Cabor Sepakbola Tersingkir di Babak Delapan Besar AYG 2013
Editor Bolanet | 19 Agustus 2013 23:32
- Skuad cabang olahraga (cabor) sepak bola harus mengucapkan selamat tinggal dari ajang Asian Youth Games (AYG), Nanjing, Tiongkok, 2013. Pasalnya, Indonesia disingkirkan Korea Utara dengan skor 2-3, di babak delapan besar, Senin (19/8).
Sejak peluit babak pertama bergulir, kami melakukan strategi compact defence to build up attack or counter attack play, ujar pelatih cabor sepak bola, Zaenal Zapello Abidin.
Itu dilakukan, dilanjutkan Zapello, untuk menghadang postur pemain Korea Utara yang berpostur besar dan kekar. Selain itu, tim lawan juga memainkan umpan-umpan panjang menyilang.
Beruntung, dilanjutkan Zapello, hal tersebut mampu diantisipasi oleh kuartet belakang, masing-masing yakni Fardhan, Hafizh, Sandi, Zendi, yang sangat disiplin.
Pada menit ke-26, terjadi kesalahan saat pemain Korea melakukan solo run dengan bola namun mampu melewati Fardhan yang harus jatuh-bangun saat berduel. Kontan, Korea Utara berhasil menjaringkan bola ke gawang Indonesia yang dikawal Rafly.
Kemudian, Korea Utara berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-29.
Merasa telah tertinggal, Timnas lebih berani lagi untuk bermain terbuka. Beberapa peluang di babak pertama, gagal dimanfaatkan dengan oleh Dave dan Rizky AW. Sampai babak pertama selesai, skor tetap 0-2, imbuh Zapello.
Memasuki babak kedua, permainan silih berganti saling menyerang. Celakanya, pada menit ke-50 wasit meniup pelanggaran diving lawan yang tidak dilakukan Fardhan.
Hal tersebut, memicu pemain Indonesia untuk protes atas keputusan wasit. Namun, pinalti tetap dilaksanakan. Buntutnya, gawang Indonesia kembali kebobolan.
Walaupun tertinggal, anak-anak tetap semangat. Sebab, saya memacu mereka, tukasnya.
Pada menit ke-60, Rizky AW dengan lincahnya mampu melewati empat pemain mulai dari sepertiga lapangan sampai masuk dalam kotak penalti dan langsung melepaskan sepakan keras di kanan kiper Korea.
Kedudukan, pun berubah menjadi 1-3. Gol tersebut, menambah semangat dan percaya diri para pemain. Sementara Korea Utara, mulai kelihatan panik.
Akhirnya, terjadi lagi gol bagi Indonesia yang dicetak Riki pada menit ke-66, usai memanfaatkan bola terjangan Gulam yang gagal diamankan dengan baik oleh kiper lawan.
Hingga babak kedua usai, kemenangan tetap menjadi milik Korea Utara dengan skor 3-2. (esa/dzi)
Sejak peluit babak pertama bergulir, kami melakukan strategi compact defence to build up attack or counter attack play, ujar pelatih cabor sepak bola, Zaenal Zapello Abidin.
Itu dilakukan, dilanjutkan Zapello, untuk menghadang postur pemain Korea Utara yang berpostur besar dan kekar. Selain itu, tim lawan juga memainkan umpan-umpan panjang menyilang.
Beruntung, dilanjutkan Zapello, hal tersebut mampu diantisipasi oleh kuartet belakang, masing-masing yakni Fardhan, Hafizh, Sandi, Zendi, yang sangat disiplin.
Pada menit ke-26, terjadi kesalahan saat pemain Korea melakukan solo run dengan bola namun mampu melewati Fardhan yang harus jatuh-bangun saat berduel. Kontan, Korea Utara berhasil menjaringkan bola ke gawang Indonesia yang dikawal Rafly.
Kemudian, Korea Utara berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-29.
Merasa telah tertinggal, Timnas lebih berani lagi untuk bermain terbuka. Beberapa peluang di babak pertama, gagal dimanfaatkan dengan oleh Dave dan Rizky AW. Sampai babak pertama selesai, skor tetap 0-2, imbuh Zapello.
Memasuki babak kedua, permainan silih berganti saling menyerang. Celakanya, pada menit ke-50 wasit meniup pelanggaran diving lawan yang tidak dilakukan Fardhan.
Hal tersebut, memicu pemain Indonesia untuk protes atas keputusan wasit. Namun, pinalti tetap dilaksanakan. Buntutnya, gawang Indonesia kembali kebobolan.
Walaupun tertinggal, anak-anak tetap semangat. Sebab, saya memacu mereka, tukasnya.
Pada menit ke-60, Rizky AW dengan lincahnya mampu melewati empat pemain mulai dari sepertiga lapangan sampai masuk dalam kotak penalti dan langsung melepaskan sepakan keras di kanan kiper Korea.
Kedudukan, pun berubah menjadi 1-3. Gol tersebut, menambah semangat dan percaya diri para pemain. Sementara Korea Utara, mulai kelihatan panik.
Akhirnya, terjadi lagi gol bagi Indonesia yang dicetak Riki pada menit ke-66, usai memanfaatkan bola terjangan Gulam yang gagal diamankan dengan baik oleh kiper lawan.
Hingga babak kedua usai, kemenangan tetap menjadi milik Korea Utara dengan skor 3-2. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AYG 2013, Raihan Akui Siap Tampil Lawan Korea Utara
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 13:38
-
Cabor Sepakbola Andalkan Agility Speed Hadapi Korut di AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 07:25
-
Skuat Cabor Sepakbola Janji Tampil Optimal di 8 Besar AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 07:10
-
Cabor Sepakbola Bersantai Sebelum Hadapi Korut di AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 06:40
-
Cara Skuat Cabor Sepakbola Atasi Kebugaran Tubuh di AYG 2013
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 06:35
LATEST UPDATE
-
Xavi Ungkap Alasan Tak Akan Pernah Kembali ke Barcelona
Liga Spanyol 9 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Jumlah Trofi yang Bisa Diraih Arsenal Musim Ini
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:30
-
Wayne Rooney Bela Mikel Arteta Usai Gaya Bermain Arsenal Dihujani Kritik
Liga Inggris 9 Maret 2026, 18:00
-
Kurang Tajam di Depan Gawang, Inter Tumbang di Derby Milan
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:30
-
Cara AC Milan Hentikan Federico Dimarco di Derby Della Madonnina
Liga Italia 9 Maret 2026, 17:00
-
Manchester United Mulai Kontak Gelandang Pengganti Casemiro
Liga Inggris 9 Maret 2026, 16:30












