Arek Bonek 1927: Sejarah Persebaya Harus Tetap Dijaga
Editor Bolanet | 24 Agustus 2015 14:20
- Arek Bonek 1927 membeber alasan di balik aksi pendudukan mereka pada anak-anak perusahaan Mahaka Grup, akhir pekan ini. Menurut mereka, hal ini adalah bagian dari upaya mereka menjaga sejarah Persebaya, yang terancam kian hilang dengan ikut sertanya klub -yang menurut mereka- mengatasnamakan Persebaya, dalam turnamen Piala Presiden.
Sejarah Persebaya harus tetap dijaga, ujar Presidium Arek Bonek 1927, Andie Peci.
Kami akan pertahankan hal ini dengan cara apapun, sambungnya.
Sebelumnya, Arek Bonek 1927 menegaskan bakal membuktikan tuntutan mereka menduduki anak-anak perusahaan Mahaka Grup di Surabaya. Hal ini sebagai respon atas lolosnya Persebaya -yang mereka anggap palsu- mengikuti Turnamen Piala Presiden, yang diselenggarakan Mahaka Sports.
Dalam informasi yang didapat , mereka akan melakukan aksi ini pada Jumat sampai Minggu (28-30 Agustus 2015). Aksi ini akan mereka wujudkan dalam bentuk pendudukan dan unjuk rasa di perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan Mahaka Grup seperti Hanamasa, Gen FM dan sebagainya. Agar terkoordinir, sebelum memulai aksi, mereka akan berkumpul lebih dulu di Taman Apsari pukul 09.00 WIB.
Menurut Andie, aksi pendudukan ini adalah jalan terakhir yang bisa mereka tempuh. Mereka mengaku tak mendapat ruang sama sekali dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Tim Transisi, Badan Olahraga Profesional Indonesia dan Mahaka Sports.
Pendudukan ini semacam perlawanan daerah ke pusat kekuasaan di Jakarta. Para petinggi di Jakarta sudah acuh dan tuli atas tuntutan Bonek, kecamnya.
Aksi pendudukan ini sebenarnya juga simbol dari perjuangan arek-arek Suroboyo, refleksi penyobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit dan Perang 10 November, ia menandaskan. (den/dzi)
Sejarah Persebaya harus tetap dijaga, ujar Presidium Arek Bonek 1927, Andie Peci.
Kami akan pertahankan hal ini dengan cara apapun, sambungnya.
Sebelumnya, Arek Bonek 1927 menegaskan bakal membuktikan tuntutan mereka menduduki anak-anak perusahaan Mahaka Grup di Surabaya. Hal ini sebagai respon atas lolosnya Persebaya -yang mereka anggap palsu- mengikuti Turnamen Piala Presiden, yang diselenggarakan Mahaka Sports.
Dalam informasi yang didapat , mereka akan melakukan aksi ini pada Jumat sampai Minggu (28-30 Agustus 2015). Aksi ini akan mereka wujudkan dalam bentuk pendudukan dan unjuk rasa di perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan Mahaka Grup seperti Hanamasa, Gen FM dan sebagainya. Agar terkoordinir, sebelum memulai aksi, mereka akan berkumpul lebih dulu di Taman Apsari pukul 09.00 WIB.
Menurut Andie, aksi pendudukan ini adalah jalan terakhir yang bisa mereka tempuh. Mereka mengaku tak mendapat ruang sama sekali dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Tim Transisi, Badan Olahraga Profesional Indonesia dan Mahaka Sports.
Pendudukan ini semacam perlawanan daerah ke pusat kekuasaan di Jakarta. Para petinggi di Jakarta sudah acuh dan tuli atas tuntutan Bonek, kecamnya.
Aksi pendudukan ini sebenarnya juga simbol dari perjuangan arek-arek Suroboyo, refleksi penyobekan bendera Belanda di Hotel Majapahit dan Perang 10 November, ia menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emtek Group Siarkan Seluruh Pertandingan Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















