AYG 2013, Cabor Sepakbola Tundukkan Arab Saudi
Editor Bolanet | 16 Agustus 2013 01:25
- Cepat menjadikan pengalaman sebagai pelajaran agar tampil lebih baik, ditunjukkan skuad cabang olahraga (cabor) sepak bola di ajang Asian Youth Games (AYG), Nanjing, Tiongkok, pada 16-24 Agustus 2013.
Setelah takluk dengan skor 0-1 dari Iran, skuad asuhan Zaenal Zapello Abidin tersebut justru langsung memperbaikinya saat menghadapi Arab Saudi, Kamis (15/8) malam. Muhammad Raihan dan kawan-kawan, pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.
Zapello menceritakan, memasuki babak pertama, skuadnya tidak memberikan kesempatan kepada Arab Saudi untuk mengembangkan permainan.
Anak-anak, dilanjutkan Zapello, langsung melakukan pressing di daerah tengah yang membuat pemain lawan tidak leluasa memainkan bola-bola panjang.
Anak-anak semakin percaya diri ketika ada beberapa peluang yang bisa diciptakan Dave Ariel dan Rizky AW. Tampilnya Musyadat dan Ghulam yang sangat disiplin, membuat lapangan tengah dapat kita kuasai, ucapnya.
Pressing yang dilakukan saat menguasai bola, akhirnya membuahkan hasil ketika Akbar Raka berhasil melewati back kanan lawan dan melakukan umpan tarik kepada Dave Auriel yang langsung cetak gol dengan shooting bola datar sebelah kanan kiper pada menit ke-31, sambungnya.
Meski begitu, Arab Saudi pun bangkit menyerang. Tercatat, dituturkan Zapello, ada beberapa peluang yang berhasil diamankan kiper Indonesia, Rafly.
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia bermain tetap terbuka. Sehingga, serangan silih berganti bahkan semakin hidup. Masuknya Luthfi pada akhir babak pertama, membuat serangan Timnas semakin ngotot.
Pada menit ke-53, Rizky AW dengan cerdas menyambar bola shooting dari luar kotak pinalti yang dilakukan Luthfi namun ditepis kiper lawan. Lantas, keunggulan bagi Indonesia semakin besar dengan skor 2-0.
Usai gol tersebut, Arab Saudi semakin mencoba bangkit dari kekalahan sehingga melakukan permainan cukup keras. Akibatnya, kapten mereka harus rela diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning.
Tampil dengan 10 pemain, tidak membuat Arab Saudi pantang menyerah. Mereka bahkan terus berusaha menekan, sekalipun permainan silih berganti saling menyerang.
Sayangnya, sempat terjadi masalah dengan pemain kunci Indonesia, yaitu Ghulam yang mengalami cidera di bagian paha.
Kondisi tersebut, membuat lapangan tengah sedikit kendor. Petaka pun terjadi ketika Ghulam sedang melakukan perawatan. Sebab, justru dimanfaatkan tim lawan untuk mencetak gol pada menit ke-63. (esa/dzi)
Setelah takluk dengan skor 0-1 dari Iran, skuad asuhan Zaenal Zapello Abidin tersebut justru langsung memperbaikinya saat menghadapi Arab Saudi, Kamis (15/8) malam. Muhammad Raihan dan kawan-kawan, pun berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.
Zapello menceritakan, memasuki babak pertama, skuadnya tidak memberikan kesempatan kepada Arab Saudi untuk mengembangkan permainan.
Anak-anak, dilanjutkan Zapello, langsung melakukan pressing di daerah tengah yang membuat pemain lawan tidak leluasa memainkan bola-bola panjang.
Anak-anak semakin percaya diri ketika ada beberapa peluang yang bisa diciptakan Dave Ariel dan Rizky AW. Tampilnya Musyadat dan Ghulam yang sangat disiplin, membuat lapangan tengah dapat kita kuasai, ucapnya.
Pressing yang dilakukan saat menguasai bola, akhirnya membuahkan hasil ketika Akbar Raka berhasil melewati back kanan lawan dan melakukan umpan tarik kepada Dave Auriel yang langsung cetak gol dengan shooting bola datar sebelah kanan kiper pada menit ke-31, sambungnya.
Meski begitu, Arab Saudi pun bangkit menyerang. Tercatat, dituturkan Zapello, ada beberapa peluang yang berhasil diamankan kiper Indonesia, Rafly.
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia bermain tetap terbuka. Sehingga, serangan silih berganti bahkan semakin hidup. Masuknya Luthfi pada akhir babak pertama, membuat serangan Timnas semakin ngotot.
Pada menit ke-53, Rizky AW dengan cerdas menyambar bola shooting dari luar kotak pinalti yang dilakukan Luthfi namun ditepis kiper lawan. Lantas, keunggulan bagi Indonesia semakin besar dengan skor 2-0.
Usai gol tersebut, Arab Saudi semakin mencoba bangkit dari kekalahan sehingga melakukan permainan cukup keras. Akibatnya, kapten mereka harus rela diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning.
Tampil dengan 10 pemain, tidak membuat Arab Saudi pantang menyerah. Mereka bahkan terus berusaha menekan, sekalipun permainan silih berganti saling menyerang.
Sayangnya, sempat terjadi masalah dengan pemain kunci Indonesia, yaitu Ghulam yang mengalami cidera di bagian paha.
Kondisi tersebut, membuat lapangan tengah sedikit kendor. Petaka pun terjadi ketika Ghulam sedang melakukan perawatan. Sebab, justru dimanfaatkan tim lawan untuk mencetak gol pada menit ke-63. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AYG 2013, Raihan Akui Siap Tampil Lawan Korea Utara
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 13:38
-
Cabor Sepakbola Andalkan Agility Speed Hadapi Korut di AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 07:25
-
Skuat Cabor Sepakbola Janji Tampil Optimal di 8 Besar AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 07:10
-
Cabor Sepakbola Bersantai Sebelum Hadapi Korut di AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 06:40
-
Cara Skuat Cabor Sepakbola Atasi Kebugaran Tubuh di AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 06:35
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Atalanta vs Bayern Munchen: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 10 Maret 2026, 22:58
-
Rio Ngumoha Bisa Jadi Senjata Baru Liverpool di Sisa Musim
Liga Inggris 10 Maret 2026, 22:44
-
Noa Lang Siap Bersinar Saat Galatasaray Hadapi Liverpool di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 22:09
-
3 Hal Penting Jelang Duel Newcastle vs Barcelona di Liga Champions
Liga Champions 10 Maret 2026, 20:55
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41













