BRI Liga 1: Hal-hal yang Perlu Dibenahi Arema FC di Seri Kedua
Gia Yuda Pradana | 7 Oktober 2021 14:59
Bola.net - Arema FC telah memainkan enam pertandingan di seri pertama BRI Liga 1 2021/2022. Masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi dari tim besutan Eduardo Almeida ini jelang seri kedua.
Dalam enam pertandingan pertama, Arema meraih dua kemenangan, tiga kali imbang, dan sekali kalah. Mereka telah mencetak tujuh gol dan kebobolan empat.
Jika melihat garis besarnya, performa Arema bisa dibilang menanjak. Namun, dengan beberapa perbaikan, mereka masih bisa lebih baik lagi di seri kedua.
Apa sajakah hal yang perlu dibenahi itu? Simak ulasannya berikut.
Pulihkan Ketajaman Dua Penyerang Timnas Indonesia

Arema FC sempat dihadapkan dengan persoalan produktivitas. Lima laga pertama, maksimal mereka hanya bisa mencetak satu gol di satu partai. Baru pekan keenam Arema berhasil menang telak tiga gol tanpa balas lawan Persela.
Uniknya, Striker Arema, Carlos Fortes bersinar ketika dia tidak ditandemkan dengan Kushedya Hari Yudo dan Dedik Setiawan. Dua penyerang lokal itu absen untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia.
Ironis memang. Arema justru banyak membuang peluang ketika diperkuat dua penyerang berlabel timnas.
Jadi, tim pelatih Arema punya pekerjaan untuk memulihkan ketajaman Dedik dan Yudo sehingga mereka punya tumpuan lain di lini depan. Sebab, pada seri kedua, Fortes dipastikan akan selalu dapat pengawalan ketat dari pemain belakang lawan.
Almeida mengakui jika dia sudah berupaya membuat Dedik dan Yudo kembali tajam. Dalam sesi latihan, program finishing touch selau diberikan. Tinggal menunggu waktu setelah kembali dari Timnas Indonesia, apakah mereka bisa mencetak gol atau tetap melempem.
Siapkan Pelapis Kuartet Pertahanan

Enam laga hanya kemasukan empat gol. Catatan yang apik bagi lini belakang Arema. Itu jadi jumlah kemasukan paling sedikit di Liga 1.
Selain dibantu kiper tangguh Adilson Maringa, Arema juga punya kuarter pertahanan yang bagus, yakni Ahmad Alfarizi, Bagas Adi, Sergio Silva dan Rizky Dwi.
Namun, pada seri kedua, Arema harus mulai mempersiapkan pemain pelapisnya. Sebab, Singo Edan selalu memasang kuartet itu dalam setiap laga. Hanya di pekan enam posisi Alfarizi digantikan Diego Michiels. Pemain inti dan pelapis di sektor pertahanan agak timpang.
Di posisi stoper, hanya Ikhfanul Alam yang dibilang punya pengalaman. Pemain lain seperti Achmad Galih, Figo Ramadani baru promosi dari Akademi Arema.
Untungnya, saat ini lini belakang Arema FC terbilang aman dari akumulasi kartu kuning. Hanya Rizky Dwi yang sudah mengantongi dua kartu kuning, sedangkan Sergio, Bagas dan Alfarizi belum dapat kartu.
Tingkatkan Kreativitas Lini Tengah

Musim ini, Arema tak punya gelandang yang bisa mengatur irama permainan. Mereka lebih banyak memanfaatkan kelebihan pemain sayap. Jika lawan mengunci para pemain sayap, kreativitas lini tengah yang harus punya peran lebih besar.
Sebelumnya, Arema punya gelandang serang sekaligus playmaker seperti Gustavo Lopez atau Makan Konate. Arema sebenarnya punya gelandang yang punya naluri menyerang, seperti Dave Mustaine. Namun, dia lebih banyak jadi cadangan. Itu karena Almeida cenderung memasang dua gelandang bertahan, seperti Hanif Sjahbandi dan Renshi Yamaguchi.
Jadi, dua pemain ini dibebani tugas lebih berat. Selain memutus serangan dari lini tengah, Hanif dan Renshi juga ditugasi mengatur skema serangan Arema. Jika sektor sayap buntu, mau atau tidak mereka harus mulai mencoba melakukan determinasi dari tengah.
Disadur dari: Bola.com/Iwan Setiawan/Gregah Nurikhsani
Published: 7 Oktober 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Misi Berat Persib Bandung Bangkit di Serie ke-2 BRI Liga 1: Lawannya Langsung Bhayangkara FC
- Yuk Ikut Acara Ngobrol Seru BRI Liga 1 Bareng Pemain dan Suporter Persija, PSIS, PSM, Arema, dan PSS
- 5 Pemain PSIS Semarang yang Bersinar Sepanjang Seri Pertama BRI Liga 1
- BRI Liga 1 2021/2022: Arema FC Mulai Panasi Mesin Jelang Seri 2
- BRI Liga 1: Satria Tama Naik Meja Operasi, Persebaya Hadapi Situasi Sulit di Sektor Kiper
- Rumor Transfer BRI Liga 1: Irfan Bachdim Tinggalkan PSS Sleman?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






