BRI Liga 1: Madura United Punya Banyak Pekerjaan Rumah untuk Bangkit
Gia Yuda Pradana | 28 Agustus 2024 15:22
Bola.net - Kondisi Madura United, yang saat ini terseok-seok dalam memulai langkah mereka di BRI Liga 1 2024/2025, mengundang keprihatinan pengamat sepak bola, Akmal Marhali. Ia menilai Laskar Sapeh Kerrap -julukan Madura United- memiliki banyak pekerjaan rumah untuk bisa bangkit lagi.
"Saat ini, dalam masa jeda kompetisi, Madura United harus bisa melakukan evaluasi terhadap hasil pada tiga pertandingan awal yang tidak begitu baik dan membenahinya," ucap Akmal, kepada Bola.net.
"Saya pikir, ini akan menjadi beban moral. Secara psikologis, pastinya para pemain terbayang-bayang dengan sukses musim lalu. Nah, faktor-faktor psikologis, psikis, dan juga nonteknis inilah yang harus dibenahi oleh manajemen Madura United," sambungnya.
Madura United sendiri mengawali BRI Liga 1 2024/2025 dengan kurang baik. Dalam tiga laga awal mereka di kompetisi ini, Laskar Sapeh Kerrap belum sekali pun meraih kemenangan.
Madura United mengawali kompetisi dengan bermain imbang kala menjamu Malut United. Dalam dua laga berikutnya, menghadapi Barito Putera dan Persita Tangerang, mereka harus menelan kekalahan.
Dengan raihan ini, Madura United sementara berada di posisi 15 klasemen. Mereka mengoleksi satu angka dari tiga pertandingan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pertanda dari Awal Musim

Menurut Akmal, pertanda penampilan Madura United bakal turun pada musim ini terlihat sejak masa persiapan lalu. Saat itu, runner-up BRI Liga 1 2023/2024 ini justru sibuk melakukan cuci gudang, termasuk melepas pemain bintang mereka.
"Mereka kemudian harus membangun tim baru dengan pelatih yang baru pula," tutur Akmal.
"Hal ini menjadi salah satu handicap Madura United untuk bisa langsung tampil stabil di Liga 1," sambungnya.
Soroti Faktor Keuangan

Menurut Akmal, salah satu biang terseoknya perjalanan Madura United tak lepas dari kondisi keuangan mereka. Mantan jurnalis olahraga tersebut menilai bahwa soal keuangan akan menjadi penentu klub-klub di Indonesia bisa berprestasi atau tidak.
"Nah, tahun ini, kelihatannya bukan cuma Madura United. Ada beberapa tim yang juga keuangannya harus dihemat dan pasti akan mengalami hal yang sama," papar Akmal.
"Kita berharap saja semoga secepatnya Madura United punya investor baru, yang bisa menambah keuangan mereka sehingga mereka bisa tampil lebih konsisten," ia menambahkan.
Bukan Salah Widodo

Lebih lanjut, Akmal juga menanggapi pendapat sejumlah pihak yang menuding Widodo Cahyono Putro gagal mengangkat prestasi Madura United. Menurut Akmal, Widodo tak bisa disalahkan karena ia harus membangun tim baru.
"Sejauh ini, bukan karena Coach Widodo tidak bagus atau karena beban menjadi runner-up musim lalu. Ini lebih karena faktor persiapan yang terburu-buru," tukas Akmal.
"Banyaknya pemain yang keluar dari tim membuat Coach Widodo harus membangun tim yang baru," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Klasemen BRI Liga 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 9 Maret 2026, 14:16
-
Modal Galatasaray di Kandang, Rekam Jejak Liverpool di Fase Gugur
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:52
-
Galatasaray vs Liverpool: Apakah Alexander Isak Sudah Bisa Main?
Liga Champions 9 Maret 2026, 13:11




















