Disebut Tarkam dan Kampungan, Andre Rosiade Klaim Pemain Semen Padang Jadi Korban Ujaran Rasis Hakim Garis
Asad Arifin | 25 Februari 2026 00:32
Bola.net - Laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menyisakan kontroversi. Semen Padang bukan hanya kalah telak, tetapi juga diliputi isu serius.
Kabau Sirah tumbang 0-4 saat bertandang ke markas Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Selasa (24/2) malam WIB. Kekalahan itu makin menekan posisi mereka di zona degradasi.
Semen Padang kini berada di peringkat ke-17 dengan 16 poin. Situasi semakin sulit menjelang akhir musim.
Namun sorotan terbesar justru datang seusai laga. Penasihat klub, Andre Rosiade, melontarkan tudingan keras terkait dugaan ujaran rasis.
Tuduhan Serius Andre Rosiade

Pertandingan berjalan berat bagi Semen Padang sejak awal. Bhayangkara FC membuka skor lewat penalti Moussa Sidibe pada menit ke-27.
Situasi memburuk ketika Boubakary Diarra menerima kartu merah pada menit ke-35. Bermain dengan 10 orang membuat tim tamu kesulitan.
Bhayangkara FC akhirnya menang 4-0. Hasil itu membawa mereka naik ke posisi kelima klasemen dengan 35 poin.
Usai laga, Andre Rosiade mengklaim ada perlakuan tak pantas terhadap Firman Juliansyah, pemain bernomor punggung 15 milik Semen Padang.
"Hakim garis yang memimpin Bhayangkara vs Semen Padang rasis. Yang bersangkutan menyebut pemain Semen Padang nomor 15 sebagai pemain tarkam dan pemain kampungan," buka Andre Rosiade di akun media sosial miliknya.
Ancaman Laporan Resmi ke Operator Liga

Andre menegaskan bahwa kekalahan adalah hal biasa dalam sepak bola. Namun ia menilai perilaku perangkat pertandingan tidak dapat ditoleransi.
"Kalah menang itu biasa tapi kelakuan hakim garis seperti ini luar biasa. Kami akan laporkan hakim garis ini secara resmi setelah pertandingan selesai," tegas Andre Rosiade.
Pertandingan tersebut dipimpin wasit Erfan Efendi. Asisten wasit yang bertugas adalah Jaka Prasetia dan Asri.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari perangkat pertandingan maupun operator liga. Jika terbukti, kasus ini berpotensi menjadi preseden penting dalam upaya memberantas ujaran rasis di kompetisi sepak bola nasional.
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Hasil Malut United vs Persija: Menang Tandang, Macan Kemayoran Bikin Puncak Klasemen Makin Panas
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Tempat Menonton Malut United vs Persija: Live Streaming BRI Super League di Vidio
BRI Super League: Menakar Peluang Hattrick Juara Persib, Dominasi di Kandang Jadi Kunci
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Keistimewaan Persib Bandung di BRI Super League 2025/26: Selalu Menang di Kandang, Rekor Gol 17-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 19:15
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
-
Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
Piala Dunia 16 Juli 2026, 15:23
-
Lionel Messi Lawan Inggris: Jalan-jalan tapi Mematikan
Piala Dunia 16 Juli 2026, 13:40
-
Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
Bola Indonesia 16 Juli 2026, 13:30
-
Satu Lagi Alasan untuk Menyebut Lionel Messi sebagai The GOAT
Piala Dunia 16 Juli 2026, 12:53
-
4 Pelajaran dari Kelolosan Argentina ke Final: Ada Satu Kelemahan Fatal
Piala Dunia 16 Juli 2026, 11:00
-
Argentina Menjadi Pengingat Bahwa Inggris Belum Banyak Berubah
Piala Dunia 16 Juli 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











