Djoko Susilo Pesimis Bisa Bertahan di Persegres
Editor Bolanet | 18 Juli 2012 22:35
- Meski sukses menyelamatkan Gresik United () dari degradasi Indonesia Super League (ISL) tak lantas membuat pelatih Djoko Susilo tenang. Ia bahkan ragu dengan masa depannya.
Pelatih asal Malang ini mengaku pesimis bisa bertahan bersama tim yang berjuluk Laskar Joko Samudro ini. Djoko beralasan manajemen tidak mendukung program yang disusunnya selama 10 pertandingan terakhir Persegres di ISL.
“Seperti yang sudah pernah saya sampaikan sebelumnya. Saya, lebih memilih menunggu hasil evaluasi manajemen saja,” kata Djoko kepada wartawan, Rabu (18/7).
Pelatih yang menukangi Persegres sebagai pengganti Abdurrahman Gurning ini mau saja bertahan musim depan. Namun dengan satu syarat. Yakni manajemen tim maupun pihak-pihak lain tidak mencampuri wewenangnya sebagai pelatih. Dengan begitu, eks pelatih Persela Lamongan dan Persiwa Wamena ini yakin akan mampu membangun tim yang solid.
Selain itu, satu hal yang membuat Djoko pesimis ia bertahan adalah karena ia trauma dengan kejadian di klub sebelumnya. “Pernah saya mendapat janji manis bakal bertahan di sebuah klub. Tapi, kenyataannya, saya tidak pernah dihubungi oleh klub tersebut,” tandasnya tanpa mau menyebut nama klub itu. (fjr/end)
Pelatih asal Malang ini mengaku pesimis bisa bertahan bersama tim yang berjuluk Laskar Joko Samudro ini. Djoko beralasan manajemen tidak mendukung program yang disusunnya selama 10 pertandingan terakhir Persegres di ISL.
“Seperti yang sudah pernah saya sampaikan sebelumnya. Saya, lebih memilih menunggu hasil evaluasi manajemen saja,” kata Djoko kepada wartawan, Rabu (18/7).
Pelatih yang menukangi Persegres sebagai pengganti Abdurrahman Gurning ini mau saja bertahan musim depan. Namun dengan satu syarat. Yakni manajemen tim maupun pihak-pihak lain tidak mencampuri wewenangnya sebagai pelatih. Dengan begitu, eks pelatih Persela Lamongan dan Persiwa Wamena ini yakin akan mampu membangun tim yang solid.
Selain itu, satu hal yang membuat Djoko pesimis ia bertahan adalah karena ia trauma dengan kejadian di klub sebelumnya. “Pernah saya mendapat janji manis bakal bertahan di sebuah klub. Tapi, kenyataannya, saya tidak pernah dihubungi oleh klub tersebut,” tandasnya tanpa mau menyebut nama klub itu. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Coret Mantan Bomber Timnas Indonesia U-19
Bola Indonesia 2 Agustus 2022, 13:48
-
Akhir Pekan Ini, Arema FC Gelar Uji Coba Kontra Tim Lokal Malang
Bola Indonesia 27 Agustus 2020, 14:48
-
Memori Almarhum Djoko Susilo, Salah Sambung Hampir Buatnya Jadi Pelatih Persik
Bola Indonesia 22 Agustus 2020, 22:05
-
Mengenang Almarhum Djoko Susilo, Sosok Pelatih yang Idealis
Bola Indonesia 22 Agustus 2020, 22:04
-
Tak Pernah Menang di Lima Laga, Pelatih Madura United Pasrah
Bola Indonesia 8 Juni 2018, 13:43
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












