Arema FC Disanksi Akibat Insiden Flare di Kandang Bali United
Serafin Unus Pasi | 22 Agustus 2022 17:52
Bola.net - Flare terus menjadi momok bagi Arema FC musim ini. Klub berlogo singa mengepal tersebut kembali mendapat denda akibat ulah sebagian suporter mereka yang menyalakan flare kala tim tersebut bertanding. Kali ini, Arema FC didenda Rp100 juta akibat sejumlah suporter mereka menyalakan flare dalam laga kontra Bali United, pekan lalu.
Denda ini dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI melalui surat bernomor 020/L1/SK/KD-PSSl/VIII/2022, yang diterima oleh manajemen Arema FC pada (22/8/2022). Dalam surat tersebut, Komdis menyampaikan bahwa Arema FC melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018 pada laga kontra Bali United. Dalam laga yang dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Sabtu (13/08) tersebut, ada dua flare yang dinyalakan oleh suporter Arema FC.
"Ya, Arema FC baru saja mendapatkan surat dari Komdis PSSI terkait sanksi akibat flare yang menyala saat Arema FC bertandang di markas Bali United beberapa waktu lalu," ungkap Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris, dalam rilis yang diterima redaksi Bola.net, Senin (22/08).
Bagi Arema FC, sanksi ini bukan yang pertama kali mereka terima. Sebelumnya, mereka harus menerima tiga kali sanksi denda akibat flare ini. Total, akibat tiga sanksi ini, mereka harus merogoh kocek sebesar Rp170 juta.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harus Introspeksi
Menurut Haris, semua pihak harus introspeksi dengan bertubi-tubinya denda yang mereka terima saat ini. Hal ini, sambungnya, sangat merugikan Arema FC secara keseluruhan.
"Hal ini tentu saja sangat disayangkan. Kami terus menghimbau kalau perlu menindak tegas hal-hal yang berpotensi munculnya pelanggaran yang berakibat pada kerugian pada klub," tutur Haris.
"Kita harus berpikir kemungkinan terburuk akibat adanya pelanggaran ini. Tidak menutup kemungkinan adanya hukuman pengosongan tribun bahkan pertandingan usiran. Ini yang sangat kita khawatirkan. Jadi, sekali lagi, kami mohon kepada suporter untuk menghentikan aksi-aksi yang bisa menjurus pada sanksi dan denda," ia menambahkan.
Bangun Kesadaran Suporter
Lebih lanjut, dari sisi kepanpelan, Haris menyebutkan bahwa panpel pertandingan Arema langsung berkoordinasi untuk mengambil langkah agar insiden ini tak terus berulang. Salah satunya adalah dengan membangun kesadaran suporter.
"Hal utama yang harus dibangun adalah kesadaran," katanya.
"Seketat apa pun pengamanan, dengan jumlah personel yang banyakpun, tidak akan berarti tanpa adanya kesadaran dari suporter," tandas Haris.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
Luis Milla Latih Persib, Indra Sjafri: Selamat Menyiapkan Pemain Timnas Indonesia yang Lebih Berkual
Prediksi BRI Liga 1: Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang 23 Agustus 2022
Prediksi BRI Liga 1: Persib Bandung vs Bali United 23 Agustus 2022
Prediksi BRI Liga 1: Persik Kediri vs PSS Sleman 23 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



