Aremania Ikut Laporkan Akmal Marhali ke Kepolisian
Dimas Ardi Prasetya | 21 Desember 2018 22:15
Bola.net - Sekelompok Aremania, julukan suporter Arema, tak mau ketinggalan ikut melaporkan Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali ke kepolisian. Rencananya, melalui empat orang perwakilan mereka, Aremania akan melaporkan Akmal ke Polres Malang Kota, Sabtu (22/12) pagi.
Rencana sekelompok Aremania ini diungkapkan oleh Koordinator Aremania Wilayah Klayatan, Achmad Ghozali. Pria yang karib disapa AK ini adalah salah seorang dari perwakilan Aremania yang akan melapor tersebut. Selain dia juga ada Sukarno (Pak No) penabuh bass drum Aremania dan dua lagi Aremania dari luar kota.
Menurut AK, ia dan tiga rekannya yang lain, akan melaporkan Akmal terkait pernyataan mantan jurnalis tersebut pada sebuah acara diskusi terkait sepak bola Indonesa di Surabaya, beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa Aremania tidak bisa menerima ucapan Akmal, yang menurutnya, menuding bahwa naiknya peringkat Arema dari dasar klasemen sementara ke peringkat enam klasemen akhir karena adanya campur tangan orang dalam.
"Kami ingin mengklarifikasi bahwa yang dikatakan Akmal ini adalah sebuah fitnah dan tidak beralasan sama sekali," ujar AK, pada Bola.net, Jumat (21/12) malam.
"Ucapan Akmal ini adalah tuduhan yang tidak pada tempatnya. Ia sangat-sangat tidak menghargai perjuangan pemain, manajemen, tim pelatih, dan Aremania," sambungnya.
Apa barang bukti dan tuntutan Aremania dalam laporan ke kepolisian? Simak penuturan Ghozali di bawah ini.
Bermodal Pemberitaan Media
AK menyebut Aremania tak akan datang ke kepolisian dengan tangan hampa. Mereka membawa sejumlah bukti terkait pernyataan Akmal
"Kami akan melampirkan sejumlah bukti, termasuk pemberitaan yang ada di sejumlah media, khususnya media cetak. Selain itu, juga ada pemberitaan di akun media sosial seperti twitter yang mengangkat pernyataan Akmal tersebut," papar AK.
Lebih lanjut, AK mengaku tak mendengar langsung pernyataan Akmal tersebut. Ia pun tak mendengar rekaman pembicaraannya.
"Namun, kami memiliki bukti yaitu pemberitaan di media dan media sosial," tegasnya.
Minta Akmal Minta Maaf
Sementara itu, AK pun mengungkapkan tuntutan mereka dalam laporan tersebut. Aremania, sambungnya, menuntut Akmal untuk minta maaf.
Namun, mereka tak mau sekadar permintaan maaf. Mereka ingin permintaan maaf mantan jurnalis olahraga ini dipublikasikan.
"Aremania meminta Akmal mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya. Permintaan maaf ini harus dilakukan secara terbuka di sejumlah media nasional," tandas AK.
Berita Video
Real Madrid akan menghadapi Al Ain pada final Piala Dunia Antarklub, Sabtu (22/12/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Arema FC 4 Agustus 2026
Bola Indonesia 3 Agustus 2026, 20:02
-
Piala Presiden 2026 - Semifinal: Duel Penentu Tiket Final Hanya di Vidio
Bola Indonesia 3 Agustus 2026, 16:36
-
Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FC
Bola Indonesia 1 Agustus 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
3 Faktor yang Membuat Singapura Jadi Ancaman Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:41
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Laga Kontra Singapura Dinilai Tak Akan Mudah
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:37
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16










