Budi Sudarsono Minta Masyarakat Tak Menghakimi IA
Editor Bolanet | 26 September 2013 15:19
- Ramainya pemberitaan terkait tertangkapnya mantan pemain tim nasional Indonesia berinisial IA ketika memakai narkoba, ternyata juga diketahui Budi Sudarsono.
Mantan pemain klub Persib Bandung, Sriwijaya FC dan Persik Kediri tersebut mengaku, sangat kaget IA ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) akibat menggunakan narkoba.
Kontan, Si Ular Phyton- julukan Budi Sudarsono- meminta supaya masyarakat tidak menghakimi IA secara langsung sebagai pelaku. Sebab, IA yang disebut-sebut sebagai Isnan Ali, belum terbukti bersalah.
Saya sangat kaget mendengar berita tersebut. Rasanya tidak mungkin, IA melakukannya. Sebab, yang saya kenal adalah sosok yang baik. Sejauh belum ada penetapannya, tolong jangan dibesar-besarkan dulu beritanya, ujar sosok kelahiran Kediri, Jawa Timur, 19 September 1979 tersebut.
Sementara itu, Isnan Ali langsung membantah telah ditangkap BNN dan meluruskannya di salah satu televisi swasta nasional.
Berita itu hoax. Berita ini lebih buruk dari berita meninggalnya kapten Sriwijaya FC Ponaryo Astaman, kata pemain Persidafon Dafonsoro tersebut.
Mantan pemain Timnas era 2000 tersebut melanjutkan, kini tengah berada di rumah bersama keluarganya dan tidak sedang berada di tempat kejadian perkara, ketika BNN melakukan razia. Selain Persidafon, klub yang pernah dibela Isnan yakni PSM, Barito Putera, Persikota Tangerang, Persita Tangerang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Mitra Kukar. [initial]
(esa/mac)
Mantan pemain klub Persib Bandung, Sriwijaya FC dan Persik Kediri tersebut mengaku, sangat kaget IA ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) akibat menggunakan narkoba.
Kontan, Si Ular Phyton- julukan Budi Sudarsono- meminta supaya masyarakat tidak menghakimi IA secara langsung sebagai pelaku. Sebab, IA yang disebut-sebut sebagai Isnan Ali, belum terbukti bersalah.
Saya sangat kaget mendengar berita tersebut. Rasanya tidak mungkin, IA melakukannya. Sebab, yang saya kenal adalah sosok yang baik. Sejauh belum ada penetapannya, tolong jangan dibesar-besarkan dulu beritanya, ujar sosok kelahiran Kediri, Jawa Timur, 19 September 1979 tersebut.
Sementara itu, Isnan Ali langsung membantah telah ditangkap BNN dan meluruskannya di salah satu televisi swasta nasional.
Berita itu hoax. Berita ini lebih buruk dari berita meninggalnya kapten Sriwijaya FC Ponaryo Astaman, kata pemain Persidafon Dafonsoro tersebut.
Mantan pemain Timnas era 2000 tersebut melanjutkan, kini tengah berada di rumah bersama keluarganya dan tidak sedang berada di tempat kejadian perkara, ketika BNN melakukan razia. Selain Persidafon, klub yang pernah dibela Isnan yakni PSM, Barito Putera, Persikota Tangerang, Persita Tangerang, Sriwijaya FC, Persib Bandung, dan Mitra Kukar. [initial]
(esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Brasil: Sempat Beri Perlawanan, Garuda Tumbang 0-3
Tim Nasional 16 Oktober 2026, 07:14
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








