Ditemani Kaesang, Raffi Ahmad, dan Atta Halilintar, Erick Thohir Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Umum PSSI
Aga Deta | 15 Januari 2023 11:46
Bola.net - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir resmi mendaftar sebagai Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI untuk periode 2023-2027.
Menteri berusia 52 tahun itu mengembalikan formulir kesediaan dicalonkan menjadi Ketum PSSI ke Kantor PSSI yang berada di Lantai 6 GBK Arena, Jakarta Pusat, pada Minggu (15/1/2023) siang WIB.
Erick Thohir datang ke Kantor PSSI ditemani oleh CEO Persis Solo, Kaesang Pangarep, Chairman RANS Nusantara FC, Raffi Ahmad, pemilik FC Bekasi City, Atta Halilintar, hingga Baim Wong.
Selain Kaesang Pangarep dan Raffi Ahmad, masih banyak lagi voters atau pemilik suara yang menemani Erick Thohir mengembalikan formulir. Seperti dari Persib Bandung, Teddy Tjahjono dan Glenn Sugita.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada para voters yang datang. Ini ada Pak Teddy, ada teman-teman di belakang, ada Persis Solo, RANS Nusantara FC, dan ada Mas Baim Wong yang sedang melirik juga investasi di industri sepak bola. Jadi saya ucapkan terima kasih kepada voters," ujar Erick Thohir, di hadapan puluhan awak media.
Erick Thohir menjadi orang kedua yang mendaftar sebagai caketum PSSI periode 2023-2027. Sosok pertama yang melakukan pendaftaran adalah Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mattalitti pada Jumat (13/1).
Rekam Jejak Erick Thohir di Sepak Bola Indonesia
Meski belum pernah menjadi pengurus PSSI seperti La Nyalla, namun Erick Thohir punya pengalaman bersama sejumlah klub di Tanah Air.
Erick Thohir pernah menjadi bagian dari Persija Jakarta ketika menjadi juara Liga Indonesia 2001. Pada saat itu, ia menjabat sebagai Direktur Keuangan Macan Kemayoran.
Erick Thohir juga punya peran dalam trofi Indonesia Super League (ISL) Persib Bandung pada 2014. Ketika itu, ia menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Terbaru, Erick Thohir bersama Kaesang Pangarep membeli saham mayoritas Persis Solo pada Maret 2020. Keduanya berhasil mengantar tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu menjuarai Liga 2 2021 dan promosi ke BRI Liga 1 2022/2023.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Pencalonan Kaesang Pangarep Ternyata Berangkat dari Kerisauan Persebaya
3 Agenda Kongres Biasa PSSI, Minggu 15 Januari 2023
Marc Klok: Kalau Kompetisi Tidak Ada Degradasi dan Promosi, Mainnya untuk Apa?
Persebaya Usung Nama Kaesang Pangarep Jadi Ketua Komite Pemilihan
Dampak-dampak Negatif Kompetisi Tanpa Degradasi dan Promosi terhadap Sepak Bola Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
-
Rodri Sebut Gelar Piala Dunia dan Golden Ball sebagai Skenario Sempurna
Piala Dunia 20 Juli 2026, 15:35
-
Apakah Lionel Messi Akan Tampil di Piala Dunia 2030?
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:52
-
6 Negara Sudah Lolos ke Piala Dunia 2030, Berikut Daftarnya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 14:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















