Demi PSM, Syamsul Urung Tampil Lawan Inter
Editor Bolanet | 24 Mei 2012 11:14
- Loyalitas dan dedikasi tinggi diperlihatkan Syamsul Bachri Chaerudin, dengan menolak tampil melawan demi membela PSM Makassar.
Syamsul memutuskan menolak bergabung dengan tim Indonesia Selection untuk melawan Inter di Stadion Gelora Bung Karno.
Syamsul menolak ke Jakarta karena diwaktu bersamaan yaitu Sabtu (26/5), PSM juga melakoni laga menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Andi Mattalatta.
Tidak usah. Lebih baik saya perkuat saja PSM lawan Persiraja. Beri kesempatan kepada pemain lain saja, kata pemain berusia 29 tahun itu.
Sebetulnya, mantan pemain Persija Jakarta dan Sriwijaya FC itu juga berharap bisa ikut melawan Inter, dengan syarat laga melawan Persiraja bisa diundur. Tapi, karena PSSI dan PT LIPS tidak mengubah jadwal, maka Syamsul lebih memilih membela PSM.
Keputusan ini membuat pelatih PSM, Petar Segrt, sangat bangga. Menurutnya, keputusan yang diambil Syamsul murni sebagai bentuk loyalitasnya pada klub yang pernah membesarkan namanya.
Ini pasti berat bagi Syamsul. Karena saya tahu salah satu mimpi terbesarnya adalah bermain melawan pemain kelas dunia seperti yang dimiliki Inter, ujar Petar.
Bagi saya, Syamsul adalah salah satu pemain terhebat yang pernah dimiliki Indonesia. Dan keputusan mengesampingkan mimpi pribadinya demi klub memperlihatkan kematangan dan kebijaksanaan dia dalam bertindak, lanjut Petar. (nda/end)
Syamsul memutuskan menolak bergabung dengan tim Indonesia Selection untuk melawan Inter di Stadion Gelora Bung Karno.
Syamsul menolak ke Jakarta karena diwaktu bersamaan yaitu Sabtu (26/5), PSM juga melakoni laga menjamu Persiraja Banda Aceh di Stadion Andi Mattalatta.
Tidak usah. Lebih baik saya perkuat saja PSM lawan Persiraja. Beri kesempatan kepada pemain lain saja, kata pemain berusia 29 tahun itu.
Sebetulnya, mantan pemain Persija Jakarta dan Sriwijaya FC itu juga berharap bisa ikut melawan Inter, dengan syarat laga melawan Persiraja bisa diundur. Tapi, karena PSSI dan PT LIPS tidak mengubah jadwal, maka Syamsul lebih memilih membela PSM.
Keputusan ini membuat pelatih PSM, Petar Segrt, sangat bangga. Menurutnya, keputusan yang diambil Syamsul murni sebagai bentuk loyalitasnya pada klub yang pernah membesarkan namanya.
Ini pasti berat bagi Syamsul. Karena saya tahu salah satu mimpi terbesarnya adalah bermain melawan pemain kelas dunia seperti yang dimiliki Inter, ujar Petar.
Bagi saya, Syamsul adalah salah satu pemain terhebat yang pernah dimiliki Indonesia. Dan keputusan mengesampingkan mimpi pribadinya demi klub memperlihatkan kematangan dan kebijaksanaan dia dalam bertindak, lanjut Petar. (nda/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Optimis Rebut Poin di Kandang PSIR Rembang
Bola Indonesia 11 September 2013, 16:15
-
Cedera Syamsul Efek dari Gigi Yang Bermasalah
Bola Indonesia 5 April 2013, 16:15
-
Cedera Paha Syamsul Belum Pulih
Bola Indonesia 3 April 2013, 20:48
-
Oddang Absen, Syamsul Kembali Kenakan Ban Kapten
Bola Indonesia 22 Februari 2013, 20:33
-
PSM Menang Tipis Dari Tim Amatir
Bola Indonesia 6 Februari 2013, 20:24
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













