Djohar Beberkan Kronologis Pemecatan Halim
Editor Bolanet | 1 Maret 2013 01:18
- Pemecatan Sekretris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (), Halim Mahfudz, bak petir menggelegar di siang bolong.
Tak ayal, banyak pihak yang dibuat kaget. Selain itu, banyak pula pihak yang tidak sepakat. Keputusan tersebut diambil Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2).
Rapat tersebut diikuti Mawardi Nurdin, serta empat anggota Exco baru usai sanksinya dicabut, yakni La Nyalla Mahmud Mattalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Tonny Aprilani.
Tidak hanya memecat Halim sebagai Sekjen, rapat tersebut juga mengesahkan berdirinya Badan Tim Nasional (BTN), kemudian mengangkat pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Tim Nasional di kualifikasi Piala Asia 2015. Alhasil, tugas yang diemban , kini dilanjutkan Blanco.
Djohar menilai, tidak ada satu pun kesalahan dari keputusan tersebut. Karena itu, Djohar keberatan dengan keputusan Halim Mahfudz yang mencoba menjeratnya dengan Statuta PSSI Pasal 36 ayat 3.
Dalam pandangan Halim, rapat tersebut tidak sah karena tidak ada undangan resmi dari Sekjen dan agenda rapat tidak disetujui oleh semua Exco.
Djohar pun mengeluarkan bantahannya. Djohar menerangkan, dia justru sudah menginstruksikan Halim agar mengirimkan undangan kepada semua anggota Exco tanpa terkecuali.
Namun, Djohar malah dibuat kecewa karena Halim tidak melaksanakannya.
Akhirnya, saya perintahkan Deputi Sekjen Bidang Organisasi, Hadiyandra (kini pengganti Halim sebagai Sekjen), untuk mengirimkan undangan tersebut. Saya menilai, kalau Halim Mahfudz tidak menginginkan adanya perdamaian, terangnya.
Hal tersebut tentu saja sangat merugikan bagi upaya penyelesaian konflik yang terjadi saat ini, papar Djohar. (esa/gia)
Tak ayal, banyak pihak yang dibuat kaget. Selain itu, banyak pula pihak yang tidak sepakat. Keputusan tersebut diambil Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2).
Rapat tersebut diikuti Mawardi Nurdin, serta empat anggota Exco baru usai sanksinya dicabut, yakni La Nyalla Mahmud Mattalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Tonny Aprilani.
Tidak hanya memecat Halim sebagai Sekjen, rapat tersebut juga mengesahkan berdirinya Badan Tim Nasional (BTN), kemudian mengangkat pelatih asal Argentina Luis Manuel Blanco untuk menangani Tim Nasional di kualifikasi Piala Asia 2015. Alhasil, tugas yang diemban , kini dilanjutkan Blanco.
Djohar menilai, tidak ada satu pun kesalahan dari keputusan tersebut. Karena itu, Djohar keberatan dengan keputusan Halim Mahfudz yang mencoba menjeratnya dengan Statuta PSSI Pasal 36 ayat 3.
Dalam pandangan Halim, rapat tersebut tidak sah karena tidak ada undangan resmi dari Sekjen dan agenda rapat tidak disetujui oleh semua Exco.
Djohar pun mengeluarkan bantahannya. Djohar menerangkan, dia justru sudah menginstruksikan Halim agar mengirimkan undangan kepada semua anggota Exco tanpa terkecuali.
Namun, Djohar malah dibuat kecewa karena Halim tidak melaksanakannya.
Akhirnya, saya perintahkan Deputi Sekjen Bidang Organisasi, Hadiyandra (kini pengganti Halim sebagai Sekjen), untuk mengirimkan undangan tersebut. Saya menilai, kalau Halim Mahfudz tidak menginginkan adanya perdamaian, terangnya.
Hal tersebut tentu saja sangat merugikan bagi upaya penyelesaian konflik yang terjadi saat ini, papar Djohar. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













