Arema Mengaku Perlu Sosok Dirigen Permainan
Serafin Unus Pasi | 12 Juni 2019 21:11
Bola.net - - Manajemen Arema FC mengungkap salah satu penilaian mereka terhadap penampilan awal tim mereka pada Shopee Liga 1 musim 2019. Mereka menyebut, salah satu yang menjadi catatan adalah tidak adanya sosok dirigen di lini tengah.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menyebut bahwa pada tiga laga awal timnya, ada sejumlah kelemahan yang masih tampak. Salah satunya adalah jarak antar lini yang cukup jauh, terutama jarak antara lini tengah dan belakang. Hal inilah yang membuat Arema kerap kerepotan menerima serangan balik lawan.
"Seharusnya, jarak antar lini ini bisa tetap terjaga, baik ketika menyerang maupun bertahan. Ketika menyerang, semua ikut, termasuk lini belakang. Demikian pula sebaliknya," kata Ruddy.
"Nah, saat ini dibutuhkan sosok dirigen yang bisa mengomando rekan-rekannya untuk menjaga jarak antar lini," sambungnya.
Penampilan Arema pada tiga laga awal musim ini sendiri masih belum bisa dikatakan meyakinkan. Dari tiga pertandingan tersebut, Arema menelan dua kali kekalahan dan baru sekali meraih kemenangan.
Dari sisi produktivitas, mereka baru menyarangkan empat gol. Hal ini jomplang dengan jumlah kebobolan mereka yang mencapai tujuh gol.
Terlepas dari empat gol yang mereka sarangkan ke gawang lawan, barisan penyerang Arema memiliki banyak peluang untuk bisa mencetak gol. Namun, Ricky Kayame dan kawan-kawan masih kerap gagal mengubah peluang ini untuk menjadi gol. Ini berbanding terbalik dengan mudahnya lawan menerobos lini pertahanan mereka dan mencetak gol.
Bagaimana rencana Arema untuk menutupi kebutuhan pada sosok dirigen? Simak di bawah ini.
Berniat Tambah Amunisi
Ruddy sendiri memastikan bahwa manajemen tak menutup mata dengan kondisi ini. Bahkan, manajer berusia 47 tahun tersebut memastikan bahwa mereka akan berupaya untuk menambal kekurangan yang ada ini dengan menambah amunisi baru.
"Selain mencari pelapis di sektor belakang, kami juga akan berupaya untuk bisa mencari pemain tengah yang bisa menjadi dirigen dan mengomando rekan-rekannya," tuturnya.
"Namun, paling cepat rencana ini baru bisa pada bursa transfer paruh musim," ia menambahkan.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







