'Asal Ikuti Statuta, FIFA Takkan Sanksi Indonesia'
Editor Bolanet | 6 Desember 2012 19:15
- Selama menaati statuta, Indonesia tidak akan mendapatkan sanksi dari FIFA. Keyakinan ini dilontarkan Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz.
Menurut pria yang karib disapa Gus Iim ini, sanksi FIFA bagi Indonesia akan datang jika ada pelanggaran statuta. Pelanggaran yang dimaksud, sambungnya, bisa dilakukan oleh siapapun, baik oleh anggota sah FIFA maupun pihak lain.
Sejauh ini,kita sudah melihat berbagai pelanggaran baik statuta maupun undang-undang di Indonesia, ungkap Gus Iim.
Salah satu upaya pelanggaran statuta, menurutnya, adalah mencoba menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia dengan hanya berdasar MoU. Padahal, beberapa poin dari MoU tersebut bertentangan dengan statuta.
Jika ada pendapat bahwa penyelesaian situasi cukup hanya berdasarkan MoU, maka itu upaya serius langgar Statuta, tegasnya.
Sebelumnya, Rabu (05/12), sempat beredar kabar bahwa Joint Committee telah bersepakat untuk mengacu pada MoU dalam melaksanakan Kongres Luar Biasa. Salah satu akibat dari hal ini adalah berubahnya voter dalam KLB, yang sebelumnya mengacu pada Kongres Tahunan, berubah menjadi mengacu pada voters Kongres Solo. (esa/dzi)
Menurut pria yang karib disapa Gus Iim ini, sanksi FIFA bagi Indonesia akan datang jika ada pelanggaran statuta. Pelanggaran yang dimaksud, sambungnya, bisa dilakukan oleh siapapun, baik oleh anggota sah FIFA maupun pihak lain.
Sejauh ini,kita sudah melihat berbagai pelanggaran baik statuta maupun undang-undang di Indonesia, ungkap Gus Iim.
Salah satu upaya pelanggaran statuta, menurutnya, adalah mencoba menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia dengan hanya berdasar MoU. Padahal, beberapa poin dari MoU tersebut bertentangan dengan statuta.
Jika ada pendapat bahwa penyelesaian situasi cukup hanya berdasarkan MoU, maka itu upaya serius langgar Statuta, tegasnya.
Sebelumnya, Rabu (05/12), sempat beredar kabar bahwa Joint Committee telah bersepakat untuk mengacu pada MoU dalam melaksanakan Kongres Luar Biasa. Salah satu akibat dari hal ini adalah berubahnya voter dalam KLB, yang sebelumnya mengacu pada Kongres Tahunan, berubah menjadi mengacu pada voters Kongres Solo. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ikut Malu, Media Malaysia Ramai-ramai 'Hajar' FAM Usai Skandal Memalukan Dibongkar FIFA
Bola Indonesia 27 September 2025, 05:06
-
Rincian Lengkap Sanksi FIFA untuk Timnas Malaysia: Selain Denda, Apa Saja?
Tim Nasional 27 September 2025, 04:51
-
Skandal Pemalsuan Dokumen, FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke FAM dan 7 Pemain Timnas Malaysia
Tim Nasional 27 September 2025, 04:40
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












