persib di dua laga tersebut. Pihak ISL sendiri memang mengganti bola Nike yang dipakai dalam beberapa musim terakhir dengan bola produk asal Inggris, Umbro.
“Penampilan untuk kiper secara keseluruhan cukup bagus. Setelah lawan persipura Made selalu berdiskusi dengan saya. Penyebab lain yang membuatnya seperti itu adalah karena pertandingan dengan tensi tinggi,” terang Anwar.
Lebih lanjut Anwar menuturkan, dalam menghadapi pertandingan selanjutnya ia bersama pelatih kepala akan melakukan evaluasi. “Evaluasi tidak hanya dengan kiper tapi dengan pemain kita. Komunikasi dan pengertian antar pemain harus dijalin. Saya melihat belum ada kesalahan elementer yang dilakukan penjaga gawang dalam dua pertandingan terakhir,” jelasnya.
Persib sendiri sejauh ini sudah memasukan 5 kali ke gawang lawan dari dua laga yang sudah dilakoni. Tantangan selanjutnya yang dihadapi Persib ialah mengantisipasi kecolongan di laga tandang. Persib akan menghadapi tur Papua pada 31 Januari dan 4 Februari mendatang. (hug/mac)
Pria yang akrab disapa Away ini mengakui bila penampilan penjaga gawang utama I Made Wirawan di laga pertama menghadapi Persipura Jayapura masih terlihat gugup.
“Untuk performa kiper pada pertandingan pertama, I Made di babak pertama masih ada keraguan. Tapi setelah itu tidak berpengaruh pada penampilan selanjutnya di babak kedua. Saya kira dia ragu karena persoalan laju bola. Bola yang sekarang ini kan baru, sedangkan kita pakai di latihan baru sekali dua kali,” ujar Anwar saat ditemui di Hotel Royal Palace Bandung, Jumat (18/1).
Meski demikian, Anwar enggan menyebut bola yang digunakan di kompetisi di Indonesia Super League (ISL) sebagai alasan utama faktor kebobolan Persib di dua laga tersebut. Pihak ISL sendiri memang mengganti bola Nike yang dipakai dalam beberapa musim terakhir dengan bola produk asal Inggris, Umbro.
“Penampilan untuk kiper secara keseluruhan cukup bagus. Setelah lawan persipura Made selalu berdiskusi dengan saya. Penyebab lain yang membuatnya seperti itu adalah karena pertandingan dengan tensi tinggi,” terang Anwar.
Lebih lanjut Anwar menuturkan, dalam menghadapi pertandingan selanjutnya ia bersama pelatih kepala akan melakukan evaluasi. “Evaluasi tidak hanya dengan kiper tapi dengan pemain kita. Komunikasi dan pengertian antar pemain harus dijalin. Saya melihat belum ada kesalahan elementer yang dilakukan penjaga gawang dalam dua pertandingan terakhir,” jelasnya.
Persib sendiri sejauh ini sudah memasukan 5 kali ke gawang lawan dari dua laga yang sudah dilakoni. Tantangan selanjutnya yang dihadapi Persib ialah mengantisipasi kecolongan di laga tandang. Persib akan menghadapi tur Papua pada 31 Januari dan 4 Februari mendatang. (hug/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Garudayaksa vs Persib 25 Oktober 2026
Bola Indonesia 24 Oktober 2026, 17:31
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





