Gaji Belum Terbayar, Pemain Persiku Ogah Ikut 8 Besar
Editor Bolanet | 22 Juni 2012 15:10
- Persiku Kudus, hingga hari ini (22/6) belum memutuskan untuk mengikuti babak delapan besar Divisi Utama yang akan dimulai pada 25 Juni di Sidoarjo.
Hal tersebut karena manajemen tim masih menunggu keputusan pemain untuk ikut serta atau tidak, pasalnya mereka masih menuntut pembayaran gaji yang hingga kini masih belum tuntas.
Kami belum bisa mengambil keputusan sekarang, karena masih menunggu keputusan pemain yang lain apakah tetap berangkat ke Sidoarjo atau tidak, ujar Kapten Persiku Agus Santiko yang ditemui usai pertemuan dengan pihak manajemen di mes Persiku.
Sementara itu, menurut Voller Ortega pemain Persiku yang lain mengakui, posisi pemain cukup dilematik, karena ketika mengambil keputusan tidak mengikuti babak delapan besar tetap tidak akan mendapatkan pembayaran gaji.
Demikian halnya, ketika memutuskan mengikuti babak delapan besar juga belum ada kepastian serupa, meskipun akomodasi tetap ditanggung pihak manajemen, ujarnya.
Ortega pun berharap, jika akhirnya nanti pemain tetap mengikuti babak delapan besar, dia berharap komitmen manajemen Persiku untuk melunasi gaji pemain selama beberapa bulan.
Sementara itu, Peter M Kuoh secara tegas mengatakan, tidak akan mengikuti babak delapan besar, sebelum ada pembayaran gaji.
Saya sudah bermain maksimal. Bahkan, dalam kondisi kesehatan yang kurang fit tetap dipaksakan untuk main, ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Kudus Muriatama Ayatullah Humaini yang datang ke mes Persiku mengungkapkan, manajemen tidak akan menghalang-halangi putusan pemain untuk mogok bertanding.
Terlebih lagi, kami sudah berulang kali menjanjikan pembayaran. Akan tetapi, belum terealisasi, ujarnya.
Janji yang pernah diungkapkan sebelumnya, kata dia, karena bantuan dari perusahaan rokok terbesar di Kudus diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar, namun hanya diperoleh Rp100 juta.
Menurut dia, pemain harus tetap bertanding, meskipun kondisi keuangan belum ada kepastian. Pasalnya, pemain yang mogok bertanding akan mengalami kerugian karena belum ada kepastian akan menerima pelunasan gaji.
Jika pemain menyatakan mundur dari babak delapan besar, maka kami akan segera mengirim surat ke PT Liga Indonesia. Permasalahan tidak akan selesai, karena nantinya akan muncul permasalahan lanjutan atas putusan tersebut, ujarnya. (ant/end)
Hal tersebut karena manajemen tim masih menunggu keputusan pemain untuk ikut serta atau tidak, pasalnya mereka masih menuntut pembayaran gaji yang hingga kini masih belum tuntas.
Kami belum bisa mengambil keputusan sekarang, karena masih menunggu keputusan pemain yang lain apakah tetap berangkat ke Sidoarjo atau tidak, ujar Kapten Persiku Agus Santiko yang ditemui usai pertemuan dengan pihak manajemen di mes Persiku.
Sementara itu, menurut Voller Ortega pemain Persiku yang lain mengakui, posisi pemain cukup dilematik, karena ketika mengambil keputusan tidak mengikuti babak delapan besar tetap tidak akan mendapatkan pembayaran gaji.
Demikian halnya, ketika memutuskan mengikuti babak delapan besar juga belum ada kepastian serupa, meskipun akomodasi tetap ditanggung pihak manajemen, ujarnya.
Ortega pun berharap, jika akhirnya nanti pemain tetap mengikuti babak delapan besar, dia berharap komitmen manajemen Persiku untuk melunasi gaji pemain selama beberapa bulan.
Sementara itu, Peter M Kuoh secara tegas mengatakan, tidak akan mengikuti babak delapan besar, sebelum ada pembayaran gaji.
Saya sudah bermain maksimal. Bahkan, dalam kondisi kesehatan yang kurang fit tetap dipaksakan untuk main, ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Kudus Muriatama Ayatullah Humaini yang datang ke mes Persiku mengungkapkan, manajemen tidak akan menghalang-halangi putusan pemain untuk mogok bertanding.
Terlebih lagi, kami sudah berulang kali menjanjikan pembayaran. Akan tetapi, belum terealisasi, ujarnya.
Janji yang pernah diungkapkan sebelumnya, kata dia, karena bantuan dari perusahaan rokok terbesar di Kudus diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar, namun hanya diperoleh Rp100 juta.
Menurut dia, pemain harus tetap bertanding, meskipun kondisi keuangan belum ada kepastian. Pasalnya, pemain yang mogok bertanding akan mengalami kerugian karena belum ada kepastian akan menerima pelunasan gaji.
Jika pemain menyatakan mundur dari babak delapan besar, maka kami akan segera mengirim surat ke PT Liga Indonesia. Permasalahan tidak akan selesai, karena nantinya akan muncul permasalahan lanjutan atas putusan tersebut, ujarnya. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persiwa Ingin Klub Divisi Utama Lebih Diperhatikan
Bola Indonesia 6 Januari 2017, 14:12
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Injak Kepala Wasit, Lima Pemain PS Benteng Dikartu Merah!
Bola Indonesia 27 November 2016, 22:55
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


