Demam Buat Gelandang Barito Putera Terjebak Lockdown di Inggris
Serafin Unus Pasi | 11 Mei 2020 20:59
Bola.net - David Maulana angkat bicara soal alasan di balik tertahannya ia di Inggris, sampai saat ini. Pemain muda Barito Putera ini mengaku harus ikut 'terkurung' di Negeri Ratu Elizabeth tersebut akibat sempat menderita demam.
"Waktu itu, saya pas mau pulang sempat demam, jadi nggak dibolehin naik pesawat," kata David Maulana, seperti dilansir laman resmi Barito Putera.
"Lalu, saya tinggal di sini selama sepekan, rupanya kena lockdown kan," sambungnya.
Menurut David, saat ini, ia tidak bisa kembali ke Indonesia. Pemain berusia 18 tahun tersebut harus menanti pemerintah Inggris membuka lockdown mereka sebelum ia bisa kembali ke Indonesia.
"Jadi, saya sekarang tunggu lockdown buka baru bisa balik. Sambil menemani Bagus," tutur David.
David, Bagus Kahfi, Yogi Hermawan, dan Subhan Fajri adalah empat pemain muda Barito Putera yang menimba ilmu di Inggris dan Italia. Mereka tergabung dalam program Garuda Select tahap 2.
Saat ini, Yogi dan Subhan, beserta seluruh penggawa Garuda Select sudah kembali ke Indonesia. Yang tersisa di Inggris hanyalah David dan Bagus. Jika David gagal pulang karena terjebak lockdown, Bagus memang diminta tinggal di sana untuk menuntaskan program pemulihan cedera kaki kirinya.
Inggris sendiri saat ini tengah melakukan lockdown untuk mencegah kian meluasnya persebaran virus Corona. Selain itu, pemerintah Indonesia pun, dengan tujuan serupa, membatasi akses penerbangan dari luar negeri.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Jalani Puasa di Inggris
Akibat terkena lockdown, David dan Bagus kemungkinan akan secara penuh menjalani ibadah puasa Ramadhan ini di Inggris. Kemungkinan mereka juga akan merayakan Idul Fitri di negara tersebut.
Menjalani ibadah puasa di Inggris menjadi tantangan tersendiri bagi David dan Bagus. Pasalnya, di sana mereka harus menjalani puasa dengan durasi yang lebih lama dibandingkan dengan di Indonesia.
Namun, hal ini, tak membuat dua mantan pilar Timnas Indonesia U-16 ini risau. Pada program Garuda Select pertama lalu, mereka juga sudah menjalani ibadah puasa di Inggris.
David sendiri mengaku memiliki kiat untuk bisa lancar berpuasa di Inggris. Salah satunya, menurut pemain asal Sumatera Utara tersebut, adalah memakan nasi untuk sahur dan berbuka puasa.
"Alhamdulillah puasa sampai dengan hari ini berjalan lancar. Selama puasa ini kami sering makan dengan nasi. Padahal kalau tidak puasa, kami sarapan sereal saja," tandas David.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Peserta Liga 2 Musim 2025/2026
Bola Indonesia 25 Mei 2025, 16:56
-
Pekan Terakhir Penentu Nasib: Siapa Susul PSIS Degradasi?
Bola Indonesia 24 Mei 2025, 13:58
-
Prediksi BRI Liga 1: PSIS Semarang vs Barito Putera 24 Mei 2025
Bola Indonesia 23 Mei 2025, 16:43
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










