Badai Covid-19 di BRI Liga 1 2021/2022, Ini Kiat Arema FC
Serafin Unus Pasi | 2 Februari 2022 20:07
Bola.net - Arema FC angkat bicara soal meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di tim-tim peserta BRI Liga 1 2021/2022. Mereka mengaku memiliki sejumlah cara untuk meminimalisir risiko paparan tersebut di tim mereka.
Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO, menyebut bahwa untuk meminimalisir risiko paparan dilakukan dengan meminimalisir interaksi dengan pihak luar.
"Untuk pemain, misalnya, kita sediakan satu kamar untuk satu pemain. Selain itu, kami melarang adanya aktivitas di luar tanpa masker, dan meminta anggota tim menghindari lokasi kerumunan khususnya ruangan tertutup," papar Nanang, kepada Bola.net, Rabu (02/02).
Selain itu, menurutnya, Arema fC juga menggencarkan tes PCR. Tes ini dilakukan terhadap pemain atau ofisial yang bergejala dan berisiko tinggi.
"Seperti kemarin Dedik dan Figo, karena baru balik dari timnas, kami karantina dulu minimal 3 hari dan tes sebelum gabung tim," tuturnya.
Sebelumnya gelaran BRI Liga 1 2021/2022 terganggu dengan adanya badai Covid-19 yang melanda. Ada sejumlah laga ditunda akibat tim yang hendak bertanding kekurangan pemain karena terpapar Covid-19.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bukan Salah Bali
Lebih lanjut, Nanang menyebut bahwa badai Covid-19 di tim-tim peserta Liga 1 bukan dampak dari lokasi seri ini yang dihelat di Bali. Menurutnya, badai ini karena memang tren paparan Covid-19 secara global meningkat.
"Sistem kompetisi yang bubble to bubble ini rawan menimbulkan cluster. Delapan belas tim dikumpulkan di satu lokasi selama berbulan-bulan. Semua tidur di hotel yang sama. Risiko paparan jadi sangat tinggi," papar Nanang.
"Lebih aman jika sistem home dan away dengan screening dan prokes ketat sehingga tim hanya bertemu di lapangan. Sistem bubble hanya cocok untuk turnamnen singkat dengan partisipan yang tidak banyak," tandasnya.
Klasemen BRI Liga 1
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







