Arema Indonesia: Tuduhan Segrt Tak Beretika!
Editor Bolanet | 5 Juni 2012 12:44
- Pernyataan keras dilontarkan kubu Arema Indonesia, yang dijadikan salah satu sasaran tembak teori konspirasi ala pelatih PSM Makassar, Petar Segrt.
Menurut Media Officer Arema, Noor Ramadhan, tudingan yang diarahkan pada Singo Edan itu sama sekali tak beretika.
“Selain itu, ini merupakan tudingan yang sama sekali tidak berdasar. Itu adalah tudingan yang sangat buruk bagi Arema Indonesia,” tutur pria yang karib disapa Nunun ini.
Nunun sendiri balik menantang Segrt untuk membuktikan tuduhannya bahwa Arema memang di-setting menjadi juara Piala Indonesia. “Dia berkata Arema selalu diuntungkan wasit, punya lobi dan sebagainya. Seharusnya dia evaluasi bagaimana PSM sendiri diuntungkan, terutama ketika kita bermain di Makassar. Mereka mendapat penalti. Hal-hal seperti itu seharusnya menjadi catatan bagi dia kala mengeluarkan pernyataan seperti itu,” sambung dia. “Dia harus buktikan itu agar ucapannya bisa dipertanggungjawabkan.”
Nunun berharap agar sebagai pelatih asing, Segrt bisa memberi pendidikan bagi pelatih-pelatih lain di Indonesia, bukan malah mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang tak berdasar.
“Di sini, dia bukan hanya harus menjadi pelatih bagi timnya. Dia harus memberikan edukasi yang benar bagi pelatih-pelatih lain di Indonesia,” Nunun menandaskan. (den/end)
Menurut Media Officer Arema, Noor Ramadhan, tudingan yang diarahkan pada Singo Edan itu sama sekali tak beretika.
“Selain itu, ini merupakan tudingan yang sama sekali tidak berdasar. Itu adalah tudingan yang sangat buruk bagi Arema Indonesia,” tutur pria yang karib disapa Nunun ini.
Nunun sendiri balik menantang Segrt untuk membuktikan tuduhannya bahwa Arema memang di-setting menjadi juara Piala Indonesia. “Dia berkata Arema selalu diuntungkan wasit, punya lobi dan sebagainya. Seharusnya dia evaluasi bagaimana PSM sendiri diuntungkan, terutama ketika kita bermain di Makassar. Mereka mendapat penalti. Hal-hal seperti itu seharusnya menjadi catatan bagi dia kala mengeluarkan pernyataan seperti itu,” sambung dia. “Dia harus buktikan itu agar ucapannya bisa dipertanggungjawabkan.”
Nunun berharap agar sebagai pelatih asing, Segrt bisa memberi pendidikan bagi pelatih-pelatih lain di Indonesia, bukan malah mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang tak berdasar.
“Di sini, dia bukan hanya harus menjadi pelatih bagi timnya. Dia harus memberikan edukasi yang benar bagi pelatih-pelatih lain di Indonesia,” Nunun menandaskan. (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joko Susilo, Sosok di Balik Logo Perdana Arema Indonesia
Bola Indonesia 19 Juli 2019, 19:10
-
Ultah ke-31, Arema Diharapkan Kembali Jadi Satu
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 02:20
-
Arema FC Berencana Datangkan Eks Pelatih Fisik Arema Indonesia
Bola Indonesia 8 November 2017, 16:41
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
-
Arema Indonesia Sambut Positif Aksi Saweran Aremania
Bola Indonesia 22 Mei 2017, 16:26
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













