Gugatan Arema Indonesia Dinilai Ganggu Persiapan Arema Cronus
Editor Bolanet | 12 November 2014 19:24
- Gugatan yang dilayangkan Arema Indonesia pada Arema Cronus tak hanya dinilai mengganggu konsentrasi Ahmad Bustomi dan kawan-kawan pada semifinal Indonesia Super League 2014. Gugatan ihwal penggunaan nama dan logo Arema ini juga disebut mengganggu aktivitas Arema Cronus kala mempersiapkan tim untuk musim depan.
Sekarang, proses pembentukan tim ini juga terganggu dengan adanya gugatan tersebut, ujar CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Iya kalau kita menang. Kalau kita kalah, kan harus menyiapkan Rp 50 miliar. Lalu bagaimana? sambungnya.
Sebelumnya, demi mencari keadilan ihwal eksistensi mereka, Arema Indonesia melakukan gugatan pada Arema Cronus ihwal penggunaan nama Arema dan logo Singo Edan.
Kita selaku pemilik nama Arema Indonesia dan logo Singo Edan mengajukan gugatan, setelah selama ini diam saja, ihwal penggunaan nama dan logo pada bidang usaha yang sama, ujar Kuasa Hukum PT Arema Indonesia, Erpin Yuliono.
Dalam hukum Indonesia, penggunaan nama maupun logo tak boleh mirip-mirip. Sampai hari ini, kita memegang nama dan logo Arema Indonesia. Hal ini dikuatkan surat Dirjen HAKI tertanggal 3 Januari 2012, sambungnya.
Gugatan Arema Indonesia, telah diterima oleh Pengadilan Niaga Surabaya. Pada gugatan nomor 06/HKI. HAK CIPTA/2014/PN.NIAGA.SBY, Arema Indonesia menempatkan PT. Arema Cronus sebagai tergugat dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku turut tergugat.
Dalam gugatan ini, PT Arema Indonesia menuntut ganti rugi pada PT. Arema Cronus ihwal penggunaan nama dan logo mereka. Selama dua musim penggunaan nama dan logo mereka oleh PT Arema Cronus, PT Arema Indonesia menuntut Rp 50 miliar. (den/dzi)
Sekarang, proses pembentukan tim ini juga terganggu dengan adanya gugatan tersebut, ujar CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Iya kalau kita menang. Kalau kita kalah, kan harus menyiapkan Rp 50 miliar. Lalu bagaimana? sambungnya.
Sebelumnya, demi mencari keadilan ihwal eksistensi mereka, Arema Indonesia melakukan gugatan pada Arema Cronus ihwal penggunaan nama Arema dan logo Singo Edan.
Kita selaku pemilik nama Arema Indonesia dan logo Singo Edan mengajukan gugatan, setelah selama ini diam saja, ihwal penggunaan nama dan logo pada bidang usaha yang sama, ujar Kuasa Hukum PT Arema Indonesia, Erpin Yuliono.
Dalam hukum Indonesia, penggunaan nama maupun logo tak boleh mirip-mirip. Sampai hari ini, kita memegang nama dan logo Arema Indonesia. Hal ini dikuatkan surat Dirjen HAKI tertanggal 3 Januari 2012, sambungnya.
Gugatan Arema Indonesia, telah diterima oleh Pengadilan Niaga Surabaya. Pada gugatan nomor 06/HKI. HAK CIPTA/2014/PN.NIAGA.SBY, Arema Indonesia menempatkan PT. Arema Cronus sebagai tergugat dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) selaku turut tergugat.
Dalam gugatan ini, PT Arema Indonesia menuntut ganti rugi pada PT. Arema Cronus ihwal penggunaan nama dan logo mereka. Selama dua musim penggunaan nama dan logo mereka oleh PT Arema Cronus, PT Arema Indonesia menuntut Rp 50 miliar. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joko Susilo, Sosok di Balik Logo Perdana Arema Indonesia
Bola Indonesia 19 Juli 2019, 19:10
-
Ultah ke-31, Arema Diharapkan Kembali Jadi Satu
Bola Indonesia 11 Agustus 2018, 02:20
-
Setelah Dikabarkan Meninggal, Ini Reaksi Mantan Pemain Arema
Bola Indonesia 22 Mei 2018, 14:17
-
Arema FC Berencana Datangkan Eks Pelatih Fisik Arema Indonesia
Bola Indonesia 8 November 2017, 16:41
-
Laga Derby Malang Ricuh, Wasit Hentikan Laga
Bola Indonesia 2 Agustus 2017, 21:44
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00












