Hamka Hamzah Bantah Faktor Finansial Sebagai Biang Match Fixing
Serafin Unus Pasi | 5 Desember 2018 22:49
Bola.net - - Hamka Hamzah membeber analisanya terkait penyebab masuknya bandar match fixing ke pemain. Pesepak bola senior ini menampik tengara bahwa mudahnya sejumlah pesepak bola menerima suap ini berkaitan dengan faktor kesejahtaraan mereka.
"Saya rasa untuk dua musim ini, ketika gaji sedang lancar-lancarnya, asumsi tersebut nggak berlaku," ujar Hamka, kala ditemui wartawan, beberapa waktu lalu.
"Kecuali kalau empat-lima tahun lalu, mungkin kita bisa mengerti karena waktu itu masih ada klub yang telat membayar gaji pemain," sambungnya.
Lebih lanjut, Hamka menyebut bahwa para pemain yang terlibat match fixing adalah mereka yang sudah telanjur masuk lingkaran setan. Menurut pemain berusia 34 tahun tersebut, sekali mereka menerima uang, tentu tak akan bisa lepas.
"Mungkin pemain pernah mendapat iming-iming sangat besar dari bandar, bahkan mungkin juga untuk meraih kemenangan," tutur Hamka.
"Namun, dari situ, mereka terikat pada bandar. Suatu saat, jika diminta kalah, mereka harus mau," pemain asal Makassar ini menambahkan.
Lebih lanjut, Hamka menyebut bahwa lingkaran setan match fixing ini bisa diputus oleh pemain. Syaratnya, para pemain tak lagi menjadi bagian dari sindikat match fixing,
"Saya hanya ingin tekankan lagi pengertian dan harga diri sebagai seorang pemain. Jangan ambil yang hanya sekejap," ucap Hamka.
"Jangan pernah menerima apa pun, meski nominal besar. Bayangkan, ketika tim kita hendak juara atau degradasi, bandar suruh kita mengalah dan ketika kita tidak mau, ia ancam bongkar," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Bhayangkara FC vs Borneo FC: Tayang di TV atau Live Streaming?
Bola Indonesia 7 Februari 2026, 11:50
LATEST UPDATE
-
Nature is Healing! Ketika Dua Eks Man United Jadi Pahlawan di Napoli
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:01
-
Gresik Phonska Plus Kembali Telan Kekalahan di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 8 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Sassuolo vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 17:00
-
Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:13
-
Israr Megantara Seperti Kylian Mbappe: Bikin Hattrick di Final, tapi Gagal Juara
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:04
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42











