Banyak Pemain Naturalisasi, PSSI Dapat Kritikan dari Eks Kapten Timnas Indonesia
Yaumil Azis | 17 Agustus 2019 09:35
Bola.net - Kritikan meluncur kepada PSSI terkait banyaknya pemain naturalisasi yang memperkuat skuat Timnas Indonesia. Mantan kapten Timnas Indonesia, Agung Setyabudi, menjadi sosok yang paling khawatir dengan fenomena tersebut.
Seperti diketahui, pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy baru-baru ini menentukan skuat untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sebanyak 24 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, mulai 21 Agustus 2019.
Enam pemain di antaranya berstatus naturalisasi, yakni Otavio Dutra Persebaya Surabaya, Victor Igbonefo (PTT Rayong), Stefano Lilipaly (Bali United), Greg Nwokolo (Madura United), Beto Goncalves (Madura United), hingga terbaru Osas Saha (Tira Persikabo).
Agung beranggapan, pelatih memang memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi dalam skuatnya. Akan tetapi, ia cukup kecewa jika harus ada pemain naturalisasi, apalagi dengan jumlah tidak sedikit.
"Sangat disayangkan banyak pemain naturalisasi di Timnas Indonesia. Lebih baik memanfaatkan pemain yang lahir dan besar di negara ini. Mereka sebenarnya tidak kalah kualitasnya," terang Agung kepada Bola.com, Jumat (16/8/2019).
Pria yang mengawali karier di Timnas Indonesia pada Piala Asia 1996 ini menilai PSSI sudah saatnya mengkaji ulang kebijakan soal pemain naturalisasi. Hal yang disampaikan Agung Setyobudi cukup beralasan.
Pada era 1990-an, tidak ada pemain naturalisasi. Timnas Indonesia mampu menjadi satu di antara kekuatan sepak bola di Asia. Terbukti dengan meraih medali emas SEA Games Manila 1991, hingga menjadi kuda hitam di Piala Asia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Era 2010
Timnas Indonesia memasuki era penerapan pemain naturalisasi yang diawali pada Piala AFF 2010. Cristian Gonzales menghiasi daftar pertama hasil dari perpindahan kewarganegaraan, yang kemudian nama-nama lain menyusul sampai sekarang.
Akan tetapi, prestasi timnas senior justru kalah dibandingkan timnas kelompok usia U-16, U-19 atau U-23. Agung pun menyindir PSSI agar sebaiknya seluruh skuat naturalisasi dibentuk sejak dari usia dini, sehingga tidak perlu memakai pemain naturalisasi.
"Buat apa ada pembinaan timnas kelompok umur U-16, U-18, U-19, sampai U-23. Namun ketika masuk senior, dengan mudah memanggil pemain naturalisasi," kata Agung.
"Saya menilai PSSI sekarang mungkin hanya mengejar sesuatu di luar prestasi anak bangsa. Begitu mudahnya pemain asing bisa menjalani naturalisasi kemudian masuk ke timnas. Kasihan putra-putra bangsa yang sudah menunggu dari level junior," tegas Agung Setyobudi.
Sumber: Bola.com/Penulis Vincentius Atmaja/Editor Wiwig Prayugi
Published: 16 Agustus 2019
Baca Juga:
3 Pemain Tira Persikabo Dipanggil Timnas Indonesia, Perasaan RD Campur Aduk
Teco Dukung Pemain Bali United Ini Debut di Timnas Indonesia
Rizky Pora Khilaf dan Minta Maaf ke Bayu Gatra dan Pelatih Timnas Indonesia
Pukul Bayu Gatra, Simon McMenemy Depak Rizky Pora dari Timnas Indonesia
Pukul Bayu Gatra, Rizky Pora Dicoret dari Skuat Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




