Dari Asnawi Mangkualam hingga Kevin Gomez: Jejak Ayah dan Anak dalam Sepak Bola Indonesia
Asad Arifin | 9 Juli 2025 15:39
Bola.net - Sepak bola kerap dianggap lebih dari sekadar olahraga, ia adalah warisan. Di banyak keluarga, sepak bola menjadi jalan hidup yang diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Di Eropa, misalnya, kita mengenal keluarga Maldini yang begitu ikonik.
Dari Cesare, Paolo, hingga Daniel Maldini, ketiganya menorehkan nama keluarga mereka dalam sejarah panjang AC Milan dan Timnas Italia. Cesare dan Paolo menyandang status legenda, sementara Daniel berjuang menapaki jalan yang berbeda.
Fenomena serupa juga hadir di Indonesia. Sejumlah pesepak bola Tanah Air tumbuh di bawah asuhan ayah mereka yang juga pernah berkiprah di dunia sepak bola profesional.
Menariknya, kisah mereka tak sekadar tentang hubungan darah dan nama keluarga. Ada perjuangan, dedikasi, serta dinamika emosional yang menyertai perjalanan di lapangan hijau. Berikut deretan ayah dan anak yang meninggalkan jejak di sepak bola Indonesia:
Maman Abdurrahman - Rafa Abdurrahman

Persija Jakarta menorehkan sejarah baru pada musim 2024/2025. Pada pekan ke-34 Liga 1, Rafa Abdurrahman menjalani debut bersama tim utama dalam laga melawan PSIS Semarang. Yang membuat momen ini istimewa adalah kehadiran sang ayah, Maman Abdurrahman, di lapangan yang sama.
Maman bukanlah sosok sembarangan dalam sepak bola nasional. Ia pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Indonesia 2006, mencatat 30 caps bersama Timnas Indonesia, dan menjadi bagian dari skuad Persija yang meraih gelar juara musim 2017/2018. Kini, Rafa mulai menapaki jalur serupa, yang mungkin lebih panjang dan penuh tantangan.
Bahar Muharram - Asnawi Mangkualam

Asnawi Mangkualam tumbuh di bawah bayang-bayang sang ayah, Bahar Muharram, sosok legendaris PSM Makassar. Namun, Bahar tak memberikan kemudahan kepada sang anak. Sebaliknya, Asnawi harus menunjukkan kemampuannya lewat seleksi ketat yang dipimpin pelatih Robert Alberts pada 2017.
Kini, Asnawi menjelma menjadi ikon baru dalam sepak bola modern Indonesia. Ia tampil konsisten bersama klub luar negeri, menjadi andalan di Timnas, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda. Bahar mewariskan lebih dari sekadar teknik bermain, tetapi juga karakter kuat—yang menjadi pondasi Asnawi hari ini.
Bejo Sugiantoro - Rachmat Irianto

Kisah antara Rachmat Irianto dan mendiang Bejo Sugiantoro sarat akan emosi. Bejo pernah menggendong Rian—sapaan akrab Rachmat—usai membawa Persebaya menjuarai Liga Indonesia 2004. Dua puluh tahun berselang, Rian membalas momen itu dengan mengangkat trofi bersama Persib Bandung pada 2024, kali ini dalam pelukan sang ayah.
Bejo meninggal dunia pada 2025. Namun, sebelum kepergiannya, ia sempat menyampaikan pesan terakhir kepada Rian untuk kembali memperkuat Persebaya dan menghadirkan gelar bagi klub masa kecilnya. Wasiat tersebut akan terus menjadi bahan bakar semangat bagi sang anak.
Harry Salisbury - Rayhan Hannan

Sejak promosi ke tim utama Persija pada musim 2023/2024, Rayhan Hannan menunjukkan performa yang menjanjikan. Ia mewarisi kecepatan dan visi bermain dari sang ayah, Harry Salisbury, yang dikenal sebagai winger eksplosif pada era 2000-an.
Harry sempat memperkuat Persija dan mengantarkan PSIS Semarang ke final Liga Indonesia 2006. Kini, Rayhan meneruskan jejak itu. Ia telah mengoleksi tiga caps bersama Timnas Indonesia, termasuk saat tampil di Piala AFF 2024.
Purwanto Suwondo - Arkhan Kaka

Nama Arkhan Kaka mulai mencuri perhatian publik sejak mencetak dua gol di Piala Dunia U-17 2023. Ia merupakan putra dari Purwanto Suwondo, mantan striker yang pernah membela Persija, Arema, dan Timnas Indonesia pada awal 2000-an.
Kaka mencatatkan debut profesional pada usia 15 tahun, menjadikannya pemain termuda dalam sejarah Liga 1. Seperti ayahnya, Kaka juga bermain sebagai penyerang. Kini, ia digadang-gadang sebagai tulang punggung masa depan skuad Garuda.
I Made Pasek Wijaya - Andhika Wijaya

I Made Pasek Wijaya dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang pernah memperkuat Pelita Jaya dan Timnas Indonesia. Anaknya, Andhika Wijaya, telah menjadi bagian penting dari lini pertahanan Bali United sejak 2016.
Andhika telah mencatat lebih dari 100 penampilan untuk Serdadu Tridatu. Meskipun sempat dipanggil ke Timnas saat era pelatih Simon McMenemy, ia belum menjalani debut internasional. Namun, di level domestik, Andhika tetap konsisten menunjukkan kualitas sebagai bek kanan tangguh.
Gomes de Oliveira - Kevin Gomes

Kevin Gomes membawa nuansa Brasil dalam sepak bola Indonesia. Ia adalah anak dari Gomes de Oliveira, striker legendaris yang kini menjabat sebagai pelatih dan Direktur Olahraga Bhayangkara FC.
Kevin sempat memperkuat sejumlah klub Tanah Air dan mendapat panggilan ke Timnas U-22 pada 2019. Meski belum meraih debut di level senior, Kevin tetap menjadi salah satu representasi nyata dari warisan sepak bola lintas generasi yang layak diperhitungkan.
Baca Ini Juga:
Sisi Positif di Balik Hasil Mengecewakan Persib
Sorakan Suporter Persib Tak Goyahkan Nick Kuipers
Rekam Jejak Persib Bandung di Piala Presiden: Juara Edisi Pertama, Berulang Kali Gagal Tembus Final
Final Ideal Piala Presiden 2025: Port FC vs Oxford United, Trofi Terbang ke Luar Negeri!
Piala Presiden 2025 Belum Sepenuhnya Selesai untuk Persib
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emtek Siap Sambut BRI Super League 2026/2027, Optimistis Raih Audience Lebih Besar
Bola Indonesia 1 September 2026, 18:11
-
Marc Klok dan Beckham Putra Ukir Rekor Penampilan Bersama Persib di Asia
Bola Indonesia 1 September 2026, 15:12
LATEST UPDATE
-
Gabriel Martinelli Pergi, Mikel Arteta Tetap Puas dengan Opsi Serangan Arsenal
Liga Inggris 5 September 2026, 00:20
-
Link Live Streaming Betis vs Madrid, 5 September 2026
Liga Spanyol 4 September 2026, 23:45
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







