Djamal Aziz Usulkan Rapat JC Ditunda Lagi
Editor Bolanet | 27 Juli 2012 21:30
- Rapat kedua Joint Committee tampaknya akan kembali mundur. Pasalnya, Wakil Ketua JC, Djamal Aziz, memastikan bakal absen pada 3 Agustus lantaran bertepatan dengan jadwal utamanya sebagai anggota DPR RI.
Sebelumnya rapat jilid kedua yang semula dijadwalkan Joint Committee dilakukan 30 Juli harus tertunda. Alasannya, JC masih menunggu kehadiran perwakilan Task Force AFC yang juga Ketua Komite Anggota Asosiasi serta Hubungan Internasional AFC, James Jhonson.
Saya memang sudah mendapatkan informasi akan diundurnya rapat JC. Tapi kali ini, saya tidak bisa datang. Sebab, saya memiliki pekerjaan lain, terang Djamal kepada .
Saya punya kewajiban sebagai anggota dewan, yang mempunyai pekerjaan lebih besar, tuturnya lagi.
Menurutnya, tanpa dihadiri salah satu anggota, rapat JC tidak akan mungkin bisa dilakukan. Sebab, jika tetap dipaksakan, bisa dikatakan ilegal.
Tentu tidak mungkin, karena yang kita takutkan jika di dalam rapat ada hal yang bersifat penting atau khususnya diperlukan dalam mengambil keputusan. Saya meminta digelar pada tanggal 5, karena saya baru tiba dari luar kota tanggal 4 di Jakarta, tuturnya.
Mundurnya rapat tersebut, diharapkan Todung agar para peserta bisa mempersiapkan matang bahan yang akan dibawa dalam rapat. Pasalnya, kata dia, berkaca dari pertemuan pertama di Jakarta, pada 12 Juli, ternyata banyak waktu yang terbuang akibat tidak ada pendahuluan mengenai apa yang dibahas pada rapat tersebut.
Pihaknya pun kini mengaku lebih baik diundur untuk melakukan persiapan yang lebih matang, tentang program atau bahasan yang akan dibawa dalam rapat kedua tersebut.
Untuk itu, Todung menyarankan agar pada rapat kedua tersebut dimulai dengan pertemuan pendahuluan. Terutama juga untuk membahas masalah legalitas JC yang hingga saat ini belum diberikan secara resmi baik oleh AFC maupun Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Pada rapat pertama lalu, perwakilan tim investigasi AFC-FIFA James Johnson, yang juga Ketua Komite Asosiasi serta Hubungan Internasional AFC menjanjikan untuk segera melegalkan Komite Bersama agar bisa bekerja cepat. (esa/dzi)
Sebelumnya rapat jilid kedua yang semula dijadwalkan Joint Committee dilakukan 30 Juli harus tertunda. Alasannya, JC masih menunggu kehadiran perwakilan Task Force AFC yang juga Ketua Komite Anggota Asosiasi serta Hubungan Internasional AFC, James Jhonson.
Saya memang sudah mendapatkan informasi akan diundurnya rapat JC. Tapi kali ini, saya tidak bisa datang. Sebab, saya memiliki pekerjaan lain, terang Djamal kepada .
Saya punya kewajiban sebagai anggota dewan, yang mempunyai pekerjaan lebih besar, tuturnya lagi.
Menurutnya, tanpa dihadiri salah satu anggota, rapat JC tidak akan mungkin bisa dilakukan. Sebab, jika tetap dipaksakan, bisa dikatakan ilegal.
Tentu tidak mungkin, karena yang kita takutkan jika di dalam rapat ada hal yang bersifat penting atau khususnya diperlukan dalam mengambil keputusan. Saya meminta digelar pada tanggal 5, karena saya baru tiba dari luar kota tanggal 4 di Jakarta, tuturnya.
Mundurnya rapat tersebut, diharapkan Todung agar para peserta bisa mempersiapkan matang bahan yang akan dibawa dalam rapat. Pasalnya, kata dia, berkaca dari pertemuan pertama di Jakarta, pada 12 Juli, ternyata banyak waktu yang terbuang akibat tidak ada pendahuluan mengenai apa yang dibahas pada rapat tersebut.
Pihaknya pun kini mengaku lebih baik diundur untuk melakukan persiapan yang lebih matang, tentang program atau bahasan yang akan dibawa dalam rapat kedua tersebut.
Untuk itu, Todung menyarankan agar pada rapat kedua tersebut dimulai dengan pertemuan pendahuluan. Terutama juga untuk membahas masalah legalitas JC yang hingga saat ini belum diberikan secara resmi baik oleh AFC maupun Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Pada rapat pertama lalu, perwakilan tim investigasi AFC-FIFA James Johnson, yang juga Ketua Komite Asosiasi serta Hubungan Internasional AFC menjanjikan untuk segera melegalkan Komite Bersama agar bisa bekerja cepat. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Konflik Berakhir, Menpora Akan Konsultasi Dengan AFC
Bola Indonesia 3 Desember 2012, 22:40
-
Inilah Agenda KLB PSSI di Palangkaraya
Bola Indonesia 3 Desember 2012, 21:55
-
PSSI Kembali Tegaskan Takkan Rombak Timnas
Tim Nasional 15 November 2012, 20:58
-
"Ada Pihak Yang Ingin Indonesia Dapat Sanksi"
Bola Indonesia 9 November 2012, 21:00
-
PSSI Telah Siapkan Pengganti Todung dan Saleh Mukadar
Bola Indonesia 9 November 2012, 20:45
LATEST UPDATE
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

