4 Pelatih Klub BRI Liga 1 yang Terancam Menyusul Jejak Juan Esnaider: Kursi Panas Wagner Lopez dan Widodo C Putro

Bola.net - Satu pelatih BRI Liga 1 sudah diistirahatkan di awal musim 2024/2025. Ia adalah Juan Esnaider yang terpaksa dibebastugaskan PSBS Biak menyusul rentetan hasil minor dalam tiga pekan laga awal.
Hasil itu membuat pelatih asal Argentina tersebut terpaksa diistirahatkan. Hasilnya pada laga keempat, PSBS mampu memetik kemenangan atas Persija Jakarta dengan skor 3-1.
Situasi ini memberi isyarat kalau kursi panas pelatih di Liga 1 masih akan terus terjadi. Apalagi, masih banyak tim yang hingga sekarang belum memetik kemenangan.
Dengan mengawali kompetisi tanpa kemenangan, membuat tekanan dalam tim menjadi lebih besar. Bila tidak segera bangkit, bisa kehilangan momentum dan terus berkubang di papan bawah.
Lantas pelatih mana saja yang berpotensi nasibnya menyusul seperti Juan Esnaider? Berikut ulasannya.
Wagner Lopes (PSS Sleman)

Mengawali kompetisi dengan poin minus karena sanksi dari FIFA, memberi pekerjaan rumah tersendiri buat PSS Sleman. Terbukti, skors minus tiga poin membuat skuad Elang Jawa jadi tersendat.
Dari empat pertandingan yang sudah dijalani, PSS baru memetik 1 poin. Imbasnya saat ini mereka ada di dasar klasemen dengan -2, artinya masih harus bekerja lebih keras lagi untuk mentas dari papan bawah.
Posisi pelatih PSS, Wagner Lopes pun mulai panas. Diprediksi bila tidak segera bangkit, ia bisa diganti pelatih lain.
Adapun empat pertandingan saat PSS belum maksimal ketika menghadapi Persebaya Surabaya, Persik Kediri, Semen Padang, dan Borneo FC. Satu-satunya hasil seri didapat saat melawan Pesut Etam, julukan Borneo FC.
Widodo C Putro (Madura United)

Madura United juga berpotensi mengganti pelatih di awal musim BRI Liga 1. Ini menyusul performa minimal dalam empat pertandingan awal kompetisi.
Tiga kekalahan sudah ditelan Madura United. Masing-masing dari Barito Putera dan Persita Tangerang dengan skor identik 0-1 dan Persis Solo 0-4.
Madura United baru mengambil satu poin, ketika bermain imbang melawan Malut United. Situasi ini membuat pelatih Widodo Cahyono Putro di ujung tanduk.
Apalagi kalau sampai dalam pertandingan pekan kelima melawan Persis, Madura United juga menelan kekalahan. Bisa-bisa Widodo langsung lengser.
Milomir Seslija

Persis Solo pun dalam situasi yang sama dengan tim papan bawah lainnya. Tiga pertandingan awal berakhir dengan kekalahan menjadi alamat buruk buat Milomir Seslija.
Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itupun terancam diganti, setelah kalah dari PSM, PSIS Semarang, dan Persija. Persis dengan materi pemain yang lumayan bagus, dinilai tidak semestinya ada di posisi papan bawah.
Namun, Milo, sapaan akrab Milomir Seslija dapat bernapas lega. Pasalnya, Persis meraih kemenangan pertama dengan membantai Madura United.
Namun, tetap saja manajemen Persis bisa berpikir lebih baik cepat-cepat mengganti pelatih, daripada tidak mampu bangkit dari keterpurukan di awal musim. Kalau ini yang terjadi berarti Milo bisa sewaktu-waktu digusur.
Joel Cornelli (Arema FC)

Meraih tiga poin dalam empat pertandingan awal musim jelas bukan hasil yang diinginkan. Sebab, Singo Edan masih tertahan di papan tengah.
Hasil empat laga Arema adalah tiga kali seri melawan Dewa United, Persib Bandung, dan Bali United. Satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan dari Borneo FC.
Joel Cornelli sebagai pelatih harus bertanggung jawab. Jika tidak segera mendapatkan poin kemenangan, bisa-bisa manajemen mengirim surat pemberhentian.
Klasemen BRI Liga 1 2024/2025
(Bola.net/Fitri Apriani)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 4 Juni 2026 07:38Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
BERITA LAINNYA
-
indonesia 1 Juni 2026 20:40RESMI: Persija Berpisah dengan Allano Lima
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 06:0432 Jam dalam Hidup Dadan Hindayana
-
Liputan6 4 Juni 2026 05:00Makan Bergizi Digerogoti Korupsi
-
Liputan6 3 Juni 2026 23:18Dicari KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Muncul Jelang Tengah Malam
-
Liputan6 3 Juni 2026 22:43KPK Sita Ratusan Gram Emas Saat OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat
-
Liputan6 3 Juni 2026 22:27Megawati Diundang ke Dili untuk Terima Penghargaan Khusus
MOST VIEWED
Persebaya Berpisah dengan Bruno Moreira: Sudah Ditawari Gaji Lebih Besar tapi Menolak
Persib Tampil pada 4 Kompetisi Musim 2026/2027, Pelatih Igor Tolic Mulai Susun Program Pramusim
Jadwal Persib vs Manila Digger di Play-off ACL Two 2026/27: Bobotoh Dilarang Nonton di Stadion
Akhir Perjalanan Milos Raickovic di Persebaya Surabaya Diwarnai Pesan Misterius
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, A...
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Mus...
5 Pemain Top yang Tak Masuk Timnas Belanda untuk P...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5755718/original/069568600_1778657615-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7687886/original/067643300_1780484838-0L5A9216.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7709282/original/047398800_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.11.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7703941/original/002742700_1780503492-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_23.15.46.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493574/original/038788200_1770259093-ramos_horta_dan_megawati.jpg)
