Djohar Arifin: KLB PSSI Palangkaraya Sah
Editor Bolanet | 11 Desember 2012 09:33
- PSSI terpaksa menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di lobi hotel Aquarius Boutique Palangka Raya, Senin (10/12). Namun bukan berarti hal itu menjadikan KLB PSSI tersebut tidak sah.
Ruangan ballroom yang seharusnya menjadi arena kongres tidak bisa dipakai karena tidak ada izin dari kepolisian untuk menggelar kongres. Namun Djohar Arifin Husin mengungkapkan, kongres yang dilaksanakan kali ini tetap sah karena masih sesuai dengan aturan dan jumlah peserta voter yang ada memenuhi persyaratan.
Lokasi tempat kongres tidak masalah meski di jalanan, yang penting aturan tetap diikuti dan peserta memenuhi syarat. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa yang penting sepak bola Indonesia tidak mendapatkan sanksi dari FIFA, ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Halim Mahfudz menjelaskan, Joint Committee (JC) sepakat untuk dibubarkan dengan alasan telah gagal mencegah KPSI melakukan pelanggaran. Misalnya membentuk tim nasional sendiri dan menghalangi pemain membela timnas.
Keputusan kongres ini akan kami sampaikan langsung ke FIFA, karena mereka sendiri juga sudah melihat semangat pengurus dan voter dalam menyelamatkan sepak bola Indonesia, kata Halim.
Sebanyak 97 voter dan ratusan pengurus PSSI dari provinsi serta klub sepak bola berkumpul di lobi mengikuti KLB yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. KLB PSSI yang digelar secara darurat tersebut tidak mengurangi semangat para peserta dalam melaksanakan kegiatannya.
Kongres tersebut berlangsung dengan sangat singkat dan hanya dengan membacakan dan meminta persetujuan voter terkait hasil rapat komite eksekutif sebelumnya.
Hasil KLB PSSI ini memutuskan membatalkan MoU dengan KPSI dan membubarkan Joint Committee (JC). MoU yang dibatalkan tersebut berisi kesepakatan untuk penyelesaian tiga hal utama, yaitu perubahan statuta.
Kemudian pengembalian empat anggota komite eksekutif PSSI yang dipecat dengan syarat meminta maaf dan diberi waktu satu bulan, dan penyatuan liga.
Keputusan KLB ini dicatat oleh wakil AFC dan FIFA yang akan diajukan ke sidang Komite Eksekutif FIFA di Tokyo, Jepang pada 14 Desember mendatang.
Wakil FIFA dan AFC yang datang menghadiri KLB PSSI di Palangka Raya sebagai peninjau, yakni Manajer Asosiasi-Asosiasi Anggota FIFA Marco Leal, Wakil AFC James Kitching, dan Wakil FIFA Jeysing Muthiah. (ant/mac)
Ruangan ballroom yang seharusnya menjadi arena kongres tidak bisa dipakai karena tidak ada izin dari kepolisian untuk menggelar kongres. Namun Djohar Arifin Husin mengungkapkan, kongres yang dilaksanakan kali ini tetap sah karena masih sesuai dengan aturan dan jumlah peserta voter yang ada memenuhi persyaratan.
Lokasi tempat kongres tidak masalah meski di jalanan, yang penting aturan tetap diikuti dan peserta memenuhi syarat. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa yang penting sepak bola Indonesia tidak mendapatkan sanksi dari FIFA, ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSSI Halim Mahfudz menjelaskan, Joint Committee (JC) sepakat untuk dibubarkan dengan alasan telah gagal mencegah KPSI melakukan pelanggaran. Misalnya membentuk tim nasional sendiri dan menghalangi pemain membela timnas.
Keputusan kongres ini akan kami sampaikan langsung ke FIFA, karena mereka sendiri juga sudah melihat semangat pengurus dan voter dalam menyelamatkan sepak bola Indonesia, kata Halim.
Sebanyak 97 voter dan ratusan pengurus PSSI dari provinsi serta klub sepak bola berkumpul di lobi mengikuti KLB yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. KLB PSSI yang digelar secara darurat tersebut tidak mengurangi semangat para peserta dalam melaksanakan kegiatannya.
Kongres tersebut berlangsung dengan sangat singkat dan hanya dengan membacakan dan meminta persetujuan voter terkait hasil rapat komite eksekutif sebelumnya.
Hasil KLB PSSI ini memutuskan membatalkan MoU dengan KPSI dan membubarkan Joint Committee (JC). MoU yang dibatalkan tersebut berisi kesepakatan untuk penyelesaian tiga hal utama, yaitu perubahan statuta.
Kemudian pengembalian empat anggota komite eksekutif PSSI yang dipecat dengan syarat meminta maaf dan diberi waktu satu bulan, dan penyatuan liga.
Keputusan KLB ini dicatat oleh wakil AFC dan FIFA yang akan diajukan ke sidang Komite Eksekutif FIFA di Tokyo, Jepang pada 14 Desember mendatang.
Wakil FIFA dan AFC yang datang menghadiri KLB PSSI di Palangka Raya sebagai peninjau, yakni Manajer Asosiasi-Asosiasi Anggota FIFA Marco Leal, Wakil AFC James Kitching, dan Wakil FIFA Jeysing Muthiah. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ikut Malu, Media Malaysia Ramai-ramai 'Hajar' FAM Usai Skandal Memalukan Dibongkar FIFA
Bola Indonesia 27 September 2025, 05:06
-
Rincian Lengkap Sanksi FIFA untuk Timnas Malaysia: Selain Denda, Apa Saja?
Tim Nasional 27 September 2025, 04:51
-
Skandal Pemalsuan Dokumen, FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke FAM dan 7 Pemain Timnas Malaysia
Tim Nasional 27 September 2025, 04:40
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




