I Gede Sukadana, Sosok Pembeda di PSS Sleman
Gia Yuda Pradana | 15 Agustus 2020 16:53
Bola.net - PSS Sleman melakukan perekrutan pemain yang cukup tepat pada Liga 1 2020. Rekrutan itu adalah I Gede Sukadana dari Kalteng Putra.
Pemain berdarah Bali ini merupakan gelandang jangkar yang kaya pengalaman. Sejumlah tim besar pernah dibela pemain berusia 32 tahun ini. Ia cukup lama merantau di luar Pulau Dewata.
Mulai dari tim Persekabpas Pasuruan pada 2007, Persela Lamongan, lalu empat musim berseragam Arema, hingga bemain untuk klub tanah kelahiran, Bali United. Ini menjadi beberapa bukti dirinya sebagai pemain senior.
Musim lalu, Sukadana menjadi pilar utama tim promosi Kalteng Putra di pentas Liga 1 2019. Ia didapuk sebagai kapten tim Lasksr Isen Mulang (julukan Kalteng Putra).
Menjadi motor lini tengah, perannya cukup besar membawa Kalteng Putra sebagai tim kuda hitam pada awal musim. Sayangnya kiprah Kalteng Putra hanya mampu bertahan semusim di Liga 1, dan kembali terdegradasi.
Gede Sukadana pun hijrah ke PSS Sleman. Namun, cedera memaksanya belum dapat bermain untuk tim Elang Jawa dalam tiga laga awal.
Berikut ulasan tentang sosok Gede Sukadana, seorang pemain yang dibutuhkan PSS Sleman dalam mengarungi kompetisi musim ini.
Kaya Pengalaman
Gede Sukadana lahir dan besar di Denpasar, Bali. Namun, ia menghabiskan sebagian besar kariernya di luar Bali.
Persekabpas Pasuruan menjadi tim pertamanya pada tahun 2007. Hanya semusim di Pasuruan, Sukadana hijrah ke Persela Lamongan. Ia lalu gabung Arema sampai tahun 2015.
Sukadana memutuskan kembali pulang dengan bermain untuk Bali United hingga akhir musim 2018. Ia kembali berkarier di klub luar Bali, dan Kalteng Putra yang beruntung mendapatkannya.
Kiprahnya pada musim perdana Liga 1 bersama Kalteng Putra di tahun 2019 sebenarnya cukup apik. Ia menjadi pemain utama di lini tengah dan sebagai kapten tim.
Beruntung, PSS dapat merekrutnya setelah keluar dari Kalteng Putra. Rekannya di PSS, Dimas Galih Gumilang berpendapat tentang sosok I Gede Sukadana yang dianggapnya sebagai pemain yang kaya akan pengalaman.
"Gede Sukadana adalah pemain yang paling menjadi panutan di tim, karena senioritasnya. Jadi kalau ada hal yang mengganjal di tim, selalu meminta masukan dari dia," terang Dimas Galih kepada Bola.com, Jumat (14/8/2020).
"Kalau soal main, Gede Sukadana menang dari sisi ketenangan. Dia pembagi bola yang baik di lini tengah. Tenang sekali mainnya," ujarnya.
Jiwa Kepemimpinan
Prestasi menawan Kalteng Putra di awal musim 2019, sedikit banyak dipengaruhi oleh peran Gede Sukadana. Ia menjadi pemimpin di lapangan bagi anak asuh Gomes de Oliviera.
Kalteng Putra secara mengejutkan mampu menjadi kuda hitam sekaligus penjegal tim-tim besar. Terbukti tim asal Kalimantan Tengah mampu menjadi semifinalis Piala Presiden 2019.
Bahkan di beberapa pertandingan awal, Kalteng Putra dengan luar biasa mampu mempecundangi tim mapan seperti PSIS Semarang dan PersebayaSurabaya.
Sayangnya perjalanan Sukadana bersama Kalteng Putra seperti kehabisan bahan bakar. Tim yang ia bela terjerumus ke zona degradasi, dengan adanya sejumlah persoalan, termasuk tunggakan gaji pemain.
"Jiwa kepemimpinannya luar biasa, karena sebagai pemain senior dan pengalamannya segudang. Itu yang membuat tim ini begitu kompak karena ada sosok pemimpin idaman," kata Dimas Galih.
Pencair Suasana
Keunikan lain yang ada pada diri seorang Gede Sukadana adalah tingkah lakunya yang sangat akrab dengan banyak pemain. Ia tidak canggung untuk bercana dengan siapapun pemain, baik wajah lama atau pemain baru yang masih muda.
Sifatnya yang mudah bergaul dengan para pemain, membuat dirinya begitu akrab bagi rekan-rekan setim. Tidak jarang ia juga kerap menjahili teman-temannya di saat sesi latihan, sebagian bentuk keakraban.
Kejahilannya tersebut justru membuat suasana tim antar pemain di PSS mencair. Ketegangan yang dirasakan para pemain, bisa hilang dengan kehadiran sosoknya.
"Sosoknya juga sangat usil dan suka jahil. Tapi justru itu positif, dia bisa mencairkan suasana. Para pemain jadi tidak stres. Semua pemain sangat respek dengan Gede Sukadana," jelas Dimas Galih yang baru musim ini satu tim dengan Gede Sukadana.
Disadur dari: Bola.com/Vincentius Atmaja/Wiwig Prayugi
Published: 15 Agustus 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Asisten Pelatih Arema FC Puji Elias Alderete
Pelatih-pelatih Liga Indonesia yang Berhenti secara Mengenaskan
Deretan Pemain Indonesia yang Pernah Berseragam Selangor FA
Terinspirasi Presiden Persebaya, Mustaqim Bersepeda Hingga ke Luar Kota
Kembali Jadi Tim Musafir, Pelatih Persipura Tetap Optimistis Menatap Shopee Liga 1 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Gol Injury Time Persita Gagalkan Kemenangan Bali United
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:34
-
Hasil Arema FC vs Dewa United: Singa Edan Pesta Empat Gol
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:28
-
Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 16:00
-
Link Live Streaming Persita vs Bali United di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



