Arema FC Dituding Terlibat Match Fixing, Ini Tanggapan Joko Susilo
Ari Prayoga | 23 Februari 2019 02:20
Bola.net - Joko Susilo angkat bicara soal tudingan bahwa Arema FC tersangkut praktik lancung match fixing. Pelatih Arema pada musim 2018 ini mengaku sama sekali tak merasa tim yang ia pimpin waktu itu mendapat keuntungan, terutama pada laga-laga yang ditudingkan.
Sebelumnya, nama Arema disangkutkan dengan match fixing. Dalam acara unjuk wicara (talk show) di sebuah stasiun televisi swasta, seorang narasumber mengaku mengetahui ada perintah dari seorang anggota Komite Eksekutif PSSI berinisial IB terkait pertandingan antara Arema dan Borneo FC pada kompetisi musim lalu.
Selain itu, narasumber -yang disebut sebagai salah seorang perangkat pertandingan ini- menyebut bahwa IB juga mengatur laga Arema dan Bhayangkara FC pada gelaran Piala Presiden musim lalu.
Namun, tudingan ini justru dipertanyakan oleh Joko Susilo. Pasalnya, pada pertandingan-pertandingan yang disebut narasumber anonim ini, Arema tak sekali pun meraih kemenangan. Pada laga kontra Bhayangkara, Arema bermain imbang tanpa gol. Sementara, pada laga kontra Borneo, Arema kalah pada laga tandang dan hanya bermain imbang pada laga kandang.
"Lalu, yang bagian mana kami diuntungkan?" ucap Joko Susilo, pada Bola.net.
"Saya tidak merasa adanya keputusan-keputusan wasit yang menguntungkan kami," sambungnya.
Bagaimana menurut Joko keputusan-keputusan wasit pada tiga laga ini? Simak selengkapnya di bawah ini.
Tak Merasa Keanehan
Lebih lanjut, Joko mengaku tak memperhatikan apakah ada keputusan-keputusan janggal dari wasit. Pelatih berusia 48 tahun ini menegaskan bahwa ia bukan tipe pelatih yang terlalu fokus pada wasit.
"Saya tidak pernah terlalu memikirkan keputusan wasit. Saya ini pelatih, tentu yang harus jadi fokus saya adalah permainan tim kami," tuturnya.
"Saya justru ingin kalau kita duduk bersama menonton rekaman pertandingan ini dan menganalisis bersama," ia menambahkan.
Konsentrasi ke Depan
Sementara itu, CEO Arema, R.Agoes Soerjanto, memastikan bahwa manajemen Arema tak akan ambil pusing dengan adanya tudingan mereka terlibat dalam praktik lancung match fixing. Menurutnya, ada hal yang lebih penting untuk dikerjakan.
"Saat ini, kami pastikan bahwa Arema akan fokus menjalani program ke depan," tegasnya.
"Soal tudingan ini, saya serahkan sepenuhnya pada PSSI, lembaga yang menaungi kami. Sementara, kami fokus pada Arema," ia menandaskan.
Video Menarik
Berita video profil lima pemain tengah timnas U-22 Indonesia di Piala AFF U-22 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







