Cari Pengganti Todung, PSSI Minta Saran AFC
Editor Bolanet | 1 November 2012 08:45
- Mundurnya Todung Mulya Lubis dari jabatan Ketua Joint Committee (JC), membuat Ketua Umum PSSI Djohar Arifin terkejut. Apalagi, Djohar mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan yang menyebabkan hal tersebut.
Tentunya, PSSI harus melakukan konsultasi dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC terlebih dahulu. Harapannya, AFC kembali memberikan saran-saran demi tuntasnya persoalan sepak bola nasional. Yang pasti, Surat pengunduran dirinya sudah diajukan pada 29 Oktober lalu, terang Djohar.
Selain itu, Djohar mengatakan belum bisa memberikan gambaran mengenai sosok yang akan menggantikan posisi Todung. Hanya saja dikatakannya, semua pihak kini harus menghormati langkah yang sudah ditempuhnya.
Di bagian lainnya, Todung Mulya Lubis mengaku mengundurkan diri dari posisinya akibat kecewa terhadap kinerja JC, yang merupakan gabungan dari pihak PSSI dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Menurutnya, banyak kesepakatan yang tidak dijalankan oleh pihak KPSI.
Banyaknya aktivitas di luar sepak bola yang menyebabkan sulitnya mencari titik temu dalam menyelesaikan persoalan. Yang pasti, kerja JC sudah banyak menunjukkan perkembangan, misalnya pembahasan penyatuan kompetisi serta statuta PSSI. Selain itu, penetapan Timnas yang berada di bawah yuridiksi PSSI, tuntasnya. (esa/mac)
Tentunya, PSSI harus melakukan konsultasi dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC terlebih dahulu. Harapannya, AFC kembali memberikan saran-saran demi tuntasnya persoalan sepak bola nasional. Yang pasti, Surat pengunduran dirinya sudah diajukan pada 29 Oktober lalu, terang Djohar.
Selain itu, Djohar mengatakan belum bisa memberikan gambaran mengenai sosok yang akan menggantikan posisi Todung. Hanya saja dikatakannya, semua pihak kini harus menghormati langkah yang sudah ditempuhnya.
Di bagian lainnya, Todung Mulya Lubis mengaku mengundurkan diri dari posisinya akibat kecewa terhadap kinerja JC, yang merupakan gabungan dari pihak PSSI dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Menurutnya, banyak kesepakatan yang tidak dijalankan oleh pihak KPSI.
Banyaknya aktivitas di luar sepak bola yang menyebabkan sulitnya mencari titik temu dalam menyelesaikan persoalan. Yang pasti, kerja JC sudah banyak menunjukkan perkembangan, misalnya pembahasan penyatuan kompetisi serta statuta PSSI. Selain itu, penetapan Timnas yang berada di bawah yuridiksi PSSI, tuntasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
JC Mandek, Keputusan Dikembalikan ke Task Force Indonesia
Bola Indonesia 1 November 2012, 09:05
-
Cari Pengganti Todung, PSSI Minta Saran AFC
Bola Indonesia 1 November 2012, 08:45
-
Ketua Joint Committee Bisa Pahami Keputusan Saleh Mukadar
Bola Indonesia 31 Oktober 2012, 08:51
-
Todung Mulia Ajukan Pengunduran Diri Dari Joint Committee
Bola Indonesia 31 Oktober 2012, 08:31
-
PSSI: JC Berpotensi Ganggu Stabilitas Timnas
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 20:04
LATEST UPDATE
-
3 Faktor yang Membuat Singapura Jadi Ancaman Bagi Timnas Indonesia
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:41
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Laga Kontra Singapura Dinilai Tak Akan Mudah
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 13:37
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16









